I’m Not A Pedo*** (Part 11)

Posted: Agustus 17, 2015 in Uncategorized
Tag:, , ,

Tittle : I’m Not a Pedo***
Author : RoyalSoosunatic & YulJee
Genre : Yuri (girl x girl), Comedy Romance
Lenght : Chapter
Cast : Kim Taeyeon, Kwon Yuri, Jessica Jung, Tiffany Hwang and Other Cast

Song Lyric by :
*Alex – I Want To Love You (My Lovely Girl OST)
*Taeyeon – Love, That One Word (You’re All Surrounded OST)

Part 11
.
.
.
.
.
.

“Jalan-jalan?” tanya Taeyeon heran? Kenapa tiba-tiba saja? Yuri berdiri dengan kikuk sementara paman Kim yang berdiri di belakangnya terus mendorong-dorong pundak Yuri. Perilaku aneh keduanya membuat Taeyeon dan ibunya saling pandang.

“S-sebenarnya bukan jalan-jalan, paman meminta kita untuk belanja bersama.” ucap Yuri selanjutnya.

Paman Kim tersenyum, seolah-olah Taeyeon tak mengerti makna apa dibalik ‘belanja bersama’ yang sang ayah maksud.

Disebuah pusat perbelanjaan, Yuri mendorong kereta belanja sementara Taeyeon sibuk mencari barang yang tercatat dalam daftar, banyak sekali yang harus mereka beli, sang ayah sengaja mengerjai mereka.

Yuri terus memandangi banana milk yang dipajang pada rak dengan mata berbinar.

“Kau menginginkannya?”

“A-aniyo.” Sangkal Yuri. Sebenarnya, ia hanya terlalu sungkan untuk meminta.

Yuri berjalan lebih dulu tapi Taeyeon mengambil beberapa banana milk dan meletakkannya di kereta belanjaan mereka.

“Taeyeon-ah kau tidak perlu melakukannya.”

“Itu untukku..”

Acara belanja pun berlanjut dengan sesi sayur dan buah. Jika dipikir lagi keduanya persis seperti pengantin baru saja. Melakukan apa-apa berdua, bahkan sampai membeli kebutuhan rumah pun berdua. Tunggu! Mereka memang pengantin baru. Duh!

~~~~~~~~~~~~~~

“Apa yang kau minum?” tanya Taeyeon. Yuri berbalik dan menemukan Taeyeon yang sudah berbalut piyama bergambar dokong miliknya. Hanya Taeyeon wanita berusia 30-an yang masih memakai piyama bergambar dokong.

“B-banana milk.” Yuri tersenyum canggung. Banana milk milik Taeyeon lebih tepatnya. Taeyeon mengambil minuman yang tinggal setengah itu dari tangan Yuri lalu meminumnya. Sekarang mereka duduk bersisian.

Semua lampu di kediaman Kim sudah dimatikan, hanya Yuri sendiri yang masih terjaga karena dia sedang menonton drama. Taeyeon sebenarnya tidak suka drama tapi entah kenapa dia jadi betah duduk disana. Mungkin karena sofanya begitu nyaman atau mungkin karena wajah serius Yuri yang sangat menarik. Taeyeon jadi penasaran, apa yang begitu hebat dari sebuah drama? Nyatanya drama Korea memang menarik dan bisa mengacak-acak perasaan penontonnya. Lihat saja Yuri dan Taeyeon, sebentar-sebentar mereka serius sekali, lalu setelahnya tertawa. Sampai pada satu adegan Taeyeon dan Yuri sama-sama memalingkan wajahnya.

Taeyeon mengutuk dalam kepalanya. Disaat seperti ini kenapa harus ada kissing scene? Dan kenapa harus selama itu? Taeyeon memandangi banana milk di tangannya -yang sudah Yuri minum sebelumnya. Tunggu! Bukankah itu artinya indirect kiss? Kiss?

Wajah Taeyeon rasanya memanas. “A-aku tidur duluan.” ucapnya sambil bangkit menuju kamar.

Naege wajullae
I want to tell you
Nuneul gamgo neol anajullae
Words that you haven’t ever heard
Seotuljiman soksagyeojullae
Words I want to tell you when I see you
Nae ape seoinneun saram love you
Words I can’t say by myself  love you

Mareul haejullae
Will you come to me?
Dan hanbeondo deutji motan mal
I wanna close my eyes and hug you
Neoman bomyeon hago sipeun mal
I’m not good but I wanna whisper
Honjaseoneun hal su eomneun mal
To the person in front of me
Neol saranghae
Love you

Saranghaejullae
I want to love you
Gyeote isseullae
I want to be by your side

~~~~~~~~~~~~~~~~~

KIM TAEYEON
By Tiffany Hwang

Kilaumu menyilaukan mata ini
Karena itulah kusebut dirimu matahari
Matahari yang menyinari hatiku
Aku yang selalu memujamu

Inikah cinta atau memang inilah cinta?
Entahlah..
Yang kutau setiap melihatmu
Jantungku berdebar cepat seperti sedang marathon

Memandangmu menyilaukan
Namun entah kenapa aku enggan berpaling
Aku rela terbakar habis
Hanya untuk melihatmu

Tak pernah seharipun, tidak, sedetikpun aku lupa
Setiap helaan nafas kusebut namamu

Aku..Kumohon lihat aku
Bisakah kau dengar aku
Aku yang selalu mengulurkan tangan padamu
Sambut aku

Electric shock..
Kau adalah aliran listrik yang mengalir dalam laju darahku

Yang kucinta
Yang kudamba
Yang sempurna
Yang hanya ada satu untuk selamanya

Entah berapa lama lagi kuharus menunggu

Oh matahariku
Ribuan kata telah kutulis untuk menggambarkan indahmu
Hangatmu merasuki relung jiwaku
Peluk aku jangan bakar aku

Namamu seakan sudah tertulis dalam takdir cintaku

Selesai, Tiffany melipat kertas berwarna merah muda itu menjadi bentuk hati lalu memasukannya ke dalam amplop yang berwarna senada juga dengan hiasan berbentuk hati di bagian depannya. Puisi super romatis -entah sudah yang keberapa ribu- yang sudah Tiffany buat untuk Taeyeon. Tak peduli Taeyeon membacanya atau langsung membuangnya begitu melihatnya, Tiffany tak pernah berhenti.

Gadis itu melangkah dengan langkah-langkah ringan menuju ruang guru yang sepi, proses belajar mengajar sedang berlangsung dan Tiffany menjadi satu-satunya yang anti mainstream. Disaat semua orang belajar di dalam kelas atau mengikuti pelajaran olahraga di lapangan Tiffany malah sibuk membuat puisi untuk Taeyeon di toilet. Apa mungkin kalau Tiffany membuatnya di tempat lain hasilnya akan lain pula?

Tangan Tiffany memutar kenop pintu ruang guru perlahan sampai satu tangan menghentikan aksinya.

“Jessie? Apa yang kau lakukan disini?” Tiffany mengelus dadanya lega, ia sempat berpikir jika aksinya akan diketahui oleh guru, untung saja cuma Jessica.

“Seharusnya aku yang bertanya, apa yang kau lakukan disini?” Jessica memicingkan matanya. Tiffany tersenyum memamerkan deretan gigi putihnya sementara satu tangannya mengangkat puisi yang ia buat untuk Taeyeon. Menunjukkannya dengan bangga seakan-akan puisi tersebut merupakan karya sastra paling jenius abad ini.

Jessica memutar bola matanya, sudah ia duga. “Sampai kapan kau akan terus mempermalukan dirimu?”

“Ini namanya usaha.”

“Berikan padaku!”

“J-jangan.”

“Berikan!” Paksa Jessica dalam sekali gerakan saja surat cinta berisi puisi super norak itu sudah berpindah tangan. Tiffany tentu saja berusaha merebutnya kembali namun usahanya tak berhasil setelah Jessica melipat surat itu lalu memasukannya ke dadanya.

“Ambil kalau berani!” tantang Jessica. Tiffany menelan ludah lalu memalingkan wajahnya, walau enggan mengakui tapi semua orang tau jika Tiffany sudah kalah.

“Kau benar-benar gadis yang jahat Jessie.”

“Kalau kau memang mau kubantu untuk mendapatkan nona Kim, mulai hari ini ikuti kata-kataku.”

“Baiklah.”

~~~~~~~~~~~~~~~~

Area kolam renang SMA Soshi siang itu terlihat ramai. Kelas yang dihuni Yuri sedang mengikuti pelajaran olahraga. Satu persatu murid yang dipanggil menceburkan diri mereka ke kolam dan menyelesaikan 50 meter dengan gaya bebas. Di pinggir lapangan Shinyoung berdiri sambil memegang stopwatch dan meniup-niup peluit. Peluhnya bercucuran walau ia sama sekali tak ikut berenang.

Yuri menunggu di pinggir kolam -mengingat kondisi kakinya yang belum pulih benar- saat Taeyeon datang menghampiri Shinyoung sambil menyerahkan beberapa berkas. Mungkin materi rapat yang akan mereka bahas sore nanti. Tatapan Yuri dan Taeyeon sempat bertemu, dan keduanya saling tersenyum. Hanya beberapa detik saja sebelum Taeyeon pergi dari sana dengan langkah cepat. Disisi lain Yuri merasa wajahnya memanas, beruntung semua orang disana terlalu sibuk dengan urusan mereka masing-masing untuk dapat melihat wajah Yuri yang memerah.

“Kau hebat!” Seulgi menepuk-nepuk pundak Irene dengan bangga. Bagaimana tidak jika gadis itu menjadi yang paling cepat dalam 50 meter gaya bebas yang mereka lakukan. Irene menjadi yang paling cepat dikelas mereka bahkan mungkin di sekolah.

“Dengan rekor itu kau bisa menjadi atlit nasional.” Seulgi tertawa. Keduanya masuki ruang ganti dan berpapasan dengan Jessica.

“Annyeong sunbae.” Sapa keduanya, Jessica sempat terkejut sebelum akhirnya ekspresinya kembali normal.

“Annyeonghaseyo.” Balas Jessica, gadis berambut blonde itu meninggalkan ruang ganti dengan terburu-buru dan membuat Seulgi dan Irene saling pandang dengan bingung.

Ponsel Taeyeon berbunyi, ia melihat ke sekiling sebelum membaca pesan yang masuk dari Yuri.

‘Mau pulang bersama?

‘Aku ada rapat, pulang saja lebih dulu.’

‘Aniyo! Aku akan menunggu.’

‘Pemaksa eoh? Baiklah tunggu aku di halte dekat sekolah jam 7 malam nanti.’

Bel sekolah berdering ke seluruh penjuru sekolah dan membuat anak-anak yang sudah hampir mati kebosanan mengikuti pelajaran sejarah bersorak gembira. Rasanya seperti terbebas dari penjara. Hari sudah hampir gelap saat Jessica menghampiri Yuri. Seperti biasa gadis blonde itu langsung merangkul Yuri.

“Yuri-ah hari ini temani aku ke toko buku ya?” pinta Jessica. Yuri mengangukkan kepalanya setuju.

~~~~~~~~~~~~~~~~

Rapat hari ini selesai tepat waktu. Taeyeon berpamitan setelah membereskan semua barang-barangnya. Shinyoung dan Hyori sempat menawarinya untuk pulang bersama namun Taeyeon menolak, itu karena ia sudah punya janji bersama Yuri. Sesampainya di halte Taeyeon tidak melihat Yuri dimanapun.

Sudah berjam-jam Jessica dan Yuri mengelilingi berbagai toko buku tapi sepertinya buku yang Jessica cari belum juga ketemu. Yuri menghitung dalam kepalanya, setidaknya sudah delapan toko yang mereka masuki dan toko yang ini adalah toko yang kesembilan. Hari sudah benar-benar gelap.

“Sica sebenarnya buku apa yang kau cari?” Tanya Yuri sambil memperhatikan rak-rak berisi buku-buku disepanjang lorong yang mereka lewati. Jessica yang berjalan di depannya berbalik sebentar dan tersenyum.

“Rahasia.” Jawabnya. Dan sejak tadi hanya itu jawaban yang Jessica berikan.

Sudah berjam-jam Taeyeon duduk di halte namun Yuri tak kunjung datang, apa Yuri lupa? Menghubungi Yuri tentu menjadi pilihan yang paling tepat tapi hal itu tak bisa Taeyeon lakukan karena ponselnya mendadak mati. Pada akhirnya Taeyeon hanya bisa menunggu dan berharap Yuri akan datang tak lama lagi, ia sudah mulai kedinginan.

Amudo moreuge najocha moreuge
Without anyone knowing, without even me knowing
Eonjebuteoinji geudaega nae mame
I don’t know when but you came into my heart
Eojedo nunmuri oneuldo nunmuri heulleo
Tears fell yesterday and tears are falling again today
Gogaereul sugin chaero nan geudael bonae
With my head down low, I’m looking at you

Sarangeun geureohge geudaega moreuge
Love has come without you knowing
Amu iyu eobsi geudaereul nae mame
Without any reason, you’re in my heart
Hollo ireohge imal doenoeimyeo uneun
All alone, I repeat these words as I cry
Nareul geudaeneun aneunji
Do you know?

Neon nae ane geulyeonoheun hanmadi
The one word that you draw inside of me
Neul naeane sumgyeowassdeon hanmadi
The one word that is always hidden inside of me
Geudaereul barabogo issneunde neul gyeote issneunde
I’m looking at you, I’m always by your side
Sarang geu hanmadiman moshae
But I can’t say the words I love you

Di dalam toko buku musik mengalun dengan lembut tapi hal itu sama sekali tak meredam suara gemuruh hujan di luar. Entah kenapa tiba-tiba saja hari yang cerah mendadak hujan. Yuri memandang keluar, pada air hujan yang mengalir di jendela toko. Ia jadi teringat pada Taeyeon. Apa Taeyeon sudah pulang? Apa dia masih dijalan? Apa Taeyeon membawa payungnya? Pertanyaan-pertanyaan itu membuat Yuri tanpa sadar mengeratkan genggaman pada ponselnya. Sejak tadi Taeyeon tak menghubunginya dan tak bisa pula Yuri hubungi.

“Yuri-ah..” panggil Jessica sambil menyentuh pundaknya pelan. Sekarang seluruh perhatian Yuri tertuju pada gadis blonde itu.

“Ne?”

“Ayo kita pulang. Aku sudah menemukannya.” Jessica mengangkat buku bersampul putih dengan gambar hati dan tulisan ‘LOVE’ diatasnya.Yuri sempat merasa heran, ini perasaannya saja atau bukan? Entah kenapa Yuri merasa Jessica tiba-tiba terlihat murung.

“Ssaem?”

“Tiffany?” Taeyeon mengangkat kepalanya dan menemukan Tiffany yang berdiri tak jauh darinya. Begitu melihat pakaian Taeyeon yang sudah hampir basah semua Tiffany berinisiatif melepas jaketnya lalu menyelimuti tubuh guru mungil tersebut dengan benda itu.

“Kenapa ssaem belum pulang?”

“Aku…” Taeyeon terdiam sejenak, ia ingin menjawab sedang menunggu seseorang tapi rasanya tidak mungkin. Lagipula hari sudah sangat larut dan Taeyeon benar-benar jadi tidak yakin jika Yuri akan  datang. Dadanya tiba-tiba serasa sesak. Disaat bersamaan Taeyeon merasa kecewa dan merasa bodoh karena sudah berharap banyak. “…..tidak ada.”

“Kalau begitu aku akan mengantarmu pulang.” Tiffany membiarkan Taeyeon masuk ke dalam mini cooper pink miliknya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Yuri segera berlari begitu mendengar bel pintu rumah mereka berbunyi. Saat Yuri membuka pintu ia mendapati Taeyeon yang setengah basah dan Tiffany yang berdiri di sampingnya.

Jadi ini alasan Taeyeon pulang telat? Dia pergi bersama Tiffany?

“Terimakasih nona Hwang..” ucap Taeyeon sebelum memasuki rumahnya tanpa menyapa Yuri. Tiffany tersenyum dan mengangukkan kepalanya, ia juga sempat mengingatkan Taeyeon untuk mandi dengan air hangat supaya tidak terkena flu.

“Ini hari yang hebat bukan?” Tiffany mengedipkan sebelah matanya pada Yuri yang masih berdiri di ambang pintu.

Setelah Tiffany pergi, Yuri tak bisa menahan dirinya untuk bertanya pada Taeyeon. Kenapa mereka pergi bersama dan kenapa pulang selarut ini? Apa Taeyeon tidak tau jika Yuri begitu khawatir sampai tidak bisa tidur? Dan mengetahui Taeyeon pergi bersama Tiffany membuatnya tak nyamam, lebih tak nyaman lagi karena Yuri tau Tiffany menaruh hati pada gadisnya. Tunggu? Gadisnya? Drama yang mereka tonton waktu itu pasti sudah mempengaruhi otaknya?

“Taeyeon-ah tunggu! Kau belum menjawab pertanyaanku! Kenapa kau pergi bersama Fany sunbae?!”

“Berhenti memanggilku Taeyeon! Apa kau pikir kita sedekat itu?” Bentak Taeyeon. Yuri terpaku, Taeyeon sungguh bisa membuat Yuri merasa menjadi orang asing dalam sekejap. Keduanya saling terdiam, Yuri memandang Taeyeon dengan tatapan bingung dan sedih sementara Taeyeon balas menatapnya dengan pandangan kecewa dan sedih juga.

“A-apa kau mengirimiku pesan hanya untuk lelucon? Jika iya.. itu sama sekali tidak lucu.” Taeyeon berkata dengan suara bergetar. Yuri sungguh tidak mengerti namun sebelum ia sempat bertanya Taeyeon lebih dulu memintanya diam.

“Aku.. sedang tidak ingin berbicara denganmu.” ujarnya sebelum memasuki kamar dan menutup pintunya dan setelah itu tak ada satupun dari mereka yang mengeluarkan suara.

Setelah membersihkan diri Taeyeon meringkuk diatas kasur dan membalut tubuhnya dengan selimut sampai tubuh mungilnya tenggelam. Sementara Yuri kembali menekuri gitarnya, di depannya televisi menyala. Hanya untuk meyakinkan ia tidak benar-benar sendiri di rumah ini.

~~~~~~~~~~~~~~~~

“Kau tidak akan percaya Jessie! Aku mengantar nona Kim ke rumahnya. Dengan mobilku. Kau bisa bayangkan? Nona Kim duduk di dalam mobilku?!” Di dalam telepon Tiffany berbicara dengan nada antusias, Jessica hanya memberikan tanggapan sesekali namun hal itu tak lantas membuat kebahagian Tiffany berkurang.

“Tapi kau benar-benar hebat! Bagaimana kau tau jika nona Kim masih ada di sekolah?” Tanya Tiffany penasaran. Kalau bukan karena Jessica yang menyuruh Tiffany menjemput Taeyeon di sekolah tentu kesempatan baik ini takkan pernah datang.

“Dugaanku saja.” jawab Jessica. Tentu saja ia berbohong. Jessica tau Taeyeon di sekolah karena dia yang mengirim sms pada Taeyeon melalui ponsel Yuri saat gadis tanned itu sedang mengikuti pelajaran olahraga siang tadi. Jessica tau Yuri selalu meletakkan ponselnya di loker jika pelajaran olahraga dan dengan fakta Jessica mengetahui password ponsel Yuri membuat Jessica tak kesulitan.

“Daebak! Bukankah harusnya kau membantuku dari dulu?” canda Tiffany, gadis maniak pink itu pasti tengah benar-benar bahagia. Tawanya terdengar begitu lepas sementara Jessica cuma tersenyum simpul.

“Mungkin..” gumamnya. Iya, mungkin, hanya mungkin. Mungkin jika Tiffany lebih dulu mendapatkan nona Kim, guru muda itu tak harus menikahi Yuri. Mungkin Jessica tak perlu merasa sakit hati. Mungkin Jessica tak perlu melakukan berbagai cara supaya nona Kim dan Yuri berpisah. Meski begitu apa yang Jessica lakukan sama sekali bukan kejahatan. Semuanya sah dalam perang cinta. Jessica hanya ingin memperjuangkan cintanya. Ia sudah melangkah cukup jauh dengan tidak membenci Yuri, maka ia tidak akan membuang kesempatan untuk menyerah pada kenyataan.

Tiba-tiba ekspresi khawatir Yuri yang ia lihat di toko buku kembali terbayang. Jessica merasa bersalah tapi ia tak bisa berhenti sekarang. Ini demi kebaikan mereka semua karena jika Taeyeon dan Yuri berpisah maka Taeyeon bisa bersama Tiffany dan Jessica bisa bersama Yuri. Bukankah itu yang diinginkan semua orang? Akhir yang bahagia?

~~~~~~~~~~~~~~

Yuri menundukkan kepalanya. Satu tepukan lembut dipundaknya membuat Yuri mendongakkan kepalanya. Jessica tersenyum dan duduk di sampingnya. Gadis blonde itu menepuk pangkuannya, meminta Yuri berbaring disana. Yuri balas tersenyum.

Selama ini, dimasa tersulitnya, Yuri sadar hanya Jessica yang selalu ada. Gadis berwajah tegas itu selalu menghiburnya, Jessica selalu bisa membuatnya merasa lebih baik tanpa mengatakan apapun. Yuri baru sadar, mungkin, mungkin saja Jessica adalah malaikat penolong yang dikirim Tuhan khusus untuknya.

“Gomawo Sica-ah.”
.
.
.
.
.
.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>TBC

Komentar
  1. vhie azuera mengatakan:

    Ahhh gw sukaaa yulsiicc..
    Hidup yulsic 😁😁
    Thor aku msh menunggu honesty yaaa
    Fighting

  2. rara_ mengatakan:

    khusus di ff ini gue suka TaeRi…
    duuh baru jg mereka mau deket ada aja masalah baru, moga cepet selesai salah pahamnya dan bikn TaeRi yg manis2 lg kkk
    jangan lama dong thor updatenya😀

  3. idom09 mengatakan:

    yah…jd bkan yul yg sms ngjakin tae pulang bareng??…taeyul bru ad sdikit kmajuan udh ad msalah aj..knpa jessie smpe nekat jg buat pisahin taeyul….jeti tu bner2 terobsesi ya..puisi tiff romantis abisss…senengnya dy bsa nganter tae pulang…msh pnasaran gmna klo dy tau taeyul udh merit…

  4. joo mengatakan:

    Benernya gue asli bingung mau dukung TaeRi ato Yulsic Taeny.. yg pasti ga harus segitunya juga ya cara Jessie buat misahin TaeRi.. itu bisa bakal ngimbas ke diri sendiri klo itu ketauan.. next aja deh

  5. yurikwonsooyeon mengatakan:

    Sedikit kagak suka karakter Sica yg ada di sini, agak jahat dianya, tapi bagaimanapun Sica, semoga Yulsic bisa bersatu

  6. velvelk mengatakan:

    entah knp gw rasa dibagian “taeyeon-ah kau tidak perlu melakukannya” dan tae jawab “ini untukku” itu lucu deh hah kasian yuri kepedean dibeliiin banana milk ama tae..
    uhh drama again. siapin tissu nih buat chap depan

  7. TheoLee mengatakan:

    Cuma di fanfic ini ane bingung mau dukung pairing yang mana, TaeRi unyu, Taeny seru, Yulsic fantastik, Jeti… i think no kekekeke~
    But this way aha aha i like it aha aha~
    double update lagi dong mbak, neng, mas, mbakyu, om, tante, oppa, unnie, hyung, noona… author… kekekekeke love ya author-nim 😍😍😍😍

  8. Thor kapan nih honesty nya apdet, sedih nih nunggu nya 😭😭😭

  9. yung mengatakan:

    gua enggak tau mau bilang apa jessi jahat tapi gua dukung yulsic :” tapi juga kasian taeRi huuwwaa

  10. kyril fadillah mengatakan:

    jadi jessica yg mengirim pesan kepada taeyeon yg mengajaknya pulang bersama dan sialnya usahanya berhasil membuat taeyeon kembali membenci yuri yg dipikirnya membohonginya
    ditunggu lanjutannya thor

  11. liataegangster mengatakan:

    Dilema bgt lee gue asli dah.
    Gw suka taeri, gw suka taeny, gw suka yulsic. Tapi kalo udh kaya gini, gw malah kasian sama taeri krn jessica yg niat bgt buat perjuangin Yuri nya. Antara seneng sama kasian gw lee.
    Ah tapi gw seneng lu udh post TaeRi nya hahahaha
    Lanjut lee

  12. Qotae mengatakan:

    Hahaha ya ampum gw slalu suka bca pas sken pany,bwaanx pengen ktawa mulu ma klakuan si rempong lemot alay monster pink itu,kyuut:-D

  13. Bombom mengatakan:

    Suka yulsic, tpi ne kan pemeran utama nya Yultae. Untuk cerita ne gue dukung yultae 😁😁😁😁
    Yuri kelewat polos

  14. gshboa mengatakan:

    Akhirnya update juga, ff yg paling di tunggu – tunggu.
    Tp thor, baru kmren baikan uda konflik lg T_T hadeh kasian kasian kasian…
    Tiffany, puisinya bener-bener gk tahan ngbacanya, JeTi klo uda bareng lucu bagaikan air dan api ckckckck
    Jarang2 FF couple TaeRi, jadi next chap thor…

  15. allura_ar mengatakan:

    yulsic,,yulsic,.

  16. fadilla mengatakan:

    perang dlm memperjuangkan cinta, antara taeri & jeti. kadang greget sendiri liat mereka><
    dramanya gk ditonton doang tpi dilakoni juga.

  17. javier zanetti mengatakan:

    Laah, awal di kasih manis eh akhir malah yg pait ><…… ini taeri demen banget salah paham, malahan ini yg parah, duh meski ane abk ys kapal, tapi klo disini boleh dong pindah kapal dulu #timtaeri, sorry sica bebeh, kek nya skrng mesti ngalah deh sama taeyeon, buat dapetin yuri, alias jangan sampai timbul tanda2 kapal ys berlayar bisa gaswat nih, dooh yul jauhkan godaan sica laaah.. #timterimataeri "9

  18. Tinakwon123 mengatakan:

    Akhir nya update juga thor,,,,Gw selalu dukung jessica buat dapetin yuri,,,, tp gw kesian taeyeon juga sih moga taeri lekas baikan lagi, sama siapa pun yuri gw tetep suka yang penting yuri bahagia tapi tetep,,, gw berharap yulsic ^^

  19. fitri cool mengatakan:

    Yah,,,, q dh bahagiabd awal krna da benih2 cinta taeri,, tp pas tengah akhir,, hadeh,, malah gtu jd na,,,, m,,,,,,,mmmm,,mmm,, sica tega x,,,,

  20. fitri cool mengatakan:

    Bodyguard na mna thor,,? Dh lama bngt ngilang na,,,. Dh mulai lupa pula jln cerita na,,,,,, ma honesty ea,,,,,

  21. tuYUL_SICk mengatakan:

    tuh kn gw bingung mao dkung yg mana…
    lo ky gne kog gw jd dkung yulsic yeh abis mreka unyu…

  22. NewReader mengatakan:

    Berasa ga rela kalau taeri bakalan dingin lagi gegara jeti 😁

  23. sapna mengatakan:

    Annyeong thorr!!! Yeaahhh ff kesukaan gue update jugaa hahaha senang bila begini :v Duhh gue senyum” sendiri ngeliat moment taeri :v Jessica kek jahat yaa disini tpi gue kagak mau bilang Jessica jahat… Ohh ternyata bukan Yuri yg nulis tuh pesan sekali nya Jessica, Kasian Yuri di bentak Taeyeon… Lanjut yaaa thorr penasaran selalu sama kelanjutannya^^ gue juga nunggu ff yg lain nya thor^^ Maaf thor gue kadang komen kadang kagak soalnya jaringannya disini kek kamvrettt… Fighting^^

  24. nia_Sheho mengatakan:

    hubungan Taeri disini feelnya dapet sih menurut gua,, ada part yg membuat tersenyum pada saat mbaca dan ada jg yg bikin hati lmyan sakit sperti yg dialami taeri skrg. Tapi jujur kalo yuri sama siapa nti jadinya seneng” aja deh.hehehe (yg penting ada selalu kwon yuri)
    mantapp thor next partnya jgn lama” ya..
    gomawo thor🙂

  25. RZ mengatakan:

    perasaan gue bercampur aduk baca part ini.. baru aja mau ngakak tiba2 ngerasa kàsian sama taeri tp tetep suka juga sama moment yulsic-taeny.
    gak tau kenapa, bagian favorit gue waktu puisi tiffany. gilak ya, bikinnya di toilet sampai sepuitis itu.. yeay, Tiffany jjang. hahha polosnya tuh bocah

  26. jsscjng mengatakan:

    Greget sama jessica, suka yulsic tp lebih suka yultae disini…cepet di lanjut ya thor

  27. Tf18 mengatakan:

    mau taeri kek, taeny kek, yulsic kek ato jeti sekalipun gw tetep dukung asal ga yulti aja hahaha

  28. che mengatakan:

    yulsic hualahhh. .
    fany fany tiffany kocak hehe
    jdi ngrim sms itu sica. .
    honesty kpn d lnjut thor??

  29. Vivi Munjia mengatakan:

    Yulsic daebak!!🙌

  30. sn mengatakan:

    Ah udah Thor taeri aja ga papa, pan kasian kalo taeri saling menyakiti hehehhe. Serius ga papa, sica kok gitu sih nanti kalo ketauan yang Ngirim sms itu bukan yuri baru tau rasa deh .

  31. yenissone mengatakan:

    ya elah baru aja akur dah da masalah lgi…taeng maapin yuri ye kan yuri g tau pa2 itu ulahnya si sica….

  32. abii mengatakan:

    ga nyesel mampir disini😀 setelah sekian lma nunggu updte juga. hehee greget sama sica… bisa bisanya ngumpetin didada… surat fany… kalo yull yg jadi fany.. udah hbis tuh sica.. haaahaa.. taeri lempeng ajh ya kisahnya😀 gregetan pngen getok ;p

  33. riestakim mengatakan:

    Wkwk akhirnya update juga nih FF😀
    anyway gue suka scene TaeNy,waktu Tippa nganter Tae sweet banget😀 haha
    duh baru aja TaeRi manis banget,eh udh ada badai lagi :v JessJung dasar :v
    ditunggu next nya deh :v wkkw fighting thor😀

  34. byun913 mengatakan:

    sica mulai beraksi bahaya jg nih …
    kasian bner taeng nungguin yul smpek bsah kuyup gtu
    sorri sicababy tpi yul cman anggap kamu malaikat pelindung nya aja

  35. Rf_yulsic mengatakan:

    seddih juga liat sica,,,,mending jadiin yulsic aja yah?yah?yah?

  36. Park SungHyo mengatakan:

    puisinya patini gg nahan banget,, membuat hati saya tersentuh membacanya,, :v #plak
    jadi yg kirim sms itu si njess,, pantesan pas nemenin njess ke toko buku yuri biasa aja gg gelisah2 gitu pengen jemput taeyeon,, njess kayanya bener2 udah bertekad buat memperjuangkan cintanya yaa,, jadi kesian(?) saya,, :3

    sebenernya sih saya yulsic shipper hardcore,, tp khusus di FF ini gua lebih suka TaeRi JeTi aja,, jessica ama tippany aja,, biarkan TaeRi bersatu,, JeTi juga unyu kok kl jadian,, xD

  37. TaeKid mengatakan:

    Baru aja hubungan YulTae membaik malah ada masalah baru,,
    jd yg sms Taeyeon bukan Yuri tapi Jessica? Ih. . . Jahat mah Jessica. . . .

  38. kwonratna mengatakan:

    waduh kok taeri brantem lg, bru jg seneng liat mereka mulai deket eh datng badai
    ya ampun panny emng bneran trobsesi sm nona kim
    sica kok jd gitu sikapnya, kyknya sica bakaln mnghalalkn sgala cara nih bwt pisahin taeri
    di tungguin bodyguard sm honesty ya

  39. yyulskrc mengatakan:

    woooyy yultae kapan noh ngelakuin “anu” kayak yg didrama2 xD
    sica pinter amat ampe kepikiran kea gitu,kebahagiaan bersama jenongmu,itukan cuma kebahagiaan elu sica —

    gue seneng lu update thor tapi ini bener2 kurang panjang dan moment yultae nya seiprit mana yuri diem ae waktu taeyeonnya marah ,tunjukkan kegantel-an mu yul :v
    arghhh thor puasin gue dikit kek(?),yultae feel nya

  40. darkart mengatakan:

    huft sica sica segitunya kah memperjuangkan cinta nya yuri ckck
    kasian taeng diboongin huft…taeri padahal cocok bgt!!!
    keep writihng thor

  41. Lisa mengatakan:

    yah… baru juga yuri dug dug ser udah kacau lagi😦

  42. haru mengatakan:

    Kenapa jessica jahat sekali😦 kenapa😦 kasihan kan taeri😦

  43. kikiicepisces83 mengatakan:

    gokil puisi tiffany.hahaha duh kapan bersatunya nih taeri????

  44. yul+sic_4ever mengatakan:

    sh knp sica jht sm yuti…kn yultaeny jd g akur lg dhhh.ah bru j mpment yultae terjadi eh skrg mlh mnghiang ,krn slh phm……my yultae feels

  45. Taengo mengatakan:

    Sebenernya gw kurang suka sm pairing taeri tp kalo si jenong udah ngehalalin berbagai cara buat memisahkan taeri gw kok malah jd illfeel sama yulsic kenapa gw seakan ngedukung taeri huwwaa…bikin pusing pala berbie ini mah next dah terserah tar akhirnya taeri atau yulsic taeny yg penting happy ending^^

  46. Jenong judes yul poenya mengatakan:

    Nikahin sica yurrrriiii… NIKAHIIINNNN !!!!!!!!!!

  47. namida sigumakamada mengatakan:

    taeyeon kan not pedo ya taeyeon ya? iyakan bkn pedofil yah taeyeon yah? iyakan tae? hahaha
    tiffany duh si pujangga itumah..
    jessica gue knp jd jahat gitu elah.. jessica itu bukan cuma malaikat yg d kirim tuhan buat lo yul tp juga devil..tega juga ya sica bkin si taeri salah paham.. tp gpp sih sica kali aja ntar ending yulsic kkkk
    ~bodyguard-poemfic~

  48. lilysaid mengatakan:

    annyeong^^ saya udah baca chapter 1-9 thor. maaf ga komen disetiap chapternya. saya gabung disini aja yaa? hehe
    jadi ini tentang yultae yaa. padahal ga begitu suka sama couple ini tapi ceritanya bagus dan mengalir entah kenapa jadi kebawa perasaan. haha suka sama karakternya yuri yang polos-polos gimana gitu yg biasanya so tepe2 gajelas😄
    padahal saya suka banget ama yulsic tapi entah kenapa sica disini jahatnya udah kebangetan. duh
    pokoknya mah satukan yuri sama taeyeon ajalah author. yayayaya? *wink
    maaf kepanjangan author komenan sayaa😄

  49. Aulia mengatakan:

    duh sica jadi jahat nih.. yg nge sms taeyeon tuh jadi sica bukan yul..😦
    thor yg gumiyoung lanjutin dong!!!

  50. Chytiko mengatakan:

    Annyeong…
    Penasaran bnget ma JeTi. Jngan2 mereka tu saling suka, coz pada perhatian trz sling bantu gtu. Cma mreka blum pda nyadar aja.
    Gue mkirnya gtu, coz gue ngfeel bnget ma YulTae d sni…hahaha…

  51. ay_soneforever mengatakan:

    Sica koq jdi gtu sih… entah knpa q jdi kshn sma tae

  52. YoungieYoongie mengatakan:

    Mau sica, mau teyon, suka2 yuri cajalah. akuh senang klo yuri senang..

  53. sukma1901 mengatakan:

    Ohhh jg kirim sma ke taeyeon jesica ?
    Ihh
    Jahaatnyaa

Comment Please ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s