Lucifer (Oneshot)

Posted: Februari 22, 2015 in Uncategorized

image

Tittle : Lucifer
Author : RoyalSoosunatic
Genre : Yuri (girl x girl), Comedy Romance
Lenght : Oneshot
Cast : Jessica Jung, Kwon Yuri and Other Cast

Lucifer
.
.
.
.
.
.
Lucifer adalah nama yang seringkali diberikan kepada Iblis dalam keyakinan Kristen karena penafsiran tertentu atas sebuah ayat dalam Kitab Yesaya. Secara lebih khusus, diyakini bahwa inilah nama Iblis sebelum ia diusir dari surga.

Tapi semenjak mengenal Jessica pola pikir Yuri berubah. Gadis tanned itu pikir tak ada siapapun yang lebih menyeramkan dari orang yang ‘serumah’ dengannya.

Manajer Yun bilang ini pesta kepindahan. Agak terlambat memang tapi Yuri tidak begitu memperdulikannya. Malam itu mereka makan tteokpeokki super pedas sambil nonton film horor. Jessica tentu saja diundang, itu karena secara teknis mereka -Yuri dan Jessica- tinggal bersama.

Sepanjang fillm diputar Jessica dibuat kesal karena Yuri terus menakut-nakutinya. Dari semua jenis film, horor memang merupakan musuh terbesarnya. Saat masih di Cali Jessica selalu menolak keras tiap kali Tiffany maupun Krystal mengajaknya menonton film dengan genre horor. Kali ini tak jauh beda, Jessica mulai berpikir jika keputusannya untuk bergabung bersama Yuri, Manajer Yun dan ‘pesta kecil’ mereka merupakan keputusan yang salah.

Jessica mengeratkan pelukannya pada bantal sofa yang sejak tadi ada dalam dekapannya. Saat sadako muncul di layar kaca, saat itu pula pikiran Jessica mulai berkeliaran kemana-mana. Begitu Yuri muncul di sebelahnya dengan rambut terurai yang menutupi seluruh wajahnya Jessica menjerit sekeras-kerasnya.

“Seharusnya kau lihat bagaimana wajahmu!” Yuri tertawa terpingkal sementara wajah Jessica merah padam. Menahan amarah sekaligus kesal yang serasa mau meledakkan dadanya.

“Omona!” Manajer Yun meringis sambil memegangi perutnya.

“Tteokpeokki ini benar-benar luar biasa. Aku mau ke toilet!”

“Sebelah sana!” Yuri dan Jessica berkata bersamaan sambil menunjuk arah yang berbeda. Yuri menunjuk toilet milik Jessica sementara Jessica menunjuk kamar Yuri. Manajer Yun menatap keduanya bingung.

“Jadi dimana?”

“Disana!” Yuri dan Jessica bersikeras dengan arah yang mereka tunjuk. Manajer Yun kembali meringis. Ini adalah saat darurat dan tak seharusnya mereka bermain-main.

Yuri menyuruh manajer Yun memakai toilet Jessica karena ia tak mau berbagi toilet dengan orang lain dan Jessica mempunyai alasan yang sama. Lagipula manajer Yun kan manajer Yuri bukan dia. Sedetik kemudian Yuri dan Jessica saling memandang dengan aliran listrik yang keluar dari mata mereka dan saat itu pula manajer Yun yakin ini takkan berakhir dalam waktu singkat.

“Kau penyihir jahat yang egois.”

“Dan kau penjahat mesum yang seenaknya sendiri.”

Manajer Yun menunduk dan membenamkan kepala di kedua lututnya. Setelah perdebatan yang panjang akhirnya Yuri mengalah dan membiarkan manajer Yun memakai toilet di kamarnya.

Kembali ke siksaan sadako yang belum berakhir. Yuri terkikik geli tiap kali Jessica menutup wajahnya dengan bantal sofa. Sementara Jessica yang sudah tak tahan lagi melihat sadako dan mendengar tawa Yuri memilih untuk pergi ke kamarnya. Jessica menghentakkan kakinya kesal. Sebelum ia benar-benar menghilang di balik pintu Yuri kembali mengatakan sesuatu yang membuat Jessica ingin menjambak rambutnya.

“Selamat malam.. dan kuharap sadako menemani tidurmu malam ini. Hihihihi…”

“Berisik!!”

“Yuri-ah kurasa kau harus memanggil seseorang untuk memperbaiki pintu ini!!” Manajer Yun berteriak saat menyadari pintu toilet Yuri yang kadang-kadang susah dibuka namun Yuri tidak mendengar apa yang dikatakan sang manajer karena ia terlalu sibuk menertawakan Jessica.

°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Jessica bergegas membuka pintu begitu bel apartemen mereka berbunyi. Ia langsung disambut dengan sebuah paket. Seperti biasa itu adalah hadiah yang dikirimkan fans Yuri, karena Yuri sedang tidak ada maka Jessica yang menerimanya.

Paket itu berisi cake. Mengingat nasib tragis cake sebelumnya Jessica jadi merasa tak tega. Jika itu Yuri, gadis tanned itu sudah pasti membuang cake ini tanpa berpikir dua kali. Tanpa memikirkan bagaimana perasaan orang yang telah membuat ini untuknya. Tunggu, bukankah Yuri tidak perlu tau jika hari ini ia kembali mendapat cake?

Jessica mengangkat cake itu sambil tersenyum. “Unnie akan menyelamatkanmu.”

“Kukira kau mau langsung pulang?” Tanya manajer Yun pada Yuri yang duduk di kursi belakang sambil memainkan ponselnya sementara ia sendiri sibuk mengemudi. Syuting Yuri sudah selesai dan manajer Yun pikir gadis itu ingin langsung pulang dan beristirahat tapi pada kenyataannya Yuri malah memintanya mengantar ke suatu tempat.

“Aku mau membeli sesuatu.”

°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

“Aku lapar.” Yuri yang baru sampai di rumah langsung menuju dapur. Matanya berbinar begitu membuka kulkas dan menemukan sebuah cake yang kelihatannya lezat.

“Jessica apa kau yang membuat ini?” Yuri takjub.

“Aniyo.”

“Sudah kuduga.” Yuri terkekeh sendiri. Tampang Jessica memang cantik tapi sama sekali tidak mencerminkan seorang ahli memasak atau semacamnya. “Berarti kau membelinya?”

“Aniyo.”

“Lalu?” Yuri jadi bingung. Jika Jessica tidak membuat atau membelinya lalu bagaimana cake ini bisa ada disini?

“Itu hadiah dari fansmu, aku sengaja menaruhnya disitu.” Setelah mendengar penjelasan Jessica ekspressi Yuri langsung berubah. Yuri membanting pintu kulkas, kali ini giliran Jessica yang dibuat bingung dengan perubahan mood Yuri yang tiba-tiba.

“Buang!” Yuri tak lagi tersenyum seperti saat dia datang. Jessica bergeming sambil menatap Yuri, sebenarnya apa yang salah dengannya?

“A-aku tidak mau.”

“Kalau begitu aku yang akan melakukannya.” Yuri mengambil cake itu lalu membuangnya ke tempat sampah tanpa perasaan. Sekarang Jessica benar-benar yakin jika teman serumahnya tak lebih dari seorang artis arogan. Yuri memang populer tapi itu tak berarti ia bisa bertindak sesukanya. Jangan sampai Yuri lupa jika fansnya lah yang menjadikannya seperti sekarang.

“Kenapa kau itu brengsek sekali Kwon Yuri? Apa kau tidak bisa menghargai permberian orang lain? Setidaknya pikirkan bagaimana perasaan orang yang memberinya untukmu? Dasar egois!” Jessica menumpahkan kekesalan yang selama ini ia pendam.

Yuri mengepalkan tangan sambil mengeraskan rahangnya mendengar makian Jessica. “Aku memang egois dan brengsek, lalu kau mau apa? Aku tidak pernah memintamu peduli. Jangan ikut campur urusanku! Jangan berkata seolah-olah kau mengenalku!”

“Mworago?!”

“Enyahlah!”

Setelahnya Yuri masuk ke kamarnya dan membanting pintunya keras dan membuat Jessica tersentak.

°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Jessica berjalan sambil menghapus airmata dengan punggung tangannya. Ia menangis, tapi gadis blonde itu bahkan tidak mengerti mengapa ia harus menangis hanya karena orang mesum menyebalkan dan keras kepala yang baru ia kenal selama seminggu bernama Kwon Yuri. Rasanya aneh sekali tapi sekali lagi airmatanya tak mau berhenti.

Yuri berbaring diatas kasur sambil menatap langit-langit. Setelah pertengkaran hebat mereka -ia dan Jessica maksudnya- Yuri memilih tidur untuk menenangkan dirinya tapi sayangnya matanya tak mau terpejam. Kantuk seakan enggan mendatanginya.

Yuri melirik jam digital di meja samping tempat tidurnya. Hampir tengah malam dan Jessica belum kembali sejak gadis itu pergi. Yuri tidak tau Jessica pergi kemana, atau bersama siapa dan hal itu membuatnya gelisah. Ini semua salahnya, seharusnya Yuri tidak berkata dan berbuat sekasar itu.

Bagaimana kalau Jessica tersesat? Bukankah ia masih baru di daerah sini?

Kemana Jessica pergi? Gadis itu bahkan tak punya keluarga di negara ini.

Bagaimana kalau terjadi sesuatu yang buruk padanya?

Yuri mengacak rambutnya frustasi. Saat perkataan manajer Yun di telepon beberapa waktu lalu kembali terngiang di telinganya tak dapat di pungkiri rasa bersalah semakin menggerogoti nuraninya.

“Itu buruk Yuri-ah. Buruk sekali. Kau harus minta maaf pada Jessica.”

Tangisan Jessica sudah lama berhenti. Ia sampai di depan sebuah minimarket lalu melihat poster Yuri. Jessica menatap tajam Yuri yang tengah tersenyum. “Aku benci padamu Kwon Yuri.”

Sudah 2 minggu reporter Nam menginap -lebih tepatnya berkemah- di pelataran parkir apartemen yang Yuri tinggali tapi sampai saat ini ia belum menemukan informasi berapa nomor apartemen Yuri. Jika dilihat-lihat penampilan reporter Nam sangat berantakan tapi sebagai reporter gosip terbaik di Korea pria itu tentu takkan menyerah begitu saja. Sampai ia menemukan ‘sesuatu’ ia takkan berhenti. Sayangnya semangatnya yang menggebu harus dilupakan sejenak begitu perutnya berbunyi, lapar.

“Sepertinya aku harus membeli ramyeon lagi.”

°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Jessica mendongakkan kepalanya begitu seseorang memegang pergelangan tangannya siapa lagi kalau bukan Yuri. Gadis tanned itu rela menelusuri setiap sudut komplek apartemen mereka hanya untuk menemukan Jessica.

“Kenapa bicara pada poster? Kalau kau ingin memaki katakan langsung padaku. Itu akan lebih adil karena setidaknya aku bisa membalasmu.” Jessica tetap membisu bahkan saat Yuri memakaikan topi di kepalanya. Yuri sendiri menggunakan hoodie yang cukup untuk menyamarkan identitasnya.

Yuri sudah menjadi selebritis sejak usianya 4 tahun karena itu ia sudah mengenal seluk beluk dunia ini seperti ia mengenal dirinya sendiri. Ada alasan kenapa Yuri tak mau lagi menerima hadiah -sekalipun dari fasnya- sembarangan. Ia punya pengalaman buruk dengan hadiah. Karena terlalu terobsesi fans bisa melakukan hal yang jauh diluar nalar. Termasuk memasukan rambut atau potongan kuku ke dalam cake yang mereka buat. Percayalah Yuri sering menerima cake berisi bahan ekstra tersebut.

Bukan hanya cake ia juga punya pengalaman buruk dengan boneka. Kejadiannya bahkan masih baru, sekitar setahun yang lalu. Seorang fans memberinya boneka yang dilengkapi kamera tersembunyi. Tujuannya tentu saja untuk mendapatkan foto yang tak seharusnya. Untung saja Yuri tak pernah meletakkan foto itu di kamarnya.

“Lalu bunga. Kenapa kau membuang bunganya juga?”

“Itu karena aku alergi mawar.”

“J-jadi begitu ya..”

“Karena itu… mulai saat ini jangan menerima apapun tanpa seijinku. Dan jangan keluar larut malam sendirian lagi, berbahaya. Arraseo?!”

Jessica menganggukkan kepalanya. Mulai saat ini penilaiannya terhadap Yuri akan -sedikit- berubah.

°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Jessica tersenyum memandang benda yang Yuri gantung di atas pintu kamarnya. “Benda ini namanya penangkap mimpi. Hanya mimpi baik yang bisa melewati lubangnya.”

Jessica terpaku. Benda itu merupakan benda yang ia lihat di toko saat mereka pertama kali bertemu. Penangkap mimpi.

“Kau sengaja membeli itu untukku?”

“Sengaja apanya seperti aku tidak ada kerjaan saja. Aku tidak sengaja melihatnya dijalan saat pulang makanya aku beli untukmu karena kupikir orang sepertimu selalu bermimpi buruk.”

“Apa maksudmu huh?”

“B-bukan apa-apa.”

°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Pagi harinya, akibat tteokpeokki yang dibawa manajer Yun terlalu pedas Yuri jadi sakit perut. Saat itu pula pintu toilet di kamarnya mendadak tidak bisa dibuka. Terpaksa Yuri numpang ke toilet Jessica yang sialnya membuatnya mendapat tamparan lain.

Tanpa sengaja Yuri menarik handuk Jessica yang baru selesai mandi sampai melorot.

“AAAAAKKKKKK!!!!!”

“Y-YA!! Ya Tuhan rambutku! Y-ya penyihir jahat berhenti menjambak rambutku!!”

Sebenarnya kapan hidup mereka akan terasa damai?
.
.
.
.
.
.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>END

P.S
Baca Juga :
1. Replay
2. In MY Room
3. Hit Me Baby
4. Lucifer

Komentar
  1. jhulye_kwony mengatakan:

    Ya ampun baikannya cmnd bntr , brantem lg hahahaa kocak bgd…asyik jg dbkin kyk gne ff nya unnie….

  2. joo mengatakan:

    kkkk~~ YulSic benernya saling peduli tp sama sama gengsi.. kkk~~ Next

  3. kyril fadillah mengatakan:

    baru aja hubungan sica dan yuri mengalami kemajuan yg baik dah harus kembali bertengkar karena yul ga sengaja narik handuk yg sedang dipakai sica tuk nutupin tubuhnya
    lanjut lagi thor penasaran kira2 yul kepikiran ga ya setelah melihat tubuhnya sica dan kapan nih I’m Not Pedo dilanjutin lagi

  4. Ini sperti chapter ya thor nyambung critanya, aku suka thor . Tpi tlong dong thor yg honesty sma bodyguard di lanjutin

  5. chincilla mengatakan:

    Pikirnya udah pada baikkan, trus bkal ad lope lopeanya.. Tapi trnyata byunyul berulah dn merusak..
    Lanjut thor..😄

  6. rara_ mengatakan:

    yah lumayan lah ada kemajuan walopun akhirnya berantem lg hahaha

  7. selom kwon mengatakan:

    ya ampun sumpah bikin ngakak nih sm yulsic,, author keren deh buat cerita ky beginian.. hehehe d tunggu ff selanjutnya thor trs berkarya ya!!

  8. idom09 mengatakan:

    haha…yulsic ini ya ampuuunnn…kpan akurnya coba….apalg kjadian yg trakhir itu…abis dh si yul…

  9. tuYUL_SICk mengatakan:

    iihhh KDRT na yulsic sweet bgt thor wkwkwk

  10. newbie86 mengatakan:

    Hahahahahaha…..si kwon n jung baru aja agak sedikit baikan tp eh d akhiran ada adegan penganiayaan yg ckup ehmmmm….
    Tu tr reporter yg nguntit yul bkal dpt berita apa tu????
    Lanjut thor….

  11. tap69 mengatakan:

    gua ga sanggup bacanya wkwk sumpah ini berasa nonton perang

  12. vidy512 mengatakan:

    HAHAHAHAHAHA! Kirain tadinya Yuri bakal ke kunci dikamar mandinya.. eh ga taunya malah numpang di kamar mandi sica terus ga sengaja narik handuk sica!😄 Kocak nih!
    hmm.. selangkah lagi reporter Nam bakal pergokin YulSic! hihihihihi
    lanjut!!~😀

  13. syunniefan mengatakan:

    jahahaaaa…
    ternyata yul care jga ama sica.. tarik terus unnieee~.. ampe rmbutnya rontok. kekee

  14. Annyeong
    Buahahahahah wkwkwkwkwk
    Dsar ya papah pnda tngan nya nkal,,,bru jga bntr dmai nya ehhh mlah jdi tom&jerry lagi,,
    Sica d lwan,,ngak bklan mnang awal nya aj yul brkuasa,,tunggu aj saat yul jatuh cnta mka dngan mudah nya seorang kwon yul cnta mti dngan nona jung yang sexyyyyy,,,
    Ok siip
    Next d tunggu
    Ttap smngatttt cuy
    Gomaomao,,,

  15. vhie azuera mengatakan:

    Gak gue bayangin kalo yuri botak…
    Akakakakaakka
    Psti lucu binggooo…
    Hahahahaha
    #jahatbangetyague#😀

  16. kikiicepisces83 mengatakan:

    thor lanjut yultae donk…iam not a pedo*** -nya dilanjut?????????

  17. holmesrand0505 mengatakan:

    Dasar kwon pabo..
    Pinjem anduk sih boleh2 aja tapi jangan yg lagi dipake juga kali..
    Hadeeeuuuhh ya jelaslah lu diamuk sama sica..

  18. byun913 mengatakan:

    udh agak mesra sedkit eh yuri berulah emg sengaja kli tuh tngan ny nurunin handuk sica…

  19. Dee mengatakan:

    muaahahahaha koplak nih yulsic macam tom and jerry aja.ehhh itu yuri dapet ‘keberuntungan’ pas sakit perut dong ya skaligus kesialan karna djambak sica stelah’a muahahaha
    lanjut thor xD

  20. cumi mengatakan:

    Lanjut thor!! kentang nih😄

  21. Park SungHyo mengatakan:

    ahaha,, ffnya unik juga dibikin kaya gini,,
    & tadi endingnya itu lohh yg bikin ngakak,, xD

  22. vana mengatakan:

    Wih ada peningkatan nie🙂
    Tuh reporter semangat bener y.
    Yulsic yulsic yulsic is R.E.A.L

  23. Airin mengatakan:

    yulsic ini kayaknya gak ada hari tanpa berantem yach baru aja baikan sebentar udah perang lagi

  24. coel mengatakan:

    Waahini smbungan yg kmren .. Yulsic di ff nii pas tom and jerry.. Brantam melulu tp pas damai nya sweetnya ktrlaluan

  25. Sunny_Shine mengatakan:

    Hahaha.. ngakak. Hiburan. Ngelihat mereka bertengkar. Ngebayanginnya lucu aja. Apalagi adegan yang terakhir.
    Kekeke..

  26. Tinakwon123 mengatakan:

    Haaaaaaaaah tbc ganggu banget lagi seru2nya yang akhir ngakak kocak banget, lanjut thor semangaaaaaat,,,^^

  27. yulkyulki mengatakan:

    Berantem mulu nih anak, entar kalo udah jadian baru tau rasa :3
    Byunyul emang sengaja kali tuh narik handuk sica kekkeeke

  28. blackmajesty mengatakan:

    I posted Taeny fanfict on my blog. Can you visit my wp? I really do appreciate if you can visit my blog on https://swankyblack.wordpress.com/ i’m new author. thank you so much^^

  29. Jenong judes yul poenya mengatakan:

    Pertengkaran mereka akan ‘menghasilkan’ Yoona… Kekekekke :v

  30. defy86devampire mengatakan:

    Poor yuri krn rambutnya hampir botak.beli wig saja.

  31. im d mengatakan:

    Yaealah d tabok lah uwong narik handuk Jessie yg abis mandi.. naked pasti tu Jessie ga ngeces tu Yul liat Jessie naked..

  32. YulJee mengatakan:

    Dari 1shoot berakhir jadi multishoot, haha…. Mantap ^o^

    yul udah mulai perhatian. Cieee cieeeee…..

  33. fadila mengatakan:

    udh kyk tom & jerry. Sedikit2 berantem eh akur lagi.

  34. wilhelmina mengatakan:

    YaTuhan… gue suka banget sm ff yang kygn. pertahanin ya thor wkwk

  35. Bombom mengatakan:

    Yakin seru abis thor
    Brantem mulu kgak cpek pa tuh yulsic
    Gokil pkoknya dahc

  36. RZ mengatakan:

    astagaaaaa…. jadi berantem lagi nih. ckckckck
    hahhahaa sabar ya yul, hellsica emg mengerikan

  37. ravi mengatakan:

    wakakaka.. yulsic emang daebakk..

  38. sn mengatakan:

    momentnya unyu unyu menyebalkan kekekkee, lanjut dah thoor

  39. namida sigumakamada mengatakan:

    Jd ternyata si kwon punya alesan toh knp dia suka ngbuang hadiah dri fansnya,lgian fansnya jga sih kok ya bgitu amir…
    Kayaknya julukan buat mereka bedua tu emg bner deh, penyihir jahat ama penjahat mesum,toh klakuan mereka bedua emg begitu ngahahaha
    Unnie klo aku perhatiin kyaknya ff unnie baru2 ini rada berubah deh ya,gk baru2 jga sih tpi udh agak lma,,mnurutku slain tanda pemisah paragrafnya yg beda,gaya nulisnya jga berubah,iya ga un??apa perasaan aku aja gitu?
    Tpi klo d wepe inimh yg pling aku seneng ntu comedy sma karakter si yulsicnya unn!!kerenn gitu..😀
    D tunggu next updatenya unn!!!
    Jgn lupain bodyguardnya juga yakk!!#always😀

    • RoyalSoosunatic mengatakan:

      Berubah? Sebelumnya pernah ada yg bilang gitu sih.. Untuk ff oneshot yg ini emang tanda pemisahnya sengaja aku bedain, pengen suasana baru aja… ^^
      Thank You namida., kamu juga keren😀
      Bodyguard itu apa? #mendadak amnesia

      • namida sigumakamada mengatakan:

        Oh emg sengaja d bedain ya un,..iya sma sma2 un🙂
        Lah unnie!!!!!!jgn pura2 amnesia deh ya..mao d bwa ke dokter apa? Ayo aku anter ke dokter kwon yuri😀.pasti lngsung sembuh deh tu amnesianya ahahaha
        Bneran loh unn d tnggu ntu bodyguard !
        Ok ttp SEMANGATT unn!!!!

      • RoyalSoosunatic mengatakan:

        Kalo dokternya kwon Yuri aku rela~ xD

  40. yunitaaulia mengatakan:

    Annyeong! Reader baru nihh. Ketemu ff ini gak sengaja. Kayaknya seru. Ijin baca yah authorrr!~

  41. yul+sic_4ever mengatakan:

    bkin sequelny thor hehe

  42. kim_regina_ mengatakan:

    Akakakak ya ampun thor, ngakak bacanya😀

  43. joe mengatakan:

    Reporter nya bakalan rilis berita apa?
    Kapan mereka damainya?

  44. Lee Eun Soo mengatakan:

    akkkk … suka suka sukaaaaaa~~~

  45. jung sooin mengatakan:

    Tuh 2 anak.. bener2 kayak tom n jerrt.. berantem terus kerjaannya.. haahha.. thor lanjutin… seru bngt..

  46. soneimagination77 mengatakan:

    Hello author aku reader baru, hehe
    aku Soosun Shipper dan yang ini aku suka walaupun Yulsic, Violent Couplenya SNSD hehehe

  47. dhesmit mengatakan:

    Ini gk dilanjut? Pas yg lucu ajaaaaaaaa lama bener disambung :’)

  48. sukma1901 mengatakan:

    Matilah yuriiii dtangan sica
    *_*

  49. Lzyfa mengatakan:

    rasanya di kamus yulsic ga ada kata ‘damai’ selalu ada hal kecil buat di ributin hahaha

Comment Please ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s