Back To You (Oneshot)

Posted: Desember 25, 2014 in ff snsd, one shot, yulsic
Tag:, ,

Tittle : Back To You
Author : RoyalSoosunatic
Genre : Yuri (girl x girl), Romance, Drama
Lenght : Oneshot
Cast : Jessica Jung, Kwon Yuri and Other Cast

Song Lyric by:
*Beast – Back To You
*Lovelyz – Goodnight Like Yesterday

Back To You
.
.
.
.
.
.

Di lorong gedung SM, Hyoyeon dan Jessica saling berbincang. Sebenarnya Hyoyeon saja yang berbicara sementara Jessica lebih menjadi pendengar setia. Musim panas kali ini sangat panas, benar-benar panas sampai Jessica berpikir bagaimana bisa para fangirls dari DBSK bisa menunggu di luar tanpa gosong dan meleleh. Hari ini senior mereka yang satu itu memang sedang berada di gedung ini untuk latihan dan keadaan diluar yang menjadi tak terkendali bukan hal aneh lagi. Sebagai seorang trainee Jessica juga berharap suatu hari akan menjadi artis sehebat kelima oppa tampan tersebut.

“Seharusnya jika Youngie ingin makan es krim dia harus membelinya sendiri.” gerutu Hyoyeon seraya mengangkat bungkusan plastik di tangannya. Choi Sooyoung -salah satu trainee juga- selalu bersikap layaknya seorang boss hanya karena tubuhnya lebih tinggi dari siapapun tapi bukan karena itu Hyoyeon jadi harus membelikan es krim untuknya.

“Jika saja kau dan Yoong tidak mencuri makanannya lebih dulu kau tidak perlu menghabiskan sisa hidupmu untuk melayaninya.” balas Jessica, Hyoyeon memanyunkan bibirnya. Walau kesal Hyoyeon tak bisa membantah terlebih apa yang Jessica katakan itu tepat sekali.

“Jika kau membantah, gadis tiang itu akan melapor pada ibunya, lalu ibunya akan melapor pada tuan Lee dan setelahnya-“

“Tuan Lee akan menendangku dari sini.” potong Hyoyeon. Jessica mengangukkan kepalanya. Baguslah Hyoyeon sudah mengerti lebih dulu jadi Jessica tak perlu repot-repot menjelaskan padanya.

“Gadis Choi itu, aku bersumpah setelah debut nanti aku tak mau satu tim dengannya.” ujar Hyoyeon berapi-api. Jessica hanya mengangkat bahunya, kemungkinan apapun bisa terjadi.

“Mana es krimnya?” Sesampainya di ruang latihan, Sooyoung langsung menagih sambil mengulurkan tangannya. Hyoyeon menyerahkan bungkusan itu sambil cemberut sementara Jessica langsung duduk di sudut ruangan. Siapapun berani bersumpah yeoja berparas dingin tersebut akan terlelap dalam hitungan menit. Berbeda dengan trainee lain yang datang untuk belajar dan berlatih Jessica lebih sering datang untuk tidur.

“Jika kau tidak punya kemampuan, maka berlatih pun percuma saja.”

Ruang dance tempat mereka biasa berlatih sangat berantakan, botol air mineral juga beberapa bungkus snack bertebaran di mana-mana.
Yunho oppa dan yang lainnya sudah pergi, karena sekaramg gilirannya piket Jessica jadi merasa sial karena harus membereskan semua kekacauan yang mereka buat.

“Kim Hyoyeon, bantu Jessica membereskan semua ini.” kata Sooyoung semena-mena tepat saat Hyoyeon baru saja akan pergi. Kenapa harus Hyoyeon yang melakukannya? Kenap tidak Sooyoung saja? Ini tidak adil. Hyoyeon hendak mengajukan protesnya namun batal karena Sooyoung mengancamnya terlebih dahulu.

“Ingat besok pagi semuanya semuanya harus terlihat mengkilap! Atau aku akan melaporkan apa yang sudah kau lakukan pada tuan Lee.”

“Dasar menyebalkan!” Kesal Hyoyeon sambil menendang salah satu botol bekas air mineral dan mengenai kepala Jessica.

“Mau mati ya?!” kesal Jessica sambil mencengkram kerah baju Hyoyeon.

Setelah bersusah payah melewati para cassie yang membuat pagar Yuri akhirnya berhasil masuk ke gedung SM. Setelah lulus audisi di sekolahnya, ini adalah hari pertama Yuri menginjakkan kakinya di gedung megah ini sebagai trainee. Mulut gadis tanned itu terbuka lebar saking takjubnya. Sepanjang lorong yang Yuri lewati terpampang poster-poster idolanya yang memang bernanung di SM Entertainment. Sebut saja H.O.T, S.E.S, Fly To The Sky, The Grace, BoA juga DBSK. Lagi-lagi Yuri berdecak kagum. Saking kagumnya Yuri sampai lupa jika dia belum hapal ruangan-ruangan di gedung ini. Karena tak ada seorang pun untuk ditanyai Yuri akhirnya memilih mengandalkan feeling-nya.

“M-mianhe, aku tidak sengaja melakukannya.” Mohon Hyoyeon, gadis itu benar-benar tak mau berakhir di tangan HellSica. Tiba-tiba saja Sooyoung terasa seribu kali lebih baik. Jessica masih mencekik Hyoyeon saat seseorang datang dan membuka pintu ruangan tersebut. Gadis seumuran mereka dengan rambut hitam juga kulit sedikit kecoklatan.

“Permisi!” ucap Yuri sambil tersenyum bodoh. Dua orang yang ada di ruangan tersebut melongo menatapnya. Seakan-akan Yuri merupakan makhluk dari planet lain atau semacamnya.

“Siapa dia?” heran Jessica. Hyoyeon menggelengkan kepalanya cepat. Hyoyeon sama sekali belum pernah melihat gadis tanned itu sebelumnya. Mungkin trainee baru? Aha! Hyoyeon jadi punya ide untuk melepaskan dirinya dari HellSica sekaligus melepaskan mereka berdua dari tugas bersih-bersih.

Hyoyeon lantas menyuruh Jessica mendekat dengan isyarat tangannya, setelahnya gadis itu membisikan sesuatu di telinga Jessica. Gadis yang dibisiki itu berpikir keras sebelum akhirnya mengangguk setuju.

“Lakukanlah.” ucap Jessica cuek sambil melepaskan cengkramannya. Hyoyeon bernafas lega karena tak jadi berakhir hari itu.

“Ya!! Apa kau trainee baru disini?” Hyoyeon berkacak pinggang sambil memasang tampang seseram mungkin. Yuri mengangukkan kepalanya ragu, dua orang yang ada di hadapannya tidak terlihat seperti orang baik, Yuri jadi menyesal berniat bertanya pada keduanya. Di samping Hyoyeon, Jessica berdiri sambil memasang wajah dinginnya, dan itu sama sekali bukan akting -dia memang terlahir seperti itu.

“Siapa namamu?”

“K-kwon Yuri.”

“Apa kau tau, tidak boleh masuk ruangan ini sambil memakai sepatu?”

“Mianhe sunbae.” Yuri membungkukkan tubuhnya. Hyoyeon lantas menggelengkan kepalanya.

“Padahal trainee baru tapi sudah buat masalah..”

“Mianhe sunbae, aku benar-benar tidak tau.” sesal Yuri lagi.

“Kau tau minta maaf saja tidak cukup.”

“Lalu aku harus apa?”

“Bersihkan ruangan ini, sampai mengkilap, bahkan setitik debu pun tidak diijinkan. Jika tidak kau tidak kau tidak diijinkan menggunakan ruang latihan ini, arrseo?” Setelahnya Hyoyeon dan Jessica pergi begitu saja.

Tawa Hyoyeon meledak begitu gadis itu sudah jauh dan yakin si trainee baru takkan mendengarnya. Otaknya memang cemerlang.

“Kim Hyoyeon Jjang!!” bangga Hyoyeon pada dirinya sendiri.

Jessica yang berdiri di samping gadis itu tak memberikan tanggapan apapun.

“Jessica barusan Yoong mengirim pesan padaku, dia bilang ingin mentraktir kita makan, kau mau ikut?” ucap Hyoyeon semangat sambil memasukan kembali ponsel ke saku celananya.

“Tidak. Terimakasih.”

“Baiklah. Kalau begitu sampai jumpa besok.”

“Sampai jumpa.”

“Anak rusa itu baru menghubungiku sekarang. Aku bersumpah akan menghabiskan isi dompetnya sebagai bayaran atas apa yang Sooyoung lakukan padaku.”

Hyoyeon sudah menghilang sementara Jessica melangkah menuju halte terdekat. “Kwon Yuri? Nama yang bagus.” gumam Jessica pada dirirnya sendiri. Setelahnya Jessica memikirkan tempat yang akan dia tuju, kira-kira dimana dia bisa tertidur dengan nyaman.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Ige mwoya?” Tiffany bertanya saat manajer unnie menaruh laptop diantara mereka. Siang itu SNSD -minus Yuri dan Taeyeon- sedang berkumpul di dorm mereka. Mereka sedang libur dan sang manajer bilang ingin membahas hal yang penting.

“Bukankah itu kita?” takjub Yoona saat melihat rekaman dirinya saat audisi. Saat itu usianya kira 11 tahun. Masih sangat muda.

“SM berencana membuat film dokumenter tentang kalian.” ujar manajer unnie seraya duduk diantara Sooyoung dan Sunny. Pasangan SooSun cemberut. Ahjumma ini tau saja bagaimana cara menganggu kesenangan orang lain.

“Tentang SNSD?”

“Bukan tapi tentang artis SM. I AM”

“Oh begitu. Tapi aku masih berpikir versi tentang SoShi akan lebih waw!” Sooyoung terkekeh dengan kata-katanya sendiri. Hyoyeon yang ada di belakangnya mencibir sebelum akhirnya bantal sofa mendarat di wajahnya. Pelakunya tentu saja Sooyoung, sementara Sunny sibuk melerai keduanya.

Seohyun menggelengkan kepala melihat tingkah unnie-unnienya yang kekanakan. Rasanya membuat I’M Soshi akan lebih sulit dari I AM. Akan ada banyak kisah dan terlalu banyak genre. Mereka rumit, lebih dari itu Seohyun pikir filmnya akan sangatttttt panjang. Untuk menceritakan bagaimana Sooyoung dan Hyoyeon yang berakhir jadi ‘sahabat’ pun akan lebih dari 20 scene.

“Itu aku? Jinja sungguh tidak bisa dipercaya!” Tiffany tertawa-rawa sambil bertepuk tangan menyaksikan dirinya yang tengah menari kipas. Rekaman itu diambil saat dirinya pertama kali audisi. SM benar-benar masih menyimpannya.

“Karena ini film dokumenter rekaman yang akan ditampilkan bisa diambil dengan sepengetahuan kalian maupun tanpa sepengetahuan kalian.” Manajer unnie tersenyum jahil.

“Apa maksudnya tanpa sepengetahuan kalian?”

“Kalian akan tau nanti.” si manajer ahjumma berlalu sebelum manajer Hwang bertanya lebih jauh.

“Rekaman itu kuberikan pada kalian sebagai hadiah.”

“Ahjumma aneh.” Tiffany bergumam. Di sebelahnya Jessica masih memandangi video itu tanpa suara. Semuanya terlihat tenang menikmati video nostalgia tersebut sampai pada satu bagian.

“Jessie bukankah itu Yuri? Apa yang dia lakukan di dalam lokermu?”

Yuri berhenti di depan loker Jessica. Gadis tanned itu melihat kekiri dan kekanan untuk memastikan taknada seorang pun disana sebelum tangannya bergerak membuka pintu loker Jessica. Yuri tersenyum sambil memasukan banana milk -yang sudah ia tempeli dengan note kecil bertuliskan kalimat penyemangat- ke dalamnya. Saat itu Yuri tidak tau jika setiap sudut di gedung SM dipantau CCTV, dan semua kegiatan yang dilakukan para penghuninya akan terekam jelas.

Tahun-tahun terakhir menjalani masa traineenya Jessica hampir menyerah -karena tak kunjung debut. Saat itu Jessica hampir menyerah sampai suatu hari seseorang misterius mulai menaruh banana milk juga secarik note kecil di lokernya. Sampai saat ini Jessica penasaran siapa ‘orang misterius’ tersebut dan hari ini rasa penasarannya terjawab sudah. Orang itu adalah kekasihnya sendiri -Kwon Yuri.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Dia mungkin memang dingin tapi hatinya rapuh. Jessica adalah ice princess yang hangat.”

Pernah dengar Black Ocean?

SNSD menyelesaikan penampilan mereka di tengah kegelapan. Semuanya memasuki back stage dengan kepala tertunduk. Setelah debut pun semuanya tak lantas menjadi mudah. Di belakang panggung mereka menangis, hanya Taeyeon yang terlihat tegar malam itu. Sebagi seorang leader gadis itu tak pernah ingin terlihat lemah di hadapan membernya, walau airmatanya hampir tumpah Taeyeon masih sanggup mencapai nada tinggi itu walau dengan suara sedikit bergetar dan menyelesaikan perform mereka dengan baik. Manajer unnie serta manajaer mereka mencoba menghibur, tak ada satupun yang menduga kejadian ini sebelumnya. Bisa dibayangkan betapa hancurnya hati SNSD saat itu.

Jessica menangis tersedu sambil memisahkan dirinya dari yang lain. Sebagai seseorang yang paling banyak memiliki haters Jessica merasa paling bersalah.

“Gwenchana.” Yuri menghampiri gadis itu dan mengenggam lembut tangannya. Kwon Yuri sudah berhenti menangis, gadis itu kini tersenyum pada Jessica.

“Kita akan melewati ini semua dengan baik.”

“……………………..”

“Uljima! Kau terlihat jelek saat menangis.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Bogoshipo.” Jessica berbisik seraya memeluk Yuri dari belakang. Malam ini punggung Yuri terasa dingin. Jessica menangis, tanpa suara. Gadis blonde itu tak ingin terlihat meununtut lebih banyak lagi dan membuat Yuri semakin membencinya.

Yuri berbalik dan menatap Jessica dengan tatapan dinginnya. “Jessica lebih baik kita-”

Jessica membungkam bibir Yuri dengan sebuah ciuman sebelum gadis tanned itu melanjutkan kata-katanya. Yuri tidak membalas. Gadis tanned itu mematung. Saat Jessica melepaskan ciuman mereka Yuri segera menghapus bekas bibir Jessica dengan punggung tangannya. Seolah merasa jijik. Hati Jessica tercabik tentu saja namun yeoja blonde itu masih mencoba tersenyum.

“Selamat malam seobang.”

If we can’t see each other starting from tomorrow, will you be fine?
It’s so easy by just saying goodbye
My need to hear your voice every day is scarier than my own habits
So don’t prepare yourself alone and say those things

If I get angry, it seems like it would be over
So I’m trying to smile but tears are falling

Good night like yesterday, as if nothing is wrong
Instead of good bye, good night, you might change your mind tomorrow
Good bye just for one night, everything will be okay
It might not be the kind of goodbye people say when they’re never seeing each other again

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Unnie! Kau tidak perlu melihatnya!” marah Yoona seraya merebut remot dari tangan Jessica dan mematikan televisi di depannya. Jessica tersenyum namun Yoona tau jauh di dalam hatinya gadis blonde itu menangis. Siapa yang tidak jika melihat kekasihnya melakukan adegan french kiss tersebut dengan orang lain. Yoona tau Yuri hanya bersikap profesional tapi bukankah gadis tanned itu harusnya memberitahu Jessica dulu. Jessica adalah kekasihnya dan dia berhak tau tentang hal itu.

“Gwenchana Yoong.”

“Aku minta maaf sayang, aku memang bodoh. Tidak seharusnya aku melakukan adegan seperti itu tanpa memberitahumu.” bisik Yuri di telinga Jessica. Gadis yang berada dalam pelukannya tak lantas menjawab, Jessica justru semakin membenankan dirinya dalam pelukan Yuri. Bukan itu yang membuatnya menangis.

“Seobang aku tau kau melakukannya karena marah padaku tentang scandal itu tapi bukankah aku sudah menjelaskan-” kata-kata Jessica terhenti begitu Yuri menyentuh bibirnya. Selanjutnya Yuri mendekatkan wajahnya dan mengecup bibir Jessica lembut. Jessica memejamkan matanya tatkala perasaan mengambil alih logikanya. Keduanya hanyut seiring sekitar mereka yang serasa senyap. Ditengah ciuman itu Jessica menangis, keduanya menangis.

If I cry right now, it seems like it would be over
So I try thinking of something else but tears are falling

Good night like yesterday, as if nothing is wrong
Instead of good bye, good night, you might change your mind tomorrow
Good bye just for one night, everything will be okay
It might not be the kind of goodbye people say when they’re never seeing each other again

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Maafkan aku.” Ucap Yuri penuh penyesalan. Jessica bergeming, tidak tau harus memberikan tanggapan seperti apa. Berita semalam lebih dari cukup untuk membuat hatinya remuk dan pagi ini gadis itu belum mempersiapkan dirinya untuk mendengar permintaan maaf Yuri.

“Berita itu benar.” lanjut Yuri. Jessica ingin pergi namun kakinya tak mau bergerak. “Lebih dari itu, aku melakukannya dengan mereka berdua.”

“Cukup!!” teriak Jessica sambil menghempaskan tangan Yuri. Mata mereka bertemu, keduanya sama-sama terluka, keduanya sama-sama menangis.

Untuk kesekian kalinya Donghae menjadi tempatnya berlari. “Oppa tolong antar aku ke rumah umma. Sepertinya aku tidak sanggup tinggal di dorm lagi.” ucap Jessica. Donghae menyetuji permintaan itu tanpa banyak bertanya.

“Jadi sekarang giliranmu yang mengabaikannya?” Nyonya Jung mengelus rambut putri sulungnya dengan gesture keibuan. Jessica masih betah berada dalam pelukan wanita paruh baya tersebut. Gadis blonde itu memejamkan matanya.

“Pagi tadi Yuri datang kesini mencarimu. Dia terlihat sangat khawatir.”

“Umma jangan katakan padanya.”

“Walaupun umma tidak mengatakan apapun umma yakin Yuri sudah tau kau disini.”

Jessica bangun sementara nyonya Kwon tersenyum sambil memegang kedua pundaknya.
“Kurasa Yuri punya keberanian besar untuk mengaku padamu. Kau tau itu bukan hal yang mudah.”

“Sebelum kau melepas sesuatu renungkan kembali apa yang selama ini kau pertahankan. Walaupun begitu sebagai seorang ibu, aku akan mendukung apapun keputusanmu.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

When I try to forget the past times, I can’t forget it (I can’t forget it)
Your voice that used to always call my name roams in my ears (Roams in my ears)

Unknowingly my footsteps are headed towards you
Now what do I do? What do I do now?

Don’t you tell me why
Don’t let me down
Come back, I keep thinking of you
Please just one time ( One more time again)

I’m going out of my mind
I can’t see you

Tell me I can go go go Back to you you you you
I can’t live on with you true true true
I need you, to you back to you

Come back to you (uh uh oh uh uh oh)
Because of you (uh uh oh uh uh oh)
I remember you (uh uh oh uh uh oh)
I need you, to you back to you

When I try to empty my heart towards you, it doesn’t erase
I only need you, only you I need

Don’t you tell me why
Don’t let me down
The memories with you keep coming up
I can’t forget ( I can’t erase)

I wonder if you think of me sometimes
You bad person

Tell me I can go go go Back to you you you you
I can’t live on with you true true true
I need you, to you back to you

Come back to you (uh uh oh uh uh oh)
Because of you (uh uh oh uh uh oh)
I remember you (uh uh oh uh uh oh)
I need you, to you back to you

I probably can’t even measure up to the wind that blows by ah ah
Even if you left me coldly, I don’t hate you
I keep drawing you back fervently
What is the use if I’m going to be hurting again
I say no more

Tell me I can go go go Back to you you you you
I can’t live on with you true true true
I need you, to you back to you

Come back to you (uh uh oh uh uh oh)
Because of you (uh uh oh uh uh oh)
I remember you (uh uh oh uh uh oh)
I need you, to you back to you

It’s so hard looking at you , who I used to be with be everyday, just in my dreams
At least if it was a nightmare, I would wake up and everything would be the way it was

“Jika dia selalu menyakitimu, untuk apa kau bertahan dengannya?”

“Aku hanya mencintainya.. hanya Kwon Yuri seorang, itu alasannya.”

“Kau tau apa babo? Sampai sekarang hal itu tidak berubah.” Jessica bergumam sambil memandangi foto Yuri dan kembali berjalan. Sepertinya Jessica akan terlambat latihan tapi dia tidak bisa menghubungi siapapun karena ponselnya tertinggal di apartemen. Terakhir dia mengirim pesan pada Taeyeon adalah sebelum berangkat tadi.

Sampai di sebuah persimpangan Jessica berhenti dan menunggu lampu penyebrangan berubah hijau. Minimarket yang ia tuju tepat berada di depan. Yuri berhenti berlari. Gadis tanned itu menunduk sambil memegangi lututnya. Nafasnya tersenggal, namun Yuri belum menyerah. Gadis tanned itu takkan menyerah jika yang mereka bahas adalah Jessica. Yuri mengeluarkan ponsel dari sakunya dan mencoba menghubungi Jessica.

Tak ada jawaban tentu saja.

Jessica berjalan begitu lampu penyeberangan berubah hijau. Gadis blonde itu tidak sadar jika mobil dengan kecepatan tinggi melaju ke arahnya. Pengemudinya sedang mabuk. Semuanya terjadi begitu cepat. Jessica merasakan tubuhnya terhempas ke pinggir jalan dan saat Jessica berbalik Yuri sudah tergeletak tak sadarkan diri di tengah
jalan. Gadis tanned itu mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan Jessica.

“Andwee!!!”

“Yuri-ah ireona!! Ireona jebal..”

“Jebal.. kajima.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Oppa aku tau kau membenciku tapi tolong aku untuk menyerahkan ini pada Sica. Aku takut tidak sempat melakukannya.”

“Apa maksudmu?”

“Kumohon. Hanya oppa yang bisa ku percaya.”

“Mianhe.” di dalam video yang sedang Jessica tonton Yuri tersenyum sambil menangis namun Yuri buru-buru menghapus airmata itu dengan ibu jarinya.

“Aku memang bukan kekasih yang baik. Aku selalu membuatmu menangis dan aku selalu bersikap kekanakan. Maaf jika aku sering menyakitimu Sica-ah. Ah, jika kau menonton ini itu berarti Donghae oppa sudah memberikan rekaman ini padamu. Aku mungkin sudah tidak ada disana, iya kan?”

“Uljima. Hapus airmatamu Sica-ah. Sungguh kau sangat jelek saat menangis dan mataku sakit melihatnya jadi jangan menangis lagi. Jangan jika itu karenaku.”

“Kau pasti bertanya benda apa yang ada di belakangku, iya kan?” Yuri tersenyum jahil. Gadis tanned itu beranjak dari tempatnya duduk.

“Happy Birthday Jung Sooyeon~ sekarang kau sudah satu tahun lebih tua dariku huh? Aku akan terus mengatakan kau lebih tua karena aku tau kau tidak suka mendengarnya ahahahaha :D” ucap Yuri sambil merekam kue ulang tahun yang ia buat untuk Jessica.

“Sebagai informasi saja wajah ngambekmu sangat menggemaskan. Aku suka tapi tetap wajah tersenyummu yang nomer satu.” Ucap Yuri sambil tersenyum jahil.

“Maaf aku tidak ada disana.” wajah jahil gadis tanned itu kembali berubah serius.

“Ya!! Bukankah sudah kubilang jangan menangis? Mataku jadi sakit.” Yuri menutup matanya dan membuat Jessica yang tengah menonton video itu tertawa kecil.

“Suara tawamu terdengar lebih baik.”

“Jung Sooyeon kau tau kan aku selalu mencintaimu? Kau mau berjanji padaku? Jika aku tidak bisa bersamamu lagi kau harus mencari orang lain, walaupun aku yakin sulit mencari orang yang lebih tampan dariku tetap saja kau harus mencari orang yang lebih baik, arra?”

“Sicababy aku mencintaimu. Dulu, sekarang, dan selamanya.”

Video Yuri sudah berakhir. Jessica menghapus airmatanya.

“Babo! Aku juga mencintaimu seobang jadi kau tidak boleh meninggalkanku. Kau harus bangun! Banyak yang ingin kukatakan padamu. Aku juga ingin marah padamu karena sudah membuat video seperti video perpisahan seperti itu. Kau harus bangun Kwon Yuri! Kau berhutang banyak padaku.” Jessica berkata sambil menggenggam erat tangan Yuri yang juga belum sadarkan diri sejak kecelakaan hari itu.

When you said you’re sorry
I want to pretend I didn’t hear it
It might not be the kind of goodbye people say when they’re never seeing each other again

A good bye that shouldn’t happen, with that kind of sad and unfamiliar face
Hug me, then you might change your mind
I try making the face that you used to like
But my face keeps getting ugly with tears flowing down
So I can’t even look at you

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Selama Yuri belum sadar Jessica selalu berada disisinya. Berharap dialah orang pertama yang akan Yuri lihat saat gadis tanned itu membuka matanya. Dan sepertinya hari itu doa-doa Jessica terjawab. Yuri perlahan balas menggenggam tangannya saat Jessica bicara padanya. Kelopak mata gadis tanned itu juga bergerak-gerak seperti berusaha membuka.

Jessica tidak dapat menyembunyikan kebahagiannya. Setelah menekan tombol di samping ranjang Yuri, Jessica lantas mendekatkan kepalanya dan berbisik pada gadis tanned tersebut.

“Seobang aku disini.” ucap Jessica, airmatanya keluar.

Yuri perlahan membuka matanya. Pandangannya buram dan membuat Yuri harus mengerjap beberapa kali.

“Seobang kau bisa melihatku?” tanya Jessica lagi. Yuri mengangukkan kepalanya lemah. Ruangan ini masih terasa asing untuknya tapi gadis ini….

“Nuguseyo?” pertanyaan Yuri membuat Jessica terpaku.

“A-aku Jessica. Apa kau tidak mengenalku?” Jessica menggigit bibir bawahnya seraya berusaha tersenyum. Yuri masih memandangnya dengan tatapan yang tak bisa diartikan.

Perlahan gadis tanned itu mengangkan tangannya yang bebas lantas menghapus airmata di pipi Jessica. “Uljima. Kau terlihat jelek saat menangis Sicababy.”

Walau ruangan tempatnya berada saat ini terasa asing namun gadis yang tengah berdiri di sampingnya sama sekali tidak. Gadis yang sudah menemani Yuri selama hampir separuh hidupnya tersebut terlalu familiar untuk Yuri lupakan begitu saja. Yuri hanya bercanda.

“Babo! Kau membuatku ketakutan.” Jessica menangis tapi sama sekali tak menolak sentuhan yang Yuri berikan. Gadis blonde itu mencium telapak tangan Yuri yang kini ada di pipinya.

“Aku ingin memelukmu.” ucap Yuri suaranya hampir tak terdengar. Karena baru sadar keadaan Yuri masih sangat lemah. Jessica mendekat dan memeluk kekasihnya.

“Saranghae.”

“Nado.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

EPILOG

Dalam pelukan Yuri, Jessica terkekeh geli menyaksikan wajah frustasi manajer mereka. Keduanya tengah berbulan madu ke NY dan sang manajer memaksa melakukan Skype karena ingin membahas masalah penting.

“Bagaimana bisa kalian tertangkap basah?”

“Saat itu aku dan Yuri sedang shopping. Kurasa ada seseorang yang melihat kami berdua.” jawab Jessica enteng.

“Itu bukan salah Sicababy oppa.”

“Diam kau Yul!!” kesal manajer oppa lagi.

“Ya!!! Oppa!! Berani-beraninya kau membentak suamiku!!” Jessica menunjukkan ice glarenya dan membuat nyali sang manajer menciut.

“Kalian berdua memang sama saja.”

“Terimakasih. Kami memang serasi.” Jessica tersenyum karena menganggap komentar manajer oppa barusan sebagai pujian. Yuri tidak mengatakan apapun karena sedari tadi satu tangannya bermain di dalam piyama yang Jessica kenakan. Naughty seobang. Sang manajer pun tidak punya pilihan lain dan pergi.

Gantian sekarang wajah member-member SNSD lain yang memenuhi layar.

“Unnie!! Jangan lupa oleh-olehku ya?!” teriak Yoona semangat.

“Tentu Yoong sayang.” jawab Jessica.

“Bagaimana liburan kalian?” tanya Hyoyeon.

“Menyenangkan. Iya kan seobang?”

“Iya baby.”

“Iieewwwww jangan dibuat terlalu manis, aku tidak suka.” cibir Sooyoung. Tidak diragukan lagi -di belakang layar- Yuri dan Jessica selalu tampil mesra dan setelah menikah kemesraan keduanya bertambah berkali-kali lipat sampai Sooyoung merasa ia akan terkena diabetes karenanya. YulSic membuat orang lain iri saja -terutama TaeNy.

“Bilang saja kau iri Choi!”

“Aku iri? Tidak terimakasih.”

“Unnie!!” Seohyun akhirnya buka suara. “Sekarang itu lebih baik memikirkan bagaimana caranya agar orang lain tidak curiga lagi pada Yuri unnie dan Jessica unnie.”

“Nah, kalau untuk masalah itu kami serahkan pada kalian.” ucap Yuri semena-mena sambil memutuskan sambungan.

“Mereka itu memang merepotkan saja.” Sunny berdecak kesal.

“Tenang semuanya aku punya ide.” ucap Taeyeon tiba-tiba. Gadis pendek itu lantas memandang Sunny.
“Tapi aku butuh bantuanmu.”

Besoknya…

Svnnynight : introducing my boyfriend @yulyulk #taeparazzi

Akhirnya kedua danshin tersebut memutuskan untuk ‘mengcover’ YulSic dengan menggunakan Instagram.
.
.
.
.
.
.
.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>END

Komentar
  1. SicaBaby mengatakan:

    hahahah…bener manis..jdi ngeflashback moment yulsic dan masa lalu soshi..very nice thor. ^…^

  2. rara_ mengatakan:

    cieecieee yulsic udah nikah, gue seneng binggo. congrats!
    ini tuh msh nyambung sm yg kemarin ya?

  3. Xiao Prince mengatakan:

    Akhirnya Happy ending yang ini, flash back yang satu lagi kan?
    Aih aih, ternyata di IG mereka ngecover Yulsic.. ckck.. :v
    Suka gue, bikin kayak orang gila dirumah.. hahaii.. :3

  4. tuYUL_SICk mengatakan:

    oh ne lanjutan yg kemaren… cieee yulsic merried…
    ih brasa nyata yeh hahaa

  5. kwonlovesica mengatakan:

    Kpn cb yulsic nkh bnrn haha

  6. dian_d.o(soneno.1) mengatakan:

    aku kira yul onnie beneran meninggal..
    ternyata dia cuma koma..
    syukur deh..
    akhirnya yul oppa dan sica onnie menikah, terus bulan madu ke NY, sampek ketahuan lagi..
    untung ada taeng oppa and sunny onnie..
    jadi itu maksud dari ig nya sunny onnie, agar yulsic terlindungi..
    lanjut chingu..
    selalu ditunggu cerita lhu yang lainnya..
    see you and fighting..
    see you sone..

  7. dian_d.o(soneno.1) mengatakan:

    aku kira yul onnie beneran meninggal..
    ternyata dia cuma koma..
    syukur deh..
    akhirnya yul oppa dan sica onnie menikah, terus bulan madu ke NY, sampek ketahuan lagi..
    untung ada taeng oppa and sunny onnie..
    jadi itu maksud dari ig nya sunny onnie, agar yulsic terlindungi..
    lanjut chingu..
    selalu ditunggu cerita lhu yang lainnya..
    see you and fighting..
    see you sone….

  8. Annyeong,,,
    Oh ini smbbungan yg kmren,,,,wlwpn bnyak bdai akhir nya yulsic bhgia,,,sweeeeeettttt bngetttt,,,,hahahahahahaha psngan yg bhgia,,,,
    Ksian mnjer oppa lngsung ciut nyli nya krna ttpan maut ala sica,,hahahaha bnr2 brsa nyata,,,yulsic pnya pprazzi yang hebat tu mncover mrka,,,
    Ok dech ini siiiiiiiippppp
    Ttap smngatttt
    Gomaomao

  9. oebayoonyul mengatakan:

    yeay… chukhaeyo..😀 mom & dad resmi nikah… *ff kapanlah kalian aslinya merit.. ke belanda gih mah.. pah.. boleh disana hahay

  10. namida sigumakamada mengatakan:

    Ini sequel oneshoot yg kemaren ya thor??
    Ah author emg keren kemaren udh berhasil bkin gwe sedih eh skarang malah bikin gwe senyum2 gaje
    Yulsicnya sampe nikah lgi waaaah#jingkrak2
    Eh ngmong2itu hyo kasian amir pas lg trainee d tindas ama sooyoung kkeke
    Gwe ttp nunggu yg bodyguardnya thor #mulairese😀
    Ttp SEMANGAATTT AUTHOORR

  11. kyril fadillah mengatakan:

    ternyata nih sambungan dari cerita sebelumanya yg mengisahkan awal bertemunya yulsic dan lanjutan setelah yul tertabrak mobil utk menolong sica dan untungnya yul ga meninggal dan hanya coma
    apa yulsic dah nikah dan langsung bulan madu tapi kenapa ga diceritakan saat yulsic menikah
    ditunggu lanjutan I’m Not Pedo***

  12. rizanuzula mengatakan:

    Ahh happyy ending aduhh bener2 kyk plesbek thor hohooo…yuri tetep byun ya hhhhhaa… ohh yulsic di cover haa..mungkin tu caranya hahaa…keren thorrrr n panjjjaaaannnggggh haaaaa….lanjjuutt

  13. defy86devampire mengatakan:

    Hihihi… danshin hebat cover di instagram. Anjing2 mereka juga date hihihi…

    Yulsic akhirnya menikah ya.

  14. joo mengatakan:

    Haha.. happy ending.. ini kyk lanjutan yg sebelumnyaa.. sweet moments Yulsic.. Salam

  15. ciahashyoung mengatakan:

    Cba bkn di ff aja mreka bgtu tp didunia nyata jga . . hha ngrep,,

  16. Fadila mengatakan:

    Haha alurnya mundur maju. Yulsic romantis diselingi isengnya yul. Jadi inget yg kemarin. Goodjobthor;)

  17. rinda mengatakan:

    dah end ja thor trus kpn yulsic pnya baby hehe

  18. Niki mengatakan:

    woahh demen dehh kalo ff yulsic yg happy end kek begini😀
    yulsic nikahhh😀
    semoga cepet punya anak dehh, trus namanya kwon_niki :p

  19. zorakwon mengatakan:

    Ahahahahaaaa… happy endiing juga akhirnyaaaa… sooooosweeeeeeet

  20. im d mengatakan:

    Yul itu tangan mu lho.. bikin w pengen ikutan jg… hahaha.. Jessie dmna pun dan kpn pun gelendotan mlu sama Yul.. emng y pasangan Yulsic tu bikin w iri.. Yul yg manly.. gentleman.. Jessie yg manja.. cantik.. ah poko ne cocok lah mrka ni

  21. holmesrand0505 mengatakan:

    Cieee yulsic..hahahaha
    Bulan madu nya hajar terus ya..hehehehehe
    Taeny kapan bulan madunya??kekekekekk

  22. byun913 mengatakan:

    bgus lh yuri gk koid… kn kasian jg sicababy ny klau sang seobang gk ada…
    yulsic smpek skrang emg slalu pnuh misteri..

  23. tayuyakwon mengatakan:

    Andai ini nyata..
    Nyambung banget ini mah sama delulu rf hhaha..
    Daebak

  24. rizky zudha (@RZudha) mengatakan:

    manis banget moment YulSic.,,
    jdi ini kisah dri side Sica y., dan lanjutan dri post sebelumnya., oke”
    dsr Soo dan Hyo kalian itu memang pandai berakting😀

  25. wilhelmina mengatakan:

    Aww awalnya bikin mewek but makin kesini momentmomentnya bikin gue iri juga;$haha
    Btw, ada sepotong cerita dr ff yg kemaren dipost, jadi gue kira ff yang gue baca yg mana sebenernya gue ngeliat judul tp judulnya back to you agak bingung juga;Dhaha

  26. coel mengatakan:

    Klw ingat postingan IG sunny, brasa beneran, yulsic real Hihihi .. author bikin gue tmbh delulu aja hahaha

  27. Dee mengatakan:

    ini ada sambungan’a dari ff yg kemarin ya?
    ah yulsic…bikin diabetes deh*eh

  28. kwonjess mengatakan:

    epilog yulsic sweet banget bikin nyengir sendiri hehe…

  29. Vhie azuera mengatakan:

    Yulsic jjang !!😀

  30. Yeaaay akhirnya happy ending, aku sukaaa!!

  31. NewReader mengatakan:

    Hahaha…ada sad sama happy-nya cerita yulsic 😁

  32. RF_yulsic mengatakan:

    aha! ini prequel sekaligus sequel yang kemarin itukan?? untungnya happy ending ,,,,cieee yulsic

  33. Kwon echa kwon mengatakan:

    Eh??? ni ceritanya kek nyata yah ! :v
    Salut deh sama tuthor bisa bkin saya berdelusi lagi :v thankk u :*

  34. jidatseksikh mengatakan:

    yey happy ending!!!!!!

  35. liataegangster mengatakan:

    Aaaaaahhh… gileee lah. Gw bener2 susah mau bilang apaan. Satu yg ada dipikiran gw ” Kapan mreka bisa gtu benrran?”. Tapi yeaahhh…. kita semua tau gimana keadaan sekarang

  36. mutiaa mengatakan:

    Ini terusan yg sebelumnya yaa..
    Whooaa sweetnya yulsic, soo selalu iri ya sm yulsic. Keke

    Ok thor dtunggu ff lainnya *yulsic trutama 😝

  37. kwon dee mengatakan:

    ciiee yg dahh nikahh rncana mau pnya anak brpa??? :p

  38. yul+sic_4ever mengatakan:

    hmm tae jjang krn sllu pny solusi untuk memecahkn mslh, hehe sng dh liat yulsic bersatu

  39. SindyChoi mengatakan:

    ahaha,, kirain Yul meninggal,, ternyata dia hanya koma Dan idup lagi,, ehehe,,
    endingnya sweet banget,, HAPPY ENDING,,
    tp itu sunny sama tae mau melindungi YulSic yaa,, TaeSun ngecover YulSic biar YulSic terlindungi,, ahaha,, xD

  40. Jenong Judes Yul Poenya mengatakan:

    Seperti kembali ke masa lalu,,ga papa-lah… Ketimbang kangen mending baca2 kyk gini… Good job!! Mereka nikah… #semoga🙂

  41. kwonratna mengatakan:

    aiguuuuuuu yulsic akhirnya merid, uhuuuyyyy
    seneng deh liatnya, jd inget yg dlu;-);-)
    good job duo danshin, ngecover hub nya yulsic
    haduh seobang tangannya nakal

  42. RZ mengatakan:

    hahahhaaha ngakak. dasas yul.. aishh kenapa sih pasangan ini suka pamer2 kemesraan. mana si yul pecicilan sana sini, gak bisa diam ya tangannya klo udah disebelah sica. tapi gak sebyun taeng. wkwkwkwk. yeay! happy ending🙂

  43. YulJee mengatakan:

    Ini sequel yg sebelumnya ya Lee?
    Sukurlah ternyata yul oppa gw ga die. Hiks.. Hiks… Awalnya pas di ff yg sebelumnya gw pikir yul bener2 ninggal…

  44. kwonchatiz mengatakan:

    Akhirny bisa ikut tersenyum bhgia, stlh kmrn mewek2 kirain yul meninggal he…..
    mkch author jjang…..

  45. Qren mengatakan:

    ijin copas yah….
    .
    .
    oh yah happy new years…
    .
    .
    makasih😉

  46. royalfamilyshippersoneforever mengatakan:

    Sooswet banget..

    Author jjang!!
    Author faighting!!

  47. soneimagination77 mengatakan:

    yang terakhir beneran ada sunny update ig seperti itu?

  48. ring mengatakan:

    Happy ending .. Yulsic sosweet

  49. frima1992 mengatakan:

    hello hi hi bew reader salam kenal jadi baper baca ff dsini :p lanjutkan

  50. sukma1901 mengatakan:

    Syukurlahhh gag jd meninggal yul , klo kjadian gtu streas berat nih sicaa

    Yulll… Tu tangannn jgn byuuunnnn napa ?
    Hahaha

Comment Please ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s