Because I Don’t Know How To Love (Oneshot)

Posted: Desember 23, 2014 in ff snsd, one shot, yulsic
Tag:, ,

image

Tittle : Because I Don’t Know How To Love
Author : RoyalSoosunatic
Genre : Yuri (girl x girl), Romance, Drama
Lenght : Oneshot
Cast : Kwon Yuri, Jessica Jung and Other Cast

Song lyric by :
*FT Island – Because I Don’t Know How To Love
*FT Island – Severely
*Huh Gak – Monodrama

Because I Don’t Know How To Love
.
.
.
.
.
.

PROLOG

“Dengan mereka berdua.. benar aku melakukannya sampai klimaks.”

“Jika saja kau bukan seorang gadis aku sudah memukulmu sejak lama.”

“Jessica pantas mendapatkan orang yang lebih baik darimu.”

“Aku hanya mencintainya.. hanya Kwon Yuri seorang, itu alasannya.”

“Maafkan aku.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Manajer oppa meradang sementara Yuri duduk didepannya tanpa rasa bersalah. Bukan, gadis tanned itu sebenarnya merasa bersalah hanya saja Yuri tak ingin menunjukkannya. Yuri menerima semua makian yang dilontarkan sang manajer untuknya. Yuri sama sekali tak ingin mengeluarkan pembelaan toh pada akhirnya semua kata-kata yang dikeluarkannya pada akhirnya hanya akan bernasib seperti hembusan angin. Terlebih apa yang tertulis dalam artikel media online itu semuanya tepat.

Tentang dirinya, Yejin juga Yeseul. Tentang kisah cinta segitiga yang sudah menjadi buah bibir para petinggi Manajemen tempatnya bernaung. Bahkan beberapa netizen mulai berspekulasi. Meski SM sudah memblock semua berita tersebut tetap saja, bukankah rumor itu seperti virus?

Yuri yang kehabisan kata lantas mengambil sekotak rokok dari saku blazernya dan menyelipkan satu batang diantara bibirnya. Setelah itu tangan kirinya mengambil pematik silver kesayangan yang ia letakan ditempat yang sama ia menaruh rokok. Mata manajer bergerak cepat namun tangannya lebih cepat lagi. Diambilnya pematik silver itu dari tangan Yuri.

“Jangan coba-coba.” desisnya. Matanya berkilat  tajam. Walau mereka berada di ruangan kafe privat sebagai seorang publik figur bahkan dinding dan lantai saja bisa berbahaya.

“Micheseo?!”

“Lalu aku harus apa?” Yuri balik bertanya. Manajer kembali mendesah frustasi seraya memukul meja. Yuri tersentak tentu saja, namun ekpressinya tak banyak berubah. Dia tetap seorang Kwon Yuri yang angkuh. Manajer oppa mengeraskan rahangnya.

“Kami sudah mengambil keputusan. Selama scandal ini belum reda kau akan cuti dari SNSD.” putusnya akhirnya dan Yuri hanya bisa menerima itu.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Itu tidak benar, iya kan?” Jessica bertanya dengan suara gemetar. Telapak tangannya yang hampir membeku terkepal erat. Matanya berkaca-kaca. Disisi lain Yuri masih memunggunginya. Sejak 30 menit lalu tak sepatah katapun yang terucap dari bibir keduanya.

“Katakan Kwon Yuri!! Katakan!!” Desak Jessica lagi. Suaranya agak meninggi. Jessica tau dengan ini dia sengaja menginjak ranjau yang selama 6 bulan terakhir berusaha ia hindari. Matanya perih, airmata mengalir di pipi mulusnya. Kwon Yuri benar-benar membuatnya mati rasa. Diatas retakan hatinya Jessica masih berharap apa yang akan Yuri katakan takkan sama dengan apa yang orang-orang juga dirinya duga. Jessica masih berharap Yuri menyelamatkan kisah mereka, memegang tangannya, menarik Jessica dalam pelukannya, tidak membiarkannya selalu merasa sendiri seperti ini.

“Bukankah kau sudah mendengar semuanya?” Yuri balik bertanya. Kali ini iris cokelatnya tepat menghujam manik hazel Jessica.

“Dengan mereka berdua.. benar aku melakukannya sampai klimaks.” aku Yuri. Nafas Jessica tercekat. Oksigen serasa menolak memasuki paru-parunya.

“Brengsek!! K-kita berakhir!!”

Jessica pergi, Yuri tak bisa mencegah kepergiannya. Dengan emosi Jessica memacu mobilnya dengan kencang. Jalanan yang saat itu licin karena salju membuat keseimbangannya hilang. Mobil Jessica tergilincir, berguling beberapa kali sebelum akhirnya menabrak pembatas jalan dan berhenti dengan kondisi terbalik. Jessica tidak bisa diselamatkan. Mereka berakhir dalam arti sesungguhnya.

Di hari pemakaman Jessica…

“Jessica pantas mendapatkan orang yang lebih baik darimu.”

“Apa kau seorang manusia? Pembunuh!!”

Yuri terjatuh di kedua lututnya. Gadis tanned itu juga menangis. Menangis atas kebodohannya. Menangis atas sifat angkuhnya serta menangisi Jessica yang akhirnya menyerah pada mereka dengan cara yang begitu memilukan. Jika saja bisa, Yuri ingin memohon pada sang waktu untuk berulang dan membiarkan Yuri mengganti apa yang selama ini terlewat olehnya.

Jika saja sang waktu tau.. bahkan cinta saja memohon bersamanya.

The you I love, is leaving me
Though I haven’t yet said a word in my defense

The you I love, says she wants to be happy
I haven’t been able to say a word in pleading

Always, looking at your sad expression
I neglected you under the pretense of being busy
Because I was a wretched fool

I didn’t know then
Because I didn’t know how to love
Because I didn’t know how to hold you warmly

That a soft heart
Would collapse and fall, I didn’t know
And without thinking, I turned away from you

I didn’t know then
Because I didn’t know how to love
I came to leave you alone

Even saying sorry seems awkward
So I’ve passed you by again, pretending not to know

PROLOG END

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Yuri terbangun. Gadis tanned itu mengerjapkan matanya beberapa kali sebelum pandangannya yang semula buram kembali jelas. Hal pertama yang Yuri lihat adalah wajah leader mereka. Taeyeon berdiri seraya berkacak pinggang. Yuri bingung. Alisnya bertautan. Seingatnya semalam dia ada di sebuah klub -menikmati kepedihannya atas kepergian Jessica- bagaimana bisa ada Taeyeon? Yuri sadar jika dirinya sedang ada di dorm? Bagaimana hal itu bisa terjadi? Bukankah dia sedang ‘cuti’ dari semua kegiatan SNSD. Bagaimana?

Sebelum Yuri sempat mengutarakan apa yang ada dalam kepalanya. Taeyeon lebih dulu menarik tangannya dan menyuruhnya untuk segera mandi.

“Bersiap-siaplah. Kita akan menghadiri Inkigayo setelah ini. Kau satu-satunya orang yang belum siap. Kurasa virus sleepyhead Sooyeon menular padamu.” Taeyeon terkekeh sementara mata Yuri membulat. Otaknya yang berpentium lama masih berusaha mencerna apa yang terjadi. Inkigayo?

“Taeng sekarang tanggal berapa?” Yuri bertanya dengan jantung yang bedegup kencang. Mungkinkah ini…

“25 Januari, wae?”

Benar! Satu bulan sebelum kejadian itu. Berarti Sica.. Jessica-nya masih hidup.

Tanpa memperdulikan Taeyeon yang memanggil namanya, Yuri berlari ke segala penjuru dorm untuk mencari keberadaan kekasihnya. Jessica sedang berada di dapur, membantu Hyoyeon dan Yoona memasak. Yuri langsung menghambur ke arah Jessica dan menenggelamkan gadis mungil itu dalam dekapannya. Aroma shampoo yang Jessica kenakan tercium jelas di hidung Yuri, menyakinkan gadis tanned itu jika dirinya tidak sedang bermimpi.

Jessica terkejut saat Yuri memeluknya. Sebagai informasi saja sejak berita dating dirinya dan Taecyeon Yuri selalu bersikap dingin padanya. Walau Jessica berusaha menjelaskan namun tak banyak membantu. Beberapa fans mencurigai kecanggungan keduanya akhir-akhir ini dan berasumsi jika keduanya sedang perang dingin. Nyatanya itu benar.

“Bogoshipo.” Yuri memeluknya semakin erat. Jessica memutuskan menimati pelukan dari orang yang paling dikasihinya tersebut. Jessica juga menangis, hanya saja kali ini airmata itu airmata bahagia.

“Nado seobang-ah..”

“Jadi seperti inilah akhir dari YulSic cold war.” ujar Hyoyeon smentara yang lainnya mengangguk setuju.

Karena cinta selalu punya pilihan dan saat pilihan itu ditentukan maka sang waktu akan berjalan mesra di sampingnya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Lagi-lagi SNSD membuat penggemarnya terpukau. Penampilan mereka di Inkigayo kali ini sukses mencuri banyak perhatian, terlebih penampilan spesial dari dance grup mereka. Kesembilan gadis itu rehat sesaat untuk melepas penat, juga mengeringkan peluh yang masih bercucuran.

Disisi lain mata Yuri masih terfokus pada kekasih yang selama 5 bulan terakhir mendapat pengabaian darinya. Ego mudanya tak mau mendengarkan kata hatinya. Cemburu menguasai relung jiwanya, hingga pada akhirnya hal itu membuat Jessica pergi darinya. Yuri menggelengkan kepalanya, berharap potongan-potongan ingatan buruk tersebut menyeruak dari pikirannya. Sampai sekarang Yuri memang belum mengerti kenapa waktu berulang, terlalu nyata untuk sebuah mimpi dan terlalu memdetail untuk dikatakan sebuah dejavu.

Menyadari Yuri terus memandanginya Jessica balik menatap gadis tanned tersebut dan tersenyum padanya. Mata mereka bertemu. Yuri balas tersenyum dengan senyuman kekanakan namun manis yang telah lama Jessica rindukan. Bahkan sampai sekarang hal itu masih sanggup membuatnya melayang. Yuri memang tidak mengerti dengan apa yang tengah ia alami saat ini namun yang pasti dia masih punya sisa waktu untuk merubah segalanya -mungkin.

Letting you go without any expression, as if it’s nothing –
I practiced doing that every day but it’s still awkward

I also practiced how to secretly cry while smiling but
I feel like my trembling voice will give it away quickly

Loving is probably hundreds and thousands of times more difficult than breaking up
But I’m a fool that can’t live without you – what do you want me to do?

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Seoul, 28th Januari

“Kau dan egomu Kwon Yuri!! Jessica pingsan di musikalnya dan kau bahkan tak mau melihat bagaimana keadaannya?!”

Disudut ruangan Yuri tersenyum sambil melambaikan tangannya sementara Jessica masih melakukan reahersal bersama beberapa pemain legally blonde. Drama musikal Jessica. Ketujuh member SNSD -minus Yuri- sudah menonton penampilan Jessica, bahkannYoona sudah dua kali melakukannya. Orangtua Jessica juga Krystal sudah menyempatkan diri datang sementara Yuri belum pernah sekalipun. Oleh karena itu Jessica cukup terkejut -namun senang- saat Yuri memaksa untuk ikut, menemaninya berlatih dan menunggunya hingga selesai. Jessica tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya. Sejak beberapa hari lalu Yuri-nya tampak sudah kembali hangat.

Jessica mengemasi barangnya setelahnya yeoja berambut pirang tersebut berpamitan kepada kru. Jessica berlari kecil menghampiri Yuri yang sudah menunggunya. Saat mereka berjalan Yuri menggenggam tangannya dengan lembut dan membuat paras Jessica memerah.

“Maafkan aku.” ucap Yuri tiba-tiba seraya menghentikan langkahnya. Jessica mendongakkan kepalanya, menatap wajah Yuri. Berusaha menerjemahkan arti di balik ekspressi wajah kekasihnya.

“Untuk apa?” sungguh Jessica tidak mengerti. Yuri mengecup kening Jessica lama sebelum menjawab.

“Untuk semuanya.”

Keduanya kembali berjalan. Yuri menatap lurus kedepan sementara pandangan Jessica masih terpaku pada jari-jari mereka yang saling bertautan.

Severely, I guess I loved you too severely
I don’t even breath and I look around for you
I don’t know when I’ll be able to stop
Severely, I guess I loved you too severely
I think letting you go is more severe than dying

No matter how much it hurts, every day I practiced
Trying to get used to spending a day as if it’s nothing

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Seoul, 30th Januari

Ponsel Yuri bergetar. Yejin calling. Yuri memutuskan panggilan itu tanpa berpikir. Donghae, yang kini duduk di depan gadis tanned itu menatap tajam dirinya. Mata laki-laki sipit itu berkilat tajam. Bagaimana tidak jika seminggu yang lalu Jessica menangis tersedu -karena Yuri- padanya namun seminggu kemudian Yuri selalu menempel padanya seperti seorang gadis yang tengah pubertas. Donghae tidak mengerti. Apa yang sebenarnya Yuri inginkan?

“Bukan hanya sekali.” ucap Donghae. “Bukan hanya sekali dia menangis karenamu.” lanjut Donghae seraya mengeraskan rahangnya. Yuri tetap pada ekspressi tenangnya, membuat lelaki bermarga Lee itu menerka-nerka.

“Apa kau menikmati memainkan perasaannya?”

“Aniyo. Aku baru sadar betapa aku mencintainya untuk melakukan hal itu.” ucap Yuri serius.

Donghae mengepalkan tangannya erat. Kwon Yuri berkata seolah dialah orang paling suci di dunia. “Kau masih bisa berkata seperti itu setelah apa yang kau lakukan dengan Yejin juga Yeseul sunbae? Menurutmu ini lucu?”

“Aku tau aku salah.”

“Jika saja kau bukan seorang gadis aku sudah memukulmu sejak lama.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Seoul, 2nd Februari

“Kissing scene itu terlihat payah dimataku… tapi aku penasaran bibir siapa yang lebih kau nikmati? Lee JeHoon atau Yoo Ah-in?”

“Aku tersanjung karena mendapat kritikan langsung dari seorang Drama Queen.”

“Kau tau unnie, walau Jessica unnie tidak mengatakan apapun soal itu tapi kami semua tau setiap malam dia selalu menangis diam-diam karenanya.”

“……………………”

“Kalau kau melakukannya untuk membalas Sica unnie, menurutku unnie sangat kekanakan.”

Yuri mengendarai mobilnya dalam diam sementara Jessica yang duduk di sampingnya juga sibuk dengan pikirannya sendiri. Perlahan Yuri memberanikan diri menggenggam tangan Jessica dengan satu tangannya yang bebas. Jessica terisak pelan. Airmata yang sedari dibendungnya akhirnya tumpah. Yuri menghela nafas dan menepikan mobilnya. Gadis tanned itu melepas sabuk pengamannya lantas memeluk kepala Jessica, mengelus rambutnya lembut.

“Aku minta maaf sayang, aku memang bodoh. Tidak seharusnya aku melakukan adegan seperti itu tanpa memberitahumu.” bisik Yuri di telinga Jessica. Gadis yang berada dalam pelukannya tak lantas menjawab, Jessica justru semakin membenankan dirinya dalam pelukan Yuri. Bukan itu yang membuatnya menangis.

“Seobang aku tau kau melakukannya karena marah padaku tentang scandal itu tapi bukankah aku sudah menjelaskan-” kata-kata Jessica terhenti begitu Yuri menyentuh bibirnya. Selanjutnya Yuri mendekatkan wajahnya dan mengecup bibir Jessica lembut. Jessica memejamkan matanya tatkala perasaan mengambil alih logikanya. Keduanya hanyut seiring sekitar mereka yang serasa senyap. Ditengah ciuman itu Jessica menangis, keduanya menangis.

“Aku tidak marah padamu sayang. Tidak lagi.”

I don’t think I can forget you anyway
Even if I’m sick with an incurable disease
I’m a fool that can’t live without you – what do you want me to do?

Foolishly, I guess I loved you so foolishly
Because of you, I can’t even dream of another love
I’m a fool that only knows you – what do you want me to do?

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Seoul, 8th Februari

“Jika dia selalu menyakitimu, untuk apa kau bertahan dengannya?”

“Aku hanya mencintainya.. hanya Kwon Yuri seorang, itu alasannya.”

Malam ini, setelah makan malam romantis di sebuah restoran Yuri mengajak Jessica berjalan di kawasan Cheonggyecheon.

“Seobang-ah kenapa harus membawa payung?” Jessica bertanya namun Yuri hanya membalasnya dengan senyuman. Kemudian gadis tanned itu memeluk Jessica dari samping sehingga membuat tubuh mereka saling merapat. Setelah melihat jam di pergelangan tangannya, Yuri lantas membuka payung tersebut. Seperti sebuah kejaiban, tak lama setelahnya salju mulai turun.

“Bagaimana bisa?” takjub Jessica. Yuri hanya tersenyum.

“Indah kan?”

“Hmm…”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

14th Februari

Di hari Valentine, untuk kesekian kalinya Yuri membuat Jessica merasa spesial. Gadis berkulit kecoklatan tersebut datang ke acara musikal kekasihnya. Jessica tentu saja terkejut karena sehari sebelumnya Yuri bilang jika tanggal 14 dia ada pemotretan di Jepang. Yuri duduk di barisan paling depan dan melambaikan tangannya sementara Jessica lagi-lagi tampil memukau. Setiap mencuri pandang ke arah Yuri, gadis blonde itu selalu tersenyum malu-malu.

Di ruang make up, Jessica yang selesai berganti kostum terlihat sibuk mencari-cari sesuatu. “Unnie! Apa unnie punya spidol dan kertas?”

Diakhir penampilannya, Jessica sengaja membuka kertas berisi pesan yang ditujukannya untuk sang kekasih. Kali ini giliran paras gadis kecoklatan tersebut yang berubah merah. Nice Valentine, untuk keduanya.

♡Kwon Yuri Jjang!! Thanks for coming ^^♡

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

18th Februari

Yuri memijat kepalanya yang berdenyut. Yeseul dan Yejin kembali mengirim pesan padanya. Keduanya meminta bertemu. Walau Yuri selalu mengabaikan mereka tapi tak ada tanda-tanda keduanya akan menyerah. Yuri tau dia memang bodoh, Yuri tak mau terbakar tapi dia berani bermain-main dengan api. Keduanya -terutama- Yejin seperti jerat, sekali Yuri terperangkap gadis tanned itu takkan bisa lepas.

Semuanya berawal dari sebuah klub malam. Saat itu Yuri yang sedang patah hati karena Scadal TaecSic memutuskan untuk menghabiskan waktunya di sebuah klub malam. Disanalah dia bertemu Yejin -yang ternyata entah sejak kapan menaruh hati padanya. Intensitas pertemuan mereka yang sering membuat keduanya akrab. Sampai suatu hari Yejin menyatakan cintanya, Yuri yang saat itu masih patah hati menjadikan Yejin sebagai pelarian. Dan disanalah semua masalah berawal.

Yuri yang saat itu liar tak dapat mengendalikan dirinya. Tak cukup dengan Yejin, Yuri mulai bermain dengan Yeseul. Salah satu sunbae yang memang menaruh hati padanya. Saat itu Yuri terlalu naif, dengan berlari ia pikir rasa sakitnya bisa berkurang bahkan hilang namun Yuri salah karena semakin ia berlari suara Jessica semakin keras memanggil namanya. Bayangan gadis blonde itu seakan semakin jelas dalam pandangannya. Namun Kwon Yuri tetaplah seorang Kwon Yuri, egonya saat itu masih berkuasa. Yuri mengabaikan Jessica juga perasaannya dan tanpa sadar sering kali membuat gadis blonde itu terluka.

Yuri ingat, hari ini hari dimana artikel tentang Yejin, Yeseul dan dirinya pertama kali menguak. Dan Yuri yakin berita itu sudah sampai di telinga Jessica.

“Seharian ini Jessica unnie mengurung diri di kamarnya.” lapor Yoona. Yuri menutup wajah dengan kedua tangannya. Sesaat kemudian pandangannya beralih pada kalender kecil yang diletakkan di atas meja. Seminggu lagi.

19th Februari

Yuri menahan pergelangan tangan Jessica yang akan melewatinya begitu saja. Mata gadis berambut pirang tersebut sembab.

“Maafkan aku.” Ucap Yuri penuh penyesalan. Jessica bergeming, tidak tau harus memberikan tanggapan seperti apa. Berita semalam lebih dari cukup untuk membuat hatinya remuk dan pagi ini gadis itu belum mempersiapkan dirinya untuk mendengar permintaan maaf Yuri.

“Berita itu benar.” lanjut Yuri. Jessica ingin pergi namun kakinya tak mau bergerak. “Lebih dari itu, aku melakukannya dengan mereka berdua.”

“Cukup!!” teriak Jessica sambil menghempaskan tangan Yuri. Mata mereka bertemu, keduanya sama-sama terluka, keduanya sama-sama menangis.

I silently sit and think about us and how we became this way
I sit still and close my eyes and think of you, your face and us two
I pace back and forth again and think about us and how became this way
We can never turn it back now, what to do, what to do?

It might all be over, it can never be turned around but
It can’t be, don’t say that you’re not confident, what do I do?

I know, I love you more than I love myself
Without you, I can’t breathe for a single day

“Yejin unnie maafkan aku. Kita akhiri saja semuanya.”

“Yeseul unnie, maaf. Aku tidak bisa menyakitimu juga orang yang ku cintai lebih lama lagi.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

25th Februari

“Ahjussi yakin bisa mengendarai mobil ini sendiri? Anda sedang mabuk.” ujar seorang pelayan gusar. Sambil menopang sang ahjussi, matanya bergerak kesana-kemari mencari taksi.

“Aku tidak mabuk!!” jawab pria paruh baya itu bersikeras.

Yuri dan Jessica masih tidak saling bicara. Suasana ditengah keduanya pun masih terasa canggung. Jessica selalu menghindarinya.

Sesaat setelah sampai di gedung SM, Yuri langsung menuju ruang latihan. Member lainnya sudah berkumpul lebih dulu -kecuali Jessica.
“Sooyeon bilang dia sedang membeli minuman di minimarket sekitar sini. Ada apa Yul? Kenapa wajahmu panik begitu?”

Tanpa menghiraukan pandangan heran member lainnya, Yuri berlari keluar untuk mencari keberadaan Jessica. Yuri berlari dengan perasaan tak menentu sambil sesekali melihat jam di pergelangan tangannya. Hari ini adalah….

Sementara itu Jessica yang sedang berjalan berhenti begitu melihat poster SNSD di etalase sebuah toko. Mereka bersembilan tersenyum bahagia, meski begitu pandangan Jessica hanya tertuju pada Yuri seorang. Dibalik syal yang hampir menenggelamkan separuh wajahnya Jessica menghela nafas.

“Kurasa Yuri punya keberanian besar untuk mengaku padamu. Kau tau itu bukan hal yang mudah.”

“Sebelum kau melepas sesuatu renungkan kembali apa yang selama ini kau pertahankan. Walaupun begitu sebagai seorang ibu, aku akan mendukung apapun keputusanmu. “

“Jika dia selalu menyakitimu, untuk apa kau bertahan dengannya?”

“Aku hanya mencintainya.. hanya Kwon Yuri seorang, itu alasannya.”

“Kau tau apa babo? Sampai sekarang hal itu tidak berubah.” Jessica bergumam sambil memandangi foto Yuri dan kembali berjalan.

Sampai di sebuah persimpangan Jessica berhenti dan menunggu lampu penyebrangan berubah hijau. Minimarket yang ia tuju tepat berada di depan.

Yuri berhenti berlari. Gadis tanned itu menunduk sambil memegangi lututnya. Nafasnya tersenggal, namun Yuri belum menyerah. Gadis tanned itu takkan menyerah jika yang mereka bahas adalah Jessica. Yuri mengeluarkan ponsel dari sakunya dan mencoba menghubungi Jessica.

Severely, I guess I loved you too severely
I don’t even breath and I look around for you
I don’t know when I’ll be able to stop
Severely, I guess I loved you too severely
I think letting you go is more severe than dying

Jessica berjalan begitu lampu penyeberangan berubah hijau. Gadis blonde itu tidak sadar jika mobil dengan kecepatan tinggi melaju ke arahnya. Pengemudinya sedang mabuk. Semuanya terjadi begitu cepat. Jessica merasakan tubuhnya terhempas ke pinggir jalan dan saat Jessica berbalik Yuri sudah tergeletak tak sadarkan diri di tengah jalan. Gadis tanned itu mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan Jessica.

“Andwee!!!” Jessica bersimpuh di hadapan Yuri sambil mengguncang-guncang bahunya dengan panik.

“Yuri-ah ireona!! Ireona jebal..” Jessica menangis namun hal itu tak lantas membuat Yuri sadar. Mata gadis tanned itu terpejam rapat. Jessica memeluk kepala Yuri dengan kedua tangannya.

Apa dia terlambat? Jessica tidak ingin Yuri pergi, terlebih lagi gadis blonde itu belum mengatakan pada Yuri jika ia sudah memaafkannya.

“Jebal.. kajima.”

I didn’t know then
Because I didn’t know how to love
Because I didn’t know how to hold you warmly

That a soft heart
Would collapse and fall, I didn’t know
And without thinking, I turned away from you

I didn’t know then
Because I didn’t know how to love
I came to leave you alone

Even saying sorry seems awkward
So I’ve passed you by again, pretending not to know

Even though I know now
Even though I know how to love
The person whom I wish to love isn’t here

A love that has given only tears
I hope everyone will forget and be happy at all costs
Everyday, while crying, all I do is pray
That in my next life, I won’t have a young love

When I really understand love,
If I meet you then, I’ll take you into my arms
So that we’ll only have happy dreams

Even though now, I’m sending you away
.
.
.
.
.
.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>END

Komentar
  1. oebayoonyul mengatakan:

    T__T
    ternyata gx cukup kmrn aja dibuat menitikkan nih air, sekrg nih author pake
    buat ff macem nih

    huhuhu

  2. tartar mengatakan:

    wae.. wae.. wae…

  3. joo mengatakan:

    Uhh.. Ceritanya bikin nangis.. Bahkan Yuri masih ingat detail kejadian sebelumnya dgn baik dan berusaha memperbaikinya.. Keren.. Salam and next..

  4. SicaBaby mengatakan:

    pagi2 udh mewek..terhaaru ama Yulsic..apalagi Yul yg udh ngaaku salah dan rela ketabrak demi Sica. 😥

  5. byuntae attack mengatakan:

    apakah berakhir begitu? yulsicselalu bikin miris

  6. haruna mengatakan:

    T_T hajimaaa…
    Knp akhir2 ini yulsic ffnya sad ending smua Thor..
    Nasibnya yulsic gw tragis bgt..sekali2 hap end donk…ckckck…

  7. kwonjess mengatakan:

    prolog nya mengerikan tp end nya lebih mengerikan…yuri mengorbankan dirinya buat sica…hmmm org tu knp nyetir kalo mabuk??kan yuri ketabrak deh

  8. NewReader mengatakan:

    😢 sad ending…dikira bakalan berbeda sama mv severely.

  9. Annyeong
    Ohhhh tidak,,,,knp jd sad bgni,,,,krain ngak ad trjdi stlh yuri bngun dan mnydri smua nya,tp ngmng2 ini kok lgi2 ada kaitan nya sm tante2 hadeuuuhhhh dsar kwon player,,,
    Tp ttp aj yulsic nya psah yul metong demi sica,,,,
    Huaaaaa sadisssssss,,,,,
    Tp ini siiiip cuy,,,
    Ttap smngatttttt
    Gomaomao

  10. tayuyakwon mengatakan:

    Beginikah akhirnya ?!

    :-\ :'(:'(:'(:'(:'(:'(:'(

  11. jhulye_kwony mengatakan:

    Tragis^^
    Hikss…bkin mewek
    Sakitnyatudisini

  12. holmesrand0505 mengatakan:

    Thor..kenapa harus sad ending??huaaaaaaaaaaaa

  13. selomkwon mengatakan:

    thor senang banget sih bikin ff sad… buat yg happy dong setidaknya hanya di dunia ff bs lihat yulsic happy!!!

  14. puy mengatakan:

    Dug thor 😭😭😭😭😭😭😭

  15. Fadila mengatakan:

    -_- yulsic sama2 terluka tpi nutupin. Pagi2 udh mewek:(

  16. kwonratna mengatakan:

    huaaaaaa kok sad ending sih hiks…..
    yul brkorban untk sica stelah apa yg prnah yuri lakukan
    nasibnya yulsic miris bngt ya….

  17. Bombom mengatakan:

    Sedih dahc.. Yul hrus mngorbankn nyawanya..
    huhuhu
    Sad ending neh ya..
    hmmmm

  18. vhie azuera mengatakan:

    sad ending…😦

  19. ciahashyoung mengatakan:

    Seriussan end akhhh

  20. wie sone mengatakan:

    jadi ? yul yg mati ? yul lg yg brkorbn ? hri ini gw bca ff 3x dan lg2 nyesek😦

  21. Vana mengatakan:

    😥😥😥
    sequel’nya thor yg happy ending

  22. rizanuzula mengatakan:

    Huufftt sad ending ni thoorr…T.T…..mimpinya gtu eh kenyataannya malah yul mati hufftt…. yulsic emang lagi byak musibah nih -.-“

  23. Jenong Judes Yul Poenya mengatakan:

    Berasa kembali ke awal tahun lalu… Tapi… Ending-nya nge-gantung kyk jemuran -_- ??!!! Sumpah demi-kiandanterimakasih,pengin bisa liat yulsic lg😥

  24. soshilovestoryfanfic mengatakan:

    hmm suasananya mirip2 lagu In Heaven-nya JYJ, kembali ke masa lalu tapi tdk mengubah apapun. yah mskpun disini yg akhirnya meninggal beda. mngkn krn efek kecelakaan mobil di scene trakhir itu kali ya yg membuat feel nya kyk lagu itu. wkwkwkwk

    sayang sekali pada akhirnya yulsic tetep nda bsa bersama. (T^T)

  25. Xiao Prince mengatakan:

    Bikin gue greget sendiri.. :3

  26. kwon dee mengatakan:

    yul memperbaiki smuanya dan merubah takdir..😥

  27. Rinda mengatakan:

    ak dh sring bca ff yg gni tp aneh ttp aja bsa buat ku mewek.T T

  28. namida sigumakamada mengatakan:

    Huaaa yulll😥
    Yul bnr2 nyesel dan dia ngrubah takdir supaya bkn sica yg mninggal tpi dia,tpi ksian sicanya jd janda#plakkk😀
    Sica disini solehah bgt ya..hee
    Ini kaya severely versi yulsic thor tpi gk sma bgt sih
    D tunggu next updatenya thor
    Apalagi yg bodyguardnya#readerrese😀

  29. t mengatakan:

    Menurutku versi yulsic lebih kece dr pada yultae yg kemaren. 잫아

  30. Andwaeeeeee!!!! Jangan sad ending please unnie

  31. mrharu89 mengatakan:

    Kenapa cukup tragis dalam hidup kwon yuri, takdir pertama dia ditinggal jessica dan takdir kedua dia meninggalkan jessica intinya sama sama yuri g bisa memiliki jessica seutuhnya, selamanya dan yulsic gak bisa bersatu :’) thanks author ceritanya cukup rumit tapi dapat feelnya, wepe kesayangan🙂

  32. im d mengatakan:

    Ew.. w kga rela Yul metong.. balikin Yul.. hhuuuaaa

  33. rara_ mengatakan:

    T_____T

  34. javier janetti mengatakan:

    legenda love triangle , bikin sedih aja baca nya !! lebih sedih lagi klo bsok dating scandal yuri keluar .. goodjob author

  35. tuYUL_SICk mengatakan:

    uuh gw jd flashback…
    hikhs kangen yulsic.. mana ne crita jg ngenes😥

  36. yul+sic_4ever mengatakan:

    waduh knp jd yul oppa yg mati thor ksian dh yul hrus mati bgitu jg sm sica,oneshot kali ini sad ending

  37. defy86devampire mengatakan:

    Huhuhu… andweeeew jgn biar yuri meninggaaaaaal

  38. Dee mengatakan:

    ebuset ini cerita yulsic’a nyesek amat.njess kaga kcelakaan lah yul’a yg ketabrak sampe metong gitu T_T
    itu mana ahjusi yg mabok’a,biar ku bejek2 dia :3

  39. mutiaa mengatakan:

    Yah sad ending 😭,yuri seakan merubah takdir sica yg bakal kecelakaan di mimpi yuri,*pengorbanan seobang …

    Haii author,gue reader baru salam kenal☺..
    Gue udh baca ff lu dr awal wkwk *rajin kan abis penasaran mending gue baca dr awal 😝,nd mian baru smpet koment disini. Hehe

  40. newbie86 mengatakan:

    Oneshoot ny nyesek bngt….
    Yul bnr2 ngrubah mimpi ny ni biar sica gk mati tp die yg gantiin….

  41. zorakwon mengatakan:

    Yuri matiiii??? Syukurlah dia keburu mati seblum sakit ati gara” jenong couple debut #walohanyadalamepep

  42. Kwon echa kwon mengatakan:

    Oh tidakk O.o tuthor berhasil membuat saya menangis tersedu sedu T_T

  43. arikatiiYoona... mengatakan:

    Kmrn gue baru baca stngah ‘ gak nyangka klo jdi sad ending bgni…. Hhuuuuu yurinya mati hiks ˚◦°•(⌣́_⌣̀)

  44. RZ mengatakan:

    huwaaaaaaaaa T.T hiks hiks. ending yg memilukan 😦

  45. vidy512 mengatakan:

    aiihhhh!! ini kaya MV Severely! Yuri balik ke waktu sebelum Jessica meninggal eh tapi akhirnya malah Yuri yang meninggal.. :((
    dulu waktu pertama kali nonton MV itu nangis.. eh pas baca ini juga hampir nangis.. hahahaha.. asli ini ga lebay😄

  46. byun913 mengatakan:

    yah walaupn yuri koid dia udh mutusin selingkuhan ny dn lbh milih sica…

  47. rizky zudha (@RZudha) mengatakan:

    sempet nebak sih jalan critany d awal.,,
    tpi aku lbih demen klau bca dan ngikuti alur karya author.,
    dan itu bikin aku terbawa suasana.,,

  48. riyukarina mengatakan:

    feel dah feel ^^
    walupun udh tau endingnya…
    nice nice….

  49. Niki mengatakan:

    aku cuma liat MV’a aja nangis lohhh😥
    ini yulsic juga sama bikin mewekkk huaaaaaaaaaaaaaa T.T

  50. RF_yulsic mengatakan:

    huhuh nyesekk

  51. jidatseksikh mengatakan:

    np akhir2 ni kish yulsic ngenes terus ye?????hiks hiks…….

  52. SindyChoi mengatakan:

    huwaaaa,, ending yg sangat menyedihkan,, wae Thor?? wae??
    idupin si Yuri lagi sono Thor,, T_T #Plak

  53. kwonchatiz mengatakan:

    Hikz…hikz…..
    air mata ni meluncur tanpa hrz dikomando…..
    Ketika cinta haruz berkorban tnp berpikir 2x. Mezkipun nyawa taruhannya….
    itu sungguh menyentuh hati.
    Good job author. Thankz……

  54. YulJee mengatakan:

    Time travel? Ohohoho….. ^^

    andai waktu bener2 bisa diputar ulang gw ga bakal biarin sica kenalan sm si jidat lebar KT n bikin yulsic bernasib ngenes ke gini.

    Tapi ending-nya ngenes juga. T.T

  55. SicaBelongsToYuri mengatakan:

    andwaee authoorr ㅠ.ㅠ

  56. ArChan mengatakan:

    dih maennya sama tante tante mele -_-” dasar kwon

  57. anirecamp mengatakan:

    jadi inget lagunya junsu yang judulnya In Heaven, tragis T_T

  58. jung sooin mengatakan:

    Huhuhuhu… thor.. makasih sudah buang air mataku meluncur dengan sendirinya..😥
    Besok2 klok buat ff jngn dimatiin ya thor yul oppanya😥

  59. ring mengatakan:

    Huaaa kenapa sad ending? T_T

  60. sukma1901 mengatakan:

    Copot jantung gw mbacanya
    Bsa ga author jangan mainin hati readers?
    😰😰😰😰😰

Comment Please ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s