I’m Not a Pedo*** (Part 3)

Posted: Desember 7, 2014 in ff snsd, taeny, yulsic
Tag:, , , , , ,

Tittle : I’m Not a Pedo***
Author : RoyalSoosunatic & YulJee
Genre : Yuri (girl x girl), Comedy Romance
Lenght : Chapter
Cast : Kim Taeyeon, Kwon Yuri, Jessica Jung, Tiffany
Hwang and Other Cast

Part 3
.
.
.
.
.

Pagi-pagi sekali sudah ada orang yang mengetuk pintu rumahnya.

“Sebentar!!” ujar Taeyeon seraya mengikat rambutnya ke atas. Di hari libur seperti ini Taeyeon sangat berharap bisa menikmati waktu liburnya tapi melihat bagaimana keadaan rumah mereka membuat darah gadis berkulit pucat itu serasa naik ke kepala semua. Apalagi kalau bukan karena kebiasaan berantakan Yuri, berbeda 180 derajat dengan dirinya yang seorang perfeksionis sejati.

“Selamat pagi!” seorang wanita paruh baya tersenyum padanya. Taeyeon menautkan kedua alisnya dan semakin bertambah bingung saat wanita itu menyerahkan satu bungkusan ke tangannya.

“Ini kimchi buatan rumah, karena kalian tetangga baru kami ingin kalian mencobanya.” ucap bibi Kang ramah. Taeyeon balas tersenyum padanya. Mengingat kata tetangga Taeyeon jadi merasa bersalah. Karena terlalu sibuk sejak pindah ke tempat ini belum banyak orang yang dikenalnya selain bibi Kang, bibi Shin penjaga toko di sudut jalan -setiap minggu Taeyeon dan Yuri bergantian untuk membeli kebutuhan mereka- dan paman Jang -petugas kebersihan yang biasa mengangkut sampah setiap hari minggu.

“Terimakasih.” Taeyeon tersenyum. Sesaat kemudian gadis itu menunduk untuk menyamakan tingginya dengan namja kecil yang sedari tadi bersembunyi dibelakang kaki bibi Kang.

“Dia cucuku, Minhyuk, dia sedikit pemalu. Minhyuk ayo beri salam pada noona.”

“Annyeonghaseyo.”

“Ah kyeopta ^^”

Setelahnya bibi Kang pamit. Wanita paruh baya itu bilang masih banyak yang harus dia kerjakan. Taeyeon meletakkan kimchi pemberian itu di dalam kulkas sebelum menghela nafas. Sama seperti bibi Kang, banyak yang harus dikerjakannya dan hal pertama adalah merapikan semua kekacauan yang Yuri buat.

Walau beberapa bulan telan terlalu, namun hubungan Yuri dan Taeyeon tidak kunjung mengalami perkembangan. Seperti yang dibilang sebelumnya, keduanya hanya disibukan oleh urusan dan kegiatan masing-masing. Yuri oleh sekolah, teman-teman, dan kegiatan basketnya, sedangkan Taeyeon orgasme dalam pekerjaannya sebagai guru, asdos, juga kuliahnya yg sebentar lagi akan masuk dalam tahap penyusunan tesis.

Taeyeon butuh dua jam penuh untuk membereskan semuanya. Semua bagian tubuhnya terasa pegal karenanya gadis pendek itu memilih untuk membaringkan tubuhnya diatas sofa. Yuri yang baru bangun tampak kebingungan mencari-cari sesuatu. Taeyeon menyadari hal itu tapi tak berniat membantu, lagipula itu bukan urusannya. Bukan juga Taeyeon peduli atau semacamnya. Sampai saat ini keadaan dan sikap keduanya masih saja canggung dan aneh. Yuri masih takut dan segan pada Taeyeon, dan Taeyeon masih betah dalam mode dingin dan acuhnya.

“Ssaem?” Yuri bertanya ragu.

“Mwo?” Taeyeon masih berbaring sambil memejamkan matanya.

“Apa ssaem melihat seragam basketku?”

“Benda itu milikmu dan bukan urusanku.”

Mendengar jawaban Taeyeon, Yuri menghela nafasnya. Gadis tanned itu kembali masuk ke kamarnya. Berharap seragamnya dengan ajaib ada disana. Yuri jadi kesal sendiri, kenapa dia bisa lupa dimana menaruh benda sepenting itu.

Mendengar pintu tertutup Taeyeon pun membuka matanya. Benar saja Yuri sudah masuk kembali ke kamarnya. Setelah Yuri tak terlihat lagi Taeyeon lantas tersenyum, hal yang sejak tadi ingin dilakukannya. Taeyeon sebenarnya tau dimana benda yang Yuri maksud, saat beres-beres tadi Taeyeon menemukannya di bawah sofa -Taeyeon sudah meletakkannya di tempat cucian. Bagaimana benda itu bisa ada disana? Entahlah, tapi yang pasti Yuri dapat pelajaran kali ini. Taeyeon berharap setelah ini gadis tanned itu bisa sedikit rapi. Taeyeon tak mau kembali menemukan kaos kaki di dekat televisi, pasta gigi diatas meja makan, ponsel dalam wastafel atau semacamnya.

Taeyeon belum berhenti tersenyum. Sebenarnya tadi Taeyeon tak benar-benar menutup matanya, gadis pendek itu sempat mengintip ekspressi Yuri. Wajah Yuri yang kebingungan terlihat menggemaskan. Selain itu sebenarnya Taeyeon salut pada Yuri, sebagai gadis muda berusia 14 tahun, yeoja kecoklatan itu termasuk tegar dan tabah dalam menghadapi coban hidupnya. Tak sekalipun Taeyeon pernah
mendengar Yuri mengeluh atau bahkan menangis. Kehilangan
orangtua diusia muda bukankah itu sangat berat? Tapi Yuri, dia
tetap menjalani kehidupannya dengan baik tanpa pernah
meratapinya. Berbeda dengan Taeyeon yang justru selalu
tenggelam dalam kesedihannya terhadap Jungsoo. Dan kalau
diperhatikan, Yuri juga memiliki sifat yang baik. Satu-satunya sifat
yang tidak Taeyeon sukai dari Yuri hanyalah sifatnya yang agak -sangat- berantakan, berbeda dengan Taeyeon yang sangat rapih dan
bersih. Seandainya jika umur Yuri 6 atau 7 tahun lebih tua dari usianya
yang sekarang mungkin Taeyeon bisa mencoba untuk melirik gadis
berkulit eksotis itu dan…. Taeyeon mengacak rambutnya frustasi. Dia pasti sudah gila karena sudah berpikiran seperti itu.

Kim Taeyeon sadarlah!!!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Melihat hubungan Yuri dan Taeyeon yang tak kunjung mengalami kemajuan membuat paman Kim harus memutar otak untuk mencari cara agar anak-menantunya itu bisa memiliki moment-moment yang
manis untuk mendekatkan keduanya. Dia sudah tak sabar lagi ingin memiliki ‘cucu’, tapi bagaimana hal itu bisa segera terwujud jika setiap kali dirinya dan sang istri berkunjung ke ‘rumah’ YulTae mereka selalu mendapati keduanya dalam kondisi yang canggung dan saling menjaga jarak seperti orang asing.

Paman Kim sebenarnya telah merancang bulan madu yang romantis untuk mereka sejak keduanya menikah ke pulau Bali -yang sudah terkenal sebagai pulau surga untuk para pengantin baru, tapi hal itu  belum bisa terlaksana karena Taeyeon selalu menolak mentah-mentah rencana bulan madu itu. Tapi paman Kim tidak akan kehilangan akal. Percuma orang-orang menjulukinya cupid sewaktu dia masih muda jika pria tua itu tidak memiliki trik-trik ‘brilian’ lain untuk menyatukan Taeyeon dan Yuri.

Malam ini paman Kim sengaja mengajak istrinya untuk
menginap di rumah pengantin baru tersebut. Alasannya sih rindu pada putri tunggalnya itu padahal itu cuma modus agar dia bisa membuat
Yuri dan Taeyeon tidur sekamar sementara dirinya dan sang istri secara semena-mena meminjam kamar Yuri.

“T-tapi appa-”

“Tidak ada tapi-tapian lagipula apa salahnya jika kalian tidur bersama?”

Pada akhirnya Taeyeon menyerah, gadis itu memang keras kepala tapi paman Kim lebih keras kepala darinya. Bagaimanapun sifat Taeyeon diturunkan dari pria paruh baya tersebut.

Paman Kim menyeringai nakal ketika dia berhasil merusak
mesin penghangat ruangan di kamar Taeyeon. Siapa yang bisa
tahan tidur tanpa penghangat dicuaca dingin seperti sekarang?
Jika tidak ada mesin penghangat bukankah mereka harus
mencari sesuatu untuk ‘menghangatkan’ diri masing-masing di
tengah kondisi seperti itu?

‘Hahaha….. Kim Hyunjae, otakmu benar-benar jenius’ puji
paman Kim untuk rencananya sendiri.

Memang, dia tidak bisa berharap lebih dari ide ‘brilian’nya ini. Taeyeon yang gengsian tidak akan mungkin mau memulai untuk mendekati Yuri, sedangkan Yuri yang polos tidak akan beranimberbuat macam-macam kepada Taeyeon. Jangankan berbuat macam-macam, mengerti saja belum. Paman Kim ingat kejadian beberapa hari yang lalu dimana dia sengaja memberi les ‘privat’ kepada Yuri tentang apa itu rumah tangga dan kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan sepasang ‘suami-istri’. Saat paman Kim masuk dalam ‘pelajaran inti’ yaitu ‘kegiatan’ dewasa orang yang telah menikah, paman Kim harus menghela nafas beratnya. Bagaimana tidak, jika saat dia memutar film dewasa gadis kecoklatan itu terus saja bertanya dengan wajah
yang merah dan kebingungan…

“Paman, sebenarnya ini film apa?”

“Paman, k-kenapa kedua orang itu te-telanjang? Apa mereka
tidak malu?”

“Pa-Paman, s-sebenarnya mereka berdua itu sedang berbuat
apa? K-kenapa mereka berteriak seperti orang kesakitan tapi
terus saja me-melakukan itu?”

Dan, bla bla bla bla….

Benar-benar gadis yang polos. Satu sisi paman Kim merasa berdosa karena harus mengotori otak Yuri yang masih suci. Tapi apa boleh buat, ini semua kan demi kebaikan rumah tangganya juga.

Untung saja ‘kejahatan’ paman Kim segera terbongkar. Taeyeon yang sejak awal mencurigai gerak-gerik sang ayah segera menyelamatkan Yuri sebelum ayahnya mengotori otak Yuri lebih jauh lagi.

“Appa!! Kenapa appa harus melakukan hal seperti itu? Kekanakan sekali!!”

“Yuri-ah dengarkan aku! Lupakan semua yang kaulihat tadi, arraseo?”

“N-ne ssaem.”

Yeah, paman Kim memang tidak bisa berharap jika anak dan menantunya akan berbuat ‘sesuatu’ seperti apa yang ada dalam
otak mesumnya. Tapi setidaknya paman Kim berharap jika udara dingin akan membuat mereka saling merapatkan diri.

“Jangan khawatir ssaem, aku tidak akan menganggumu. Aku akan tidur di sofa.” ujar Yuri. Taeyeon yang sedang mengganti bajunya dengan gaun tidur  melirik gadis tanned itu sebentar tanpa berniat memberikan tanggapan.

Taeyeon yang tidak tau apa-apa merasa heran saat udara menjadi lebih dingin dari biasanya padahal sekarang musim semi. Yuri yang tidur di sampingnya sudah lama terlelap. Ya, pada akhirnya Taeyeon membiarkan Yuri tidur di sampingnya. Bagaimanapun Taeyeon tidak sampai hati membiarkan Yuri tidur di sofa lagipula jika gadis pendek itu ingin menyalahkan seseorang, orang itu pasti ayahnya. Setelahnya Taeyeon membenarkan letak selimut yang menutupi Yuri.

“Kenapa aku bisa terjebak dengan anak kecil sepertimu?” Taeyeon bergumam sambil memperhatikan wajah Yuri, dada gadis tanned itu naik turun dengan teratur. Taeyeon tau otak mesum sang ayah membayangkan yang tidak-tidak saat ini tapi tentu saja itu tidak mungkin, Yuri bahkan tidak bereaksi apapun saat Taeyeon berganti baju di depan wajahnya.

“Jaljayo..” gumam Taeyeon lagi. Setelahnya gadis pendek itu mulai menyusul Yuri ke alam mimpinya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Saat makan siang seperti biasa Yuri mengantri untuk memgambil makanan untuknya dan Jessica. Sementara Jessica bersikap layaknya seorang putri yang sedang menunggu pelayan untuk menghidangkan menu untuknya. Gadis berambut cokelat terang tersebut tersenyum sambil memperhatikan punggung Yuri. Tak sedetikpun adik kelas menawan itu luput dari perhatiannya. Jessica bahkan sering kali -tanpa sadar- menunjukkan wajah cemberutnya saat Yuri berbicara dengan siswi lain, seperti saat ini.

“Sekarang aku tau kenapa orang-orang menggosipkan kalian.” cibir Tiffany yang duduk di depannya. Gadis maniak pink itu kembali tampil modis dengan modifikasi disana-sini pada seragamnya. Sebuah syal pink melilit lehernya sementara di dada sebelah kirinya tersemat bross dengan lambang H-Wang Fashion -perusaahan fashion milik keluarganya. Tak salah jika Tiffany menjadi salah satu dari sebagian kecil siswa populer di sekolah elit tersebut. “Berhenti memasang wajah seperti Jessie, memangnya Yuri itu kekasihmu?”

Daripada membalas perkataan Tiffany, Jessica lebih memilih melempar tissue ke arah sahabatnya tersebut. Sahabat yang sudah Jessica kenal selama lebih dari separuh hidupnya.

“Aku kira kau tidak mau mendengar informasi apapun selain yang berhubungan dengan nona Kim.” Jessica menyilangkan tangan di dadanya. Tiffany mengangkat bahunya cuek.

“Kau tau, bahkan dinding dan tiang-tiang disini memiliki telinga.”

“Seperti aku peduli saja.” kali ini giliran Jessica yang mencibir dan membuat Tiffany tergelak.

“Hei yeoja berjidat lebar, akui saja sebenarnya kau berharap apa yang dibicarakan orang-orang selama ini menjadi kenyataan, iyakan?” Tiffany menggodanya dan membuat Jessica menginjak kakinya di bawah meja.

“Kau tau ekspresimu sudah berbicara banyak.” Tiffany tersenyum penuh kemenangan sementara Jessica menunjukkan tinju di depan wajahnya.

“Bicara sekali lagi!”

“Apa aku lama?” Yuri datang sambil membawa nampan berisi makan siangnya dan Jessica. Gadis berparas dingin itu tersenyum pada Yuri.

“Lumayan. Dan Yuri-ah..”

“Ne?”

“Jangan terlalu sering berbicara pada Yeseul, aku tidak suka padanya.” ucap Jessica sambil melingkarkan kedua tangannya di lengan Yuri dan menyenderkan kepalanya di bahu gadis tanned tersebut. Yuri bukannya tidak menyadari jika banyak mata yang tertuju pada mereka. Yuri juga bukannya tidak tau gosip hangat yang tengah beredar saat ini -tentang dia dan Jessica yang pacaran- namun Yuri tidak mau menanggapinya terlalu serius. Lagipula dirinya dan Jessica hanya teman, Yuri pikir skinship seperti wajar-wajar saja.

“Wae? Yeseul sunbae juga temanku?” Yuri jadi bingung.

“Sederhana saja Yuri-ah, dia cemburu.” Tiffany mengedipkan sebelah matanya dan pergi. Selain karena takut Jessica akan membekukannya tubuhnya Tiffany juga punya hal penting yang harus dia lakukan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Bukan hanya sampai ketelinga Yuri dan Jessica , gosip ini juga mampir ketelinga Taeyeon. Mendengarnya Taeyeon berusaha untuk
bersikap tidak peduli. Walaupun Yuri adalah ‘suami’nya tapi Taeyeon tidak mau mempermasalahkannya, toh itu bukan urusannya. Sesuai dengan pasal 4 perjanjian mereka.

4. Pihak pertama dilarang mencampuri segala urusan
pribadi pihak kedua begitu pula sebaliknya.

Berbicara soal Taeyeon, Tiffany mulai merasa jika gerak-gerik guru pujaannya itu mulai bertambah aneh. Dia seperti sedang menyembunyikan dan menghindari sesuatu. Sebagai pengamat sekaligus stalker sejati dari Kim Taeyeon, Tiffany tentu menyadarinya dan akan mencari tahu apa itu.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Yuri berkutat di dapur untuk membuat pancake, hari ini gadis tanned itu bangun lebih dulu dan bermaksud untuk membuat sarapan. Sambil mengocok tepung, telur, susu juga baking powder yang telah dicampur menjadi satu Yuri menghitung dalam kepalanya.

Hana…

..dul

Set..

Show me
How you want it to be
Tell me baby
‘Cause I need to know now
Oh because

My loneliness
Is killing me (and I)
I must confess
I still believe (still believe)
When I’m not with you I lose my mind
Give me a sign
Hit me baby one more time

Setiap pagi Taeyeon yang sedang mandi selalu menyelenggarakan konser tunggal dadakan dan tiap pagi itu pula Yuri tidak bisa menahan
diri untuk tidak mengulum senyuman kagumnya. Meskipun Yuri seorang yang buta nada, tapi telinga Yuri tahu jika suara nyanyian Taeyeon itu sangat merdu. Walau hanya sekedar konser kamar mandi tapi Suara Taeyeon terdengar seperti penyanyi profesional. Siapa sangka jika dibalik tampang predator yang selalu Taeyeon tunjukan padanya ternyata yeoja dewasa itu memiliki suara yg indah seperti malaikat. Dan diam-diam Yuri menyukai suara merdu Taeyeon itu.

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Seperti biasa siang itu ruang guru terlihat sibuk. Tuan park terlihat menghukum beberapa murid yang ketahuan bolos dengan cara memanjat pagar belakang sekolah sementara disebelahnya Nona Yun sedang mengurus administrasi seorang murid baru. Shinyoung sibuk bergosip bersama Hyori dan beberepa rekannya sementara Taeyeon -juga beberapa guru lainnya- lebih memilih memeriksa hasil midtest ditemani secangkir americano.

“Taeyeon-ssi kalau tidak salah di kelasmu ada seorang murid bernama Kwon Yuri, benar?”

“Ne.” Pertanyaan Shinyoung sukses mencuri perhatian Taeyeon.

“Kudengar orangtuanya menjadi korban di kecelakaan kapal ferri baru-baru ini. Apa itu benar?” tanya Shinyoung lagi.

“N-ne.” jawab Taeyeon lagi.

“Malang sekali anak itu.”

Hari ini team Cheers berlatih tanpa Jessica.Walau tidak ikut berlatih Jessica tetap hadir di pinggir lapang untuk melihat latihan tim basket. Matanya tertuju pada Yuri. Selama ini Jessica merasa sudah ‘dekat’ dengan Yuri tapi setelah -tanpa sengaja- mendengar pembicaraan guru-guru di kantor tadi Jessica sadar jika dia tidak tahu apa-apa tentang gadis tampan itu. Setelah berbulan-bulan bersahabat dengan Yuri dia bahkan belum tahu dimana rumahnya. Dan yang lebih
mengejutkan, Jessica bahkan baru tahu jika Yuri adalah anak
yatim-piatu. Jessica baru tau jika orangtua Yuri adalah salah satu korban hilang dalam tragedi kapal ferri beberapa waktu silam.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jessica memperhatikan layar laptop di hadapannya dengan satu alis terangkat -tanda jika dia sedang benar-benar serius. Yeoja blonde itu
bertekad mencari informasi latar belakang Yuri melalui internet juga buku arsip siswa sekolah. Sebenarnya Jessica bisa saja bertanya secara langsung tapi tak ada jaminan Yuri akan memberitahunya. Karena begitu penasaran pernah satu kali Jessica memaksa ikut Yuri ke rumahnya namun gadis tanned itu menolak keras dan besoknya Yuri terus menghindarinya selama 3 hari penuh. Benar-benar membuat stress. Oleh karena itu mencari informasi di internet dan arsip sekolah merupakan cara terhalus juga teraman.

“Apa yang kau lakukan?” Tiffany mengintip dari balik punggung Jessica. Kehadiran gadis maniak pink yang tiba-tiba itu tentu saja membuat Jessica kaget.

“Bukan urusanmu.Jangan ganggu aku aku sedang berpikir disini.” jawab Jessica ketus.

“Daebak!! Sejak kapan otakmu bisa berfungsi?” Tiffany tersenyum jahil namun di luar dugaan Jessica tidak meladeninya, ini aneh sekali.

“Baiklah. Memangnya kau satu-satunya orang yang sibuk di dunia ini?!” gumam Tiffany. Ngomong-ngomong soal kesibukan Tiffany teringat jika hari ini dia sudah berencana akan memata-matai Taeyeon. Siang itu setelah pulang sekolah, Tiffany menjalankan aksinya sebagai detektif amatiran. Dia sudah menyiapkan baju
penyamaran yang super ampuh agar Taeyeon tidak bisa
menyadari keberadaannya. Walaupun dibilang baju penyamaran
super ampuh, toh nyatanya tidak begitu. Jangankan berfungsi
untuk menutupi identitasnya, pakaian penyamaran Tiffany justru
membuatnya terlihat sangat ngejreng dan mencolok. Bagaimana
tidak, jaket pink, kaca mata pink, syal pink, topi pink, semuanya
serba pink. Benar-benar menyilaukan mata dan menarik
perhatian banyak orang. Dibandingkan jadi detektif, penampilan
Tiffany saat ini lebih mirip seperti es krim strawberry yang tumpah
di atas aspal.

Setiap siang itu pula Taeyeon harus menghela nafas saat sudut matanya menangkap seseosok makluk -astral- pink yang kadang-kadang bersembunyi di balik tembok, di balik tempat sampah, atau di belakang tiang lampu yang selalu mengikutinya kemanapun dia pergi.

“Kemana nona Kim pergi?” Tiffany menghela nafas kecewa. Setelah beberapa hari melakukan ‘penyelidikan’ Tiffany belum mendapat petunjuk apapun, begitupula Jessica.

Taeyeon ternyata terlalu licin dan pintar untuk dapat Tiffany mata-matai. Guru itu menghilang dalam satu kilatan mata padahal Tiffany hanya lengah sedetik saja. Sekarang Tiffany semakin mengerti kenapa Taeyeon bisa menjadi salah satu lulusan terbaik di Universitas Seoul saat meraih gelar S1-nya, karena selain pintar Taeyeon juga sangat
pandai dalam melarikan diri dan menyembunyikan rahasianya.
Walaupun Tiffany sendiri bingung apa hubungannya semua itu?

Sedangkan Jessica, setelah cukup lama berkutat di depan
laptop-nya pun tidak terlalu banyak informasi yg berhasil dia
dapatkan tentang Yuri. Dibuku arsip siswa juga sama. SMA
Shidae yang elit pasti sangat merahasiakan biodata pribadi para
siswa-siswinya. Hanya ada satu informasi penting yang berhasil
Jessica dapatkan, yaitu hak perwalian Yuri.

“Kim Hyunjae?”

Saat membaca nama itu Jessica langsung mencari data tentang
laki-laki tersebut. Dan Jessica terkejut kala mengetahui jika
laki-laki itu adalah ayah kandung dari nona Kim Taeyeon, gurunya.

“Berarti nona Kim dan Yuri sebenarnya memiliki hubungan? Saudara kah? Kerabat kah? Tapi kenapa selama ini keduanya selalu tampak seperti tidak saling mengenal sebelumnya?” pasti
ada sesuatu yg terjadi dan untuk mendapat jawabannya Jessica
harus mencari tahu lebih banyak lagi.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Aku pulang.” ucap Yuri saat membuka pintu. Gadis tanned itu menjatuhkan tas punggunya dimana saja. Latihan basket kali ini membuat energinya benar-benar terkuras habis. Sooyoung sengaja memperketat jadwal latihan karena turnamen yang sudah semakin dekat.

“Kwon Yuri apa yang sudah pernah kubilang?” Taeyeon muncul dari dapur sambil menyilangkan dadanya.

“Ne?”

“Supaya tidak sulit mencari kau harus meletakkan barang-barangmu pada tempatnya. Letakan pakaian kotor di tempat cucian. Sampah juga masukan ke tempat sampah sesuai kategorinya, kau tau organik dan anorganik?”

“Ne, arraseo.”

“Tasmu?”

“Ah, mianhe.. ssaem.” Yuri membungkukkan tubuhnya lalu memungut tasnya dan meletakkannya di kamar -dengan rapi.

Beberapa bulan tinggal bersama membuat Yuri mulai mengenal Taeyeon. Sifatnya yang perfeksionis, disiplin, dan pekerja keras membuat Yuri kagum. Dia juga memiliki sifat keibuan, terbukti dari bagaimana cara Taeyeon dalam memperhatikan dan membimbing murid-muridnya di sekolah. Dan jangan lupakan betapa pintarnya yeoja dewasa itu. Tak salah jika dia direkrut menjadi guru matematika
dengan gaji besar di SMA elit dan menjadi asdos di Universitas
besar, hal yang takkan terjadi jika kapasitas otaknya standar-standar saja -seperti Yuri . Tapi yang lebih penting, melihat sosok Taeyeon
secara lebih dekat membuat Yuri seperti melihat sosok kedua
orangtuanya yang dicampur dalam satu tubuh. Sifat perfeksionis
Taeyeon hampir mirip seperti ibunya, sedangkan sifatnya yang
disiplin dan pekerja keras juga nyaris sama dengan ayahnya.
Oleh karena itulah terkadang Yuri tertegun melihat sosok
Taeyeon yang mengingatkannya pada mendiang kedua
orangtuanya itu, dan karena itulah Yuri jadi ingin memperhatikan
Taeyeon lebih banyak dan lebih banyak lagi meski secara diam-diam.

“Apa ada sesuatu di wajahku?” Yuri langsung tersedak begitu aksi diam-diamnya kali ini ketahuan. Gadis tanned itu terus terbatuk, untung saja Taeyeon segera memberinya segelas air dan terus mengelus punggungnya dengan lembut.

“G-gomawo ssaem.” ucap Yuri dengan wajah memerah. Jujur, saja Yuri sempat berpikir hidupnya akan berakhir saat itu juga.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Lutut Tiffany melemas seperti jelly saat wajah Taeyeon berjarak beberapa cm saja darinya. Gadis maniak pink itu tak bisa berkata apa-apa. Taeyeon -orang yang seharusnya dimata-matainya- berhasil membuat Tiffany terdesak. Guru dengan wajah imut itu menarik tangan Tiffany menuju ruang kesehatan dan boom!! Seperti magic, dalam sekali kedipan mata Tiffany mendapati dirinya berada dalam posisi terhimpit. Di depannya Taeyeon sementara di belakangnya tembok.

Tiffany memejamkan matanya begitu Taeyeon semakin mendekatkan wajahnya. Nafas hangat Taeyeon menerpa pori-pori kulitnya tidak lama setelah itu…. sebuah buku mendarat di wajahnya. Mata Tiffany terbuka lebar, gadis itu tersadar sepenuhnya sekarang.

“Bisa-bisanya kau tertidur di pelajaran sejarah dan mau menciumku dasar mesum!!” kesal Jessica. Tiffany memungut buku catatannya dan berlari mengejar Jessica seraya mengusap-usap wajahnya yang masih terasa sakit.

Sore harinya hujan kembali mengguyur Seoul. Jessica yang lupa membawa payung berniat lari menerobos hujan sampai di halte namun langkahnya terhenti begitu seseorang menahan pergelangan tangannya.

“Yuri?”

Taeyeon masih terpaku saat Yuri tersenyum padanya. Entah bagaimana caranya gadis tampan itu bisa berdiri di sampingnya.

“Ssaem bisa sakit jika kehujanan.” Yuri melepas jaketnya lalu mendekatkan dirinya pada Taeyeon. Setelahnya gadis tanned menggunakan benda itu untuk memayungi kepala mereka berdua. Walau tidak begitu membantu setidaknya Taeyeon takkan terlalu basah dibanding berlari menembus hujan begitu saja.

“Kita akan berlari di hitungan ketiga arra?”

“Aku membawa payung Jessie. Pergilah bersamaku. Jangan khawatir aku takkan berbuat macam-macam padamu, lagipula semua orang juga tau kalau kau bukan tipeku.” Tiffany tersenyum jahil seraya membuka payung yang dibawanya. Tidak mau kalah Jessica balas menjulurkan lidahnya kearah gadis maniak merah muda tersebut.

“Aku lega mendengarnya karena kau juga bukan tipeku!”

.
.
.
.
.
.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>TBC

P.s
Je maaf sms ga di bls, kagak ada pulsa hahaha😀 tapi ini udh diusahain sesuai request. Yah, kalo ada yg masih kurang2 boleh dikomentarin.. aku suka klo dikasih masukan ^^

Komentar
  1. Delfi mengatakan:

    i am first
    tinggalin jejak dulu ea k ^_^

  2. idom09 mengatakan:

    ih jrang bgt Ada ff taeri…moga akhirnya mreka saling suka…Dan si pink monster sama Jessie aj udh…kan sama2 patah hati hehe…

  3. kwonratna mengatakan:

    yaelah miss pink mo jd detektip aja rempong bngt;-);-)
    hahaha appanya taeng trnyta mesum jg, smpe sgitunya ngasih plajran ke yuri
    hub yultae blm ada prkembngan

  4. zorakwon mengatakan:

    Ahahahahaaa jeti saklek ternyata …
    Ini ko si yuri malah nganggep si taeyeon kombinasi emak ama bapak’a ketusuk panah cupid’a kapan????

  5. byun913 mengatakan:

    yul mulai melancarkn jurus sejuta pesona ny…
    mulai sling tertarik nih
    hampir aja sica d cipok fany..

    paragraf ny ada yg rapi ada yg kgk thor…

  6. Yeon mengatakan:

    Aduh fany,, smpat2ny mimpi mau dicium sma taeng,,
    jessie ganggu mimpi fany aja
    di sini krakter jeti gokil bgt,,
    gmna yah reaksi mreka klo tau taeri udh nikah ?? Apalagi si stalker sejatiny nona kim
    klihatanny jeti udh mulai suka, tp mreka blum sadar

  7. kyril fadillah mengatakan:

    usaha mr.kim utk membuat moment manis taeri masih gagal dan spertinya taeri juga sudah saling suka tapi masih malu dan gengsi tuk mengakuinya khususnya taeyeon
    fany mau jadi detektif tapi malah jadi seperti dia ketumpahan es krim strawberi karena yg dikenakannya tuk nyamar all pink dan sica sudah mulai curiga dg hubungan taeri
    lanjut lagi thor

  8. newbie86 mengatakan:

    Haduhhhhhhhh…..bapak ny taeng mesum abiz n untung ny yul masih polos…..
    Jeti pd cri2 info soal taeri ni tr klo mrka ketahuan gmne tuch…
    Taeri pd sm2 slng mengagumi….
    Thor, yg bodyguard d lanjut donk….

  9. arikatiiYoona... mengatakan:

    Ommmo fany-ah monster pink gila bngt ni anak hahaa, lucu lucu, , tae udh mulai tertarik sama yul ya’ , hmmm sica mulai cari tau hubungan taery nih,’ , ditunggu kelanjutanya thro hehe

  10. gshboa mengatakan:

    ya ampun mr.kim bener2 kocak yuri yg polos di suruh liat begituan.
    fan jeti hahaha mereka lucu kalo lg berantem.
    jd penasaran dengan chap selanjutnya

  11. here-n mengatakan:

    Yaaa ampun hubungan taeri rupana udh reesmi, wew duo bestie amerika malah kagak tau hubngn ttaeri?? Gimana tuh?? Fany oon2 tuh mau cium taeyeon kook nyosoor ama jessi…. Author cepet uppdate lg eh… Gue akn menunggu

  12. Annyeong,,,,
    Jiahahhahahahaha dsar miyoung rempong,,mau jd dtktif aj lebay nya mnta ampun,,
    Taeri sdh mlai sling mmahmi wlwpn taeng trlhat msi sngt2 dngin sm yul,,,ngak sbar lht reaksi jeti klw tau taeri sdh nikah,,,dsini jeti bnr2 gokil sikon aj yg blum tepat untuk mereka sling mnydari prasaan msing2,,,
    Next dech d tunggu,,ttp smngattttt,,,
    Gomawo,,,

  13. vidy512 mengatakan:

    cihuuuuy~ TaeRi mulai ada moment! hahahaha
    eh kirain ini Yuri yang narik Jessica… eh ga taunya si Tante Alay fany! lol😄

  14. Jidatseksikh mengatakan:

    Kyaaaaa…….
    TaeRi TaeRi TaeRi!!!
    JeTi JeTi JeTi!!!

  15. Qotae mengatakan:

    Wah satu kata yg trlintas di otakq “bingung” hehe cz bru bca ne ff,ntar gw balek ke awal deh

  16. Vana mengatakan:

    Aku makin bingung ama ceritanya.
    Tapi klo boleh mereka di kembalikan ke pasangan masing”.🙂

  17. kwonlovesica mengatakan:

    yulsic mana??? yulsic forever..pth hti gw hiks

  18. Lisa mengatakan:

    OMG OMG !! SUKA SUKA SUKA !!

    pls yah bapak mdrtua yuri masih 14th😄

  19. puy mengatakan:

    Waahahahhaha Mr.Kim cerdij sekali membentuk yuri,,,

  20. Bombom mengatakan:

    Waaaahh menarik jg crtanya
    baru taux da ff pairing TAERI yg alur crtanya gene..
    Gue ketinggaln neh

    Lucu,ktwa sndri bacanya

  21. liataegangster mengatakan:

    Dari part 1 ampe 3 , part 3 paling koplak parah. Anjriiit ngakak brooh gw baca nya.
    Ada yeseul jadi inget sa geum ran ahjumma hahahaha

    Tae appa juga daebak. Ide nye brilliant bgt dah. TaeRi walopun masih gtu2 aja tapi ada sedikit kemajuan sih. Bagus lah heheh

  22. YulJee mengatakan:

    Seriusan, Lee, dari 3 part yg udah di posting gw demen bgt sm part yg ini, cz nyaris sama banget sm yg ada di otak gw. Yah sekitar 91% lah. Hahahaha…. Lu emang eksekutor yg jenius, Lee, muach muach muachhh…. :*❤❤❤

    buat part 4 gw akan segera tancap gas, biar cepet publish. Hehehe…

    • RoyalSoosunatic mengatakan:

      Haha.. tau ga je, part ini malah bikin aku suka ama jeti xD
      Ya iyalah nyaris sama, coz kemaren draftnya ampe 3 part gitu, aku sih cuma nambahin dikit2 aja. Ga usah terlalu memuji gitu lah… jadi malu #sembunyidiketekyul sebenernya yg hebat itu kamu je wkwkwk

      Bagus itu ^^

  23. oebayoonyul mengatakan:

    ayeeeeee mamah agresif amat deketin papah yul kekeke

    fighting umma

  24. im d mengatakan:

    Udh mulai ad tanda2 ni Taeri bersatu.. perlahan tp pasti.. w harap Jeti jd official.. yee yee.. Taeri trs Jeti.. kebut y thor next,, chap ny

  25. kikiicepisces83 mengatakan:

    sumpahhh otak bpknya taeyeon kriminil bgt..hahahhahahahaa hahahaha fany ah~~~ kau benar2 MONSTER PINK…ckckckck next part ditunggu thor…semangat buat kedua authornya….

  26. Fadila mengatakan:

    Jeti gk putus asa dptin Yultae. Yul kena marah trs karna gk rapi:-D fany nyamarnya bgus bgt.

  27. yul+sic_4ever mengatakan:

    ini baru seru krn yultae udh g terlalu dingin,, bkin yultae jth cinta y kn jrg jrg d pairny yultae

  28. beninsooyoungsters mengatakan:

    TaeRi and JeTi? bolehlah buat variasi hahaha
    Gue suka sama jalan ceritanya kok thor *kagak ada yang nanya* tapi pairingnya masih aneh untuk di telan (?)😦

  29. defy86devampire mengatakan:

    Daebak sama jeti. Terutama fany nekat memata-matai taeyeon tp taeyeon pinter.
    Yul merasa mulai jatuh cinta pd istrinya???

  30. Dee mengatakan:

    aduh ngakaklah pas dibagian mimpi’a ppany xD
    lanjut ya thor,penasaran ntar taeri ksana’a begimane😀

  31. tuYUL_SICk mengatakan:

    he gw rada ambigu neh ma kata” na jeti pas akhir hemm…
    part ini kocak thor gw sukaaaaa…

  32. javier janetti mengatakan:

    TaeRi bromance manis.. diam” suka nanti loh

  33. vina mengatakan:

    Taeri n jeti dah ky tom n jerry hehehe

  34. Xiao Prince mengatakan:

    Aigoohh.. Yultae momentnya bikin gue meleleh.. asli, itu manis banget :3
    Apalagi ide gila ayahnya Tae, rencana pembelajaran, dan hal-hal laen yang bener-bener bikin gelii..
    Hahaha, penghibur thor.. tengkyuuu..

  35. seororo mengatakan:

    wkkwk fany mau nyamar malah mencolok banget gitu.. dasar pink monstah..

    gag heran kalo taeng itu byun, bapak moyangnya juga byun ternyata.
    hihhi

  36. Darkness mengatakan:

    Ckckck… YulTae n JeTi moment. Biarpun YulTae canggung mulu tapi ni chap berhasil buat gue senyam-senyum sambil cekikikan^^
    oke^^ ditunggu lanjutnya^-^

  37. wilhelmina mengatakan:

    gue nunggu adegan yg lebih dr yultae lah wkwk Gue harap ppany ga ngejar tae lg, tapi mungkin nanti lbh complicated-,-

  38. intan_lee mengatakan:

    ckckckck appa kim benar benar byun ^^

  39. rinda mengatakan:

    Lanjut tHor buat taeri sma”ska.

  40. Taengo mengatakan:

    Kelakuan appa kim bikin ngakak pake ngajarin yuri bikin anak segala, tumben tae disini gak byun apa belum keluar byunnya wkwkwkwk…,
    jeti kocak banget yee..,,apalagi pas fany jd stalker miss kim hadeeeh bikin ngakak bener….lanjut thor, gw makin penasaran sm kelanjutan ceritanya^^

  41. kwon dee mengatakan:

    ahahaha panul mah dah tau mau jdi stalker malah dandanannya dah kyk ibu” mau pergi kondangann :v :v

  42. Chytiko mengatakan:

    Part ini sukses bkin gue senyum2 gaje…
    Apalagi tingkah nya pink monster…lol…

    Wah udh ngrah2 ke JeTi jga nih #soktau.

  43. rizky zudha (@RZudha) mengatakan:

    Annyeong🙂
    kocak jga ni ff bkin ketawa mulu😀
    ada” jja kelakuan JeTi.,, ckckck🙂
    ommo TaeRi ntahlah bingung mau komen apaan😆

  44. namida sigumakamada mengatakan:

    Hayy thor sorry bru coment gwe bru beres semedi soalnya hahaha
    Dan ffnya kereen gw mkin suka..😀

  45. RF_yulsic mengatakan:

    wahh,nyesel baru baca fic ini sekarang…ternyata alurnya daebakk!! pairingnya yultae ama jeti yya?

  46. Soneforever mengatakan:

    Kyaknya pairing di ff kli nie taeri dan jeti

  47. anirecamp mengatakan:

    jeti jadi detektif dadakan gara2 taeri
    tp mang ya, fanny ngelakuin apapun jatuh ya alaf #ups

  48. TaeKid mengatakan:

    Jeti kok kocak gini thor, hahaha. . .
    ya ampun paman Kim emang bener” deh, Yuri polos bangett. . .

  49. pinkangel9 mengatakan:

    Min komennya blh di rapel ?? Capek klo di tiap chap ksh komen dan komennya gitu2 aja…BAGUUUUUUUUUUUSSSS 👍👍😀

  50. YoungieYoongie mengatakan:

    Waah seru!!
    Si teyon kadang ngesyelin ya sikapnya. Sok cuek2 gtu tp sebenernya peduli. ya yeon ya…
    Dih itu si bpk nya teyon mesum amat udh tua2 jg.

  51. sukma1901 mengatakan:

    Ahahaha
    Wkwkwkwkwjwkw
    Bpknyaa taeyeoonn inii juga edhaannn…
    Hahahah
    Skeluargaa kok beginiii smuaaa
    Hahahahah

Comment Please ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s