GuMiyoung (Yulti/Part 4)

Posted: Agustus 13, 2014 in ff snsd, yulti
Tag:, , , , ,

Tittle : GuMiyoung
Author : RoyalSoosunatic
Genre : Yuri (girl x girl), Fantasy, Comedy Romance
Lenght : Chapter
Cast : Kwon Yuri, Hwang Miyoung and Other Cast

Song lyric by :
Taeyeon – Closer (OST. To The Beautiful You)
Taeyeon – Missing You Like Crazy (OST. King 2 Hearts)

Disclaimer : FF ini merupakan YulTi Version dari Drama
My Girlfriend is a Gumiho.

.
.
.
.
.

~GuMiyoung 4~

Taeyeon menarik nafas dalam-dalam. Rubah yang dicarinya sudah tak jauh dari sini. Dengan indera penciumannya yang jauh diatas rata-rata manusia biasa tentu Taeyeon dapat mencium keberadaan Gumiho dari jarak yang cukup jauh. Selain itu, belati yang kini berada dalam genggamannya pun terus bersinar, hal itu tambah meyakinkan Taeyeon jika buruannya memang sudah dekat.

Setelah kembali memasukan belati itu ke dalam saku jaketnya Taeyeon lantas turun dari mobil. Gadis itu berjalan kearah timur, mengikuti feelingnya namun begitu Taeyeon menemukan sang Gumiho tubuhnya langsung membeku.

Tidak mungkin.. Taeyeon pasti salah lihat…

Miyoung balas menatap wanita itu tajam, “Kembalikan..”

“A-apa?” Shin ahjumma tiba-tiba menjadi gugup. Miyoung
balas merebut kupon itu dari tangan Shin ahjumma tapi
karena Shin ahjumma tidak mau melepaskannya mereka
berdua berebut dengan sengit. Namum karena kekuatan
Miyoung yang lebih besar kupon itu berhasil direbutnya.
Shin ahjumma bahkan sampai heran bagaimana bisa
seorang gadis muda bisa sekuat itu, dan tatapannya, jenis
tatapan apa itu? Benar-benar gadis aneh.

Taeyeon sedari tadi menyaksikan kejadian itu dari
kejauhan, dan saat Miyoung berjalan ke arahnya Taeyeon
segera bersembunyi di balik pohon.

“Tiffany…” gumamnya tanpa sadar.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

10 years ago..

Dari balik jendela apartemennya Taeyeon menatap pemandangan Seoul malam yang nampak tak jua ingin tertidur. Gedung-gedung tinggi nan megah itu masih tak lelah bersinar. Mobil-mobil masih berlalu lalang, rasanya tak pernah sekalipun Taeyeon melihat jalanan di bawah sana nampak lengang, bahkan saat weekend sekalipun. Realitas hidup di kota besar tersebut membuat gadis itu mengeluarkan tawa hambarnya.

Sudah hidup lebih dari setengah abad, membuat Taeyeon begitu mengenal dunia ini dan berbagai macam penghuni di dalamnya. Semuanya palsu, karenanya Taeyeon lebih memilih untuk menyendiri. Semakin tidak ada orang yang mengenalnya rasannya semakin baik.

Kehidupan Taeyeon yang membosankan awalnya berjalan mulus seperti yang diharapkannya, sampai akhirnya gadis itu datang. Tiffany Hwang.

There are so many things I couldn’t say
You have never heard them before but
I’m not someone who just loves anyone I see

Because among the many people in this world
I could only see you

I am standing here as I only see you
After this love, I don’t really know what will happen
Just like child who is always this way,
Will you warmly hold me right now?

“Nona Hwang.. anda terlambat lagi.” Taeyeon menyilangkan kedua tangannya seraya berharap mahasiswi ‘kesayangannya’ memberikan alasan masuk akal. Di kampus ini Taeyeon dikenal sebagai dosen muda yang tegas dan sangat menghargai waktu, terlambat tak pernah ada dalam kamusnya. Tiffanya yang mengetahui hal itu hanya bisa tersenyum manis, menunjukkan eyes smile andalannya.

“Maaf Ssaem..” ucapnya.

“Kau boleh pergi sekarang… dan temui aku sesudah kelas selesai.” ujar Taeyeon serius.

“Mianhe..” Tiffany menundukkan kepalanya seraya menutup pintu kelas. Gadis bereyes smile itu berlari kecil meninggalkan kelas sambil melompat-lompat gembira. Memang itu yang diharapkannya. Tiffany sengaja datang terlambat supaya Taeyeon menghukumnya karena dengan begitu dirinya bisa berduaan dengan Taeyeon, dosen yang disukainya.

Tiffany memang sudah beberapa kali menyatakan perasaannya, walau Taeyeon tak pernah menanggapinya gadis bereyes smile itu tak pernah menyerah.

Though someday your name might become strange
My heart will remember all the memories
Even if a painful separation comes between us
Let’s not think about that today

Because among the many people in this world
I could only see you

I am standing here as I only see you
After this love, I don’t really know what will happen
Just like child who is always this way,
Will you warmly hold me closer?

Ting nong! Malam-malam sekali ada yang membunyikan pintu apartemennya. Taeyeon yang kala itu sedang membaca bukunya lantas menghentikan aktifitasnya sejenak. Taeyeon menyilangkan kedua tangannya di dada saat melihat wajah siapa yang ada di layar intercom, siapa lagi kalau bukan Tiffany. Gadis itu bahkan sampai rela pindah ke dekat apartemen Taeyeon hanya untuk membuktikan keseriusannya.

“Kim Ssaem..” ucap Tiffany lalu tertawa kecil. Taeyeon mendengus kesal, dia pasti mabuk.

“Pulanglah ke rumahmu!” perintah Taeyeon lalu bermaksud mematikan sambungannya namun Tiffany mencegahnya.

“Tunggu!” ucap gadis itu diselingi cegukkan. Dia pasti sudah sangat mabuk sampai tidak bisa berpikir, bahkan penampilannya sangat berantakan. Sama persis seperti seorang pengantin yang ditinggal pasangannya di altar.

“Apa?” tanya Taeyeon kesal. Dirinya sungguh tidak punya waktu untuk menghadapi Tiffany dan kelakuan tidak jelasnya.

“Aku akan mengatakan ini untuk terakhir kalinya dan kalau masih tidak berhasil aku menyerah… sungguh Ssaem.” mohon Tiffany.

“…………………”

“Kumohon Ssaem.. keluarlah.” Tiffany menangkupkan kedua tangannya -memohon- seraya memasang wajah yang begitu memelas. Karena tidak tega akhirnya Taeyeon menuruti permintaan gadis tersebut.

“Saranghae.” tepat setelah Taeyeon membuka pintu apartemannya, Tiffany langsung mendaratkan ciuman di bibirnya. Tidak ada yang bisa Taeyeon lakukan selain membeku di tempatnya.

Tiffany memejamkan matanya dan begitu menikmati ciuman tersebut. Jelas sekali kalau gadis itu mencurahkan seluruh perasannya, perasaannya untuk Taeyeon selama ini. Tiffany melingkarkan tangannya di leher Taeyeon seraya memperdalam ciuman mereka, jantung Taeyeon berdebar keras. Pada akhirnya Taeyeon ikut memejamkan matanya dan membalas permainan Tiffany.

Taeyeon membiarkan perasaan mengambil alih logikanya, karena pada dasarnya cinta tak mengenal logika. Taeyeon melupakan prinsip yang dipegang teguhnya selama ini, gadis itu akhirnya mengakui jika dia telah jatuh cinta pada manusia, Tiffany, orang yang membuatnya merasakan sesuatu yang tak pernah Taeyeon rasakan selama ratusan tahun hidupnya.

“Na-nado saranghae..”

Now I’m not alone
Only you who has come to me from that place

Only you are my everything
After this love, I don’t really know what will happen
Just like child who is always this way,
Will you warmly hold me closer?

Closer

Warmer

Will you hold me?

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Katakan sekali lagi..” keduanya tengah berjalan bersama sambil berpegangan tangan.

“Apa?”

“Panggil namaku.. ^^”

“Tidak mau..” Taeyeon memalingkan wajahnya dan membuat Tiffany cemberut. Tidak tahan dengan tingkah menggemaskan kekasihnya Taeyeon lantas memeluk gadis itu dari belakang dan berbisik di telinganya.

“Aku mencintaimu Ppany-ah… sangat mencintaimu.”

“Mee too Taetae.. i love you so much..” Tiffany membuka tangannya lebar-lebar untuk mengekspresikan seberapa besar cintanya.

“Hanya sebesar itu?” Taeyeon pura-pura kecewa.

“Bagaimana kalau segini..” Tiffany membuka tangannya lebih lebar.

“Masih kurang..” Taeyeon menggelengkan kepala, masih tampak belum puas. Tiffany meletakkan jari telunjukkanya didagu sambil berpikir.

“Bagaimana kalau..” Tiffany menghentikan kata-katanya lalu membalik tubuhnya, membuat posisinya dan Taeyeon berhadapan. “Sebanyak itu..” ucapnya setelah mengecup bibir Taeyeon sekilas.

Taeyeon tersenyum lebar, gadis itu meletakkan tangannya pada pinggang tiffany dan menariknya lebih dekat. “Bagaimana kalau sedikit lebih lama?”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Don’t you know me? The reason I’m here is because of you
But my eyes tingle with the cold so I can’t say anything
I just look toward you by myself

Even if the tip of my heart hurts like this
Even if the tip of my hands tremble like this
I can only think of you

“Ppany-ah.. a-aku bukan manusia..” ucap Taeyeon dengan segala keberaniannya. Taeyeon sudah mengatakan segalanya, sekarang terserah Tiffany mau menerimanya atau tidak. Jika nanti Tiffany akan meninggalkannya pun Taeyeon sudah siap, gadis itu bahkan sudah lebih siap melepaskan Tiffany untuk orang lain yang lebih bisa membahagiakannya.

“Aku mencintaimu..” diluar dugaan Taeyeon, Tiffany justru malah memeluknya. Menghangatkan punggung Taeyeon yang sebelumnya terasa dingin. Dan kata-kata yang Tiffany bisikkan ditelinganya tanpa sadar membuat airmata Taeyeon mengalir perlahan.

“Aku mencintaimu apapun dirimu, aku tidak peduli jika kau siluman atau bahkan alien yang datang dari luar angkasa sekalipun. Aku tetap mencintaimu, Taetae-ku, selamanya.”

“Aku juga mencintaimu Ppany… terimakasih.” Taeyeon menautkan jari-jarinya dengan jari Tiffany yang ada di perutnya.

Tapi sekeras apapun Taeyeon berusaha, percintaan antara dua alam yang berbeda itu rasanya tak pernah memiliki akhir yang bahagia. Sama yang terjadi antara dirinya dan Tiffany, Taeyeon merasa sangat terluka saat Tiffany meninggalkannya, sangat terluka sampai-sampai rasany semua bunga di dunia ini kehilangan keindahan mereka, seakan semua warna pudar cahayanya, bahkan Taeyeon tak dapat mendengar lagi kicauan burung yang biasa membangunkannya di pagi hari. Tiffany pergi dan membawa lebih dari separuh jiwanya.

“Andweee.. Ppany-ah.. kau akan baik-baik saja, dokter akan menyelamatkanmu..”

“Gwencahana TaeTae.. uljima..” jawab Tiffany lemas, sedetik kemudian Tiffany menutup matanya dan tangannya yang sedari tadi mengelus pipi Taeyeon terkulai lemas di samping tubuhnya.

“Andweyo! Ppany-ah kajima! KAJIMA!”

The person I miss like crazy
The words I want to hear from you like crazy
I love you, I love you – where are you?
The person I long for, who is deeply stuck in my heart

Please tell me that you cherish me
Please don’t blankly erase me
Because you’re my everything

I want to cherish you forever
I love you, I love you

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Yuri menunggu gilirannya audisi dengam jantung berdebar. Kini gadis tanned itu sedang berada di gedung SM Ent, salah satu manajemen paling terkemuka di Korea Selatan. Kebetulan sang kekasih juga bernaung di bawah manajeman tersebut.

Audisi kali ini sengaja diadakan untuk mencari peran utama dalam drama kolosal terbaru SM. Sutradara yang akan menjadi juri kali adalah sutradara Park, sutradara yang dikenal sangat pemilih dalam hal pemain. Yuri sudah beberapa kali bertemu sutradara tersebut dalam sebuah audisi dan semuanya selalu berakhir gagal. Hal tersebut tentu tak membuat perasaan Yuri menjadi lebih baik, justru sebaliknya, rasa gugupnya bertambah berkali-kali lipat. Saking gugupnya tangan Yuri sampai berkeringat dingin.

“Tenang Kwon Yuri tenang…” Yuri tanpa sadar melakukan kebiasaannya -berbicara pada diri sendiri. Sesekali gadis kecoklatan itu melirik jam dinding yang ada disana, sebentar lagi gilirannya.

“Kwon Yuri fighting..!!”

“Peserta nomor 221 silahkan masuk..”

Sutradara Park segera membenarkan posisi duduknya begitu Yuri masuk. Pria 50-an sekilas tersenyum kecil. Karena Yuri selalu bolak-balik audisi tentu pria itu sudah mengenalnya. Rupanya Yuri orang yang pantang menyerah, hal itu tentu merupakan penilaian plus dimatanya hanya saja sutradara Park masih penasaran. Kira-kira sudah sejauh mana perubahan yang telah Yuri capai.

Biasanya dalam audisi seorang peserta akan diminta menunjukkan berbagai ekspressi, seperti menangis, marah, senang dan sebagainya tapi kali ini sepertinya sutradara Park punya sekenario lain untuk Yuri.

“Beraktinglah menjadi seorang lelaki yang ingin menyatakan perasaannya pada wanita yang disukainya tapi disaat bersamaan lelaki itu sedang menahan keinginan untuk buang air kecil..”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Miyoung berjongkok di depan pintu rumah untuk menunggu kedatangan Yuri. Hari sudah gelap namun Yuri belum juga kembali, padahal gadis itu berjanji akan kembali sebelum makan malam. Dimana gadis itu sekarang? Apa audisinya berjalan lancar? !
Miyoung jadi khawatir padanya.

Sesaat kemudian Miyoung mendengar suara langkah kaki mendekat. Pasti itu Yuri, batinnya. Gadis bereyes smile itu lantas berdiri dan tersenyum lebar untuk menyambut kedatangan Yuri. Benar saja, tak lama kemudian Yuri datang, dengan cara berjalan sempoyongan. Gadis itu terlalu banyak minum soju.

“Yuri sudah pulang! Ayo makan malam..” ajak Miyoung sambil tersenyum. Yuri memandang gadis itu sekilas tanpa berniat menjawab pertanyaannya. Dengan kepala yang terasa pusing Yuri mencoba membuka pintu rumah mereka.

“Aku tidak mau.”

“Yuri-ya ayo makan..” rengek Miyoung lagi.

“Aniyo Miyoung-ah.”

“Yuri-ya.. Kajja! Kajja !” kali ini Miyoung menarik-narik tangan Yuri namun Yuri menghempaskannya dengan kasar.

“KUBILANG AKU TIDAK MAU!!” Miyoung tersentak, Yuri pasti benar-benar sangat mabuk sampai bisa berbuat seperti itu.

“Mianhe..” ucap Miyoung tulus. Yuri melewatinya begitu saja, dengan gaya mabuknya Yuri terus berjalan sampai akhirnya dia terjatuh di tengah ruangan. Miyoung segera menghampirinya, yeoja bereyes smile itu membantu Yuri berdiri lalu memapahnya sampai sofa.

“Yuri-ya apa yang sudah terjadi?”

“………………” Yuri menundukkan kepalanya dalam-dalam. Saat ini gadis itu sudah berada di antara alam sadar dan bawah sadarnya.

“Yuri-ah apa yang bisa kulakukan untuk membantumu?” tany Miyoung sambil mengelus pipi Yuri dengan ibu jarinya. Yuri tiba-tiba mengangkat kepalanya dan tertawa -masih dengan gaya orang mabuk.

“Nona gumiho ingin membantuku?” Yuri tersenyum padanya, Miyoung mengangukkan kepalanya sebagai jawaban.

“…..kalau begitu enyahlah! Kau bisa melakukannya?”

.
.
.
.
.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>TBC

Komentar
  1. saifeixiu mengatakan:

    Oh fany masa lalunya taeng .
    Yah yul kenapa itu … jangan” di tolak lagi audisi nya atau gara” sica o.O
    Pas akhir” bikin penasaran .

  2. zorakwon mengatakan:

    Aaaaaah kayanya si taeng kaga jadiii bunuh fany’a…
    Anddddddweeeeee jangan di pisahiin yultinyaaaaa ……….

  3. polaristar92 mengatakan:

    Taeyeon siluman brumur ratusan tahun? Brarti tae gadis tua dong sm kayak pany. Hehe…
    Plis jgn pisahkan yulti…. Yulti harus ttp jd yulti. *maksa*

  4. newbie86 mengatakan:

    Nah loh trnyta sprt tu msa lalu ny taeny…
    Ap taeng bkal jdi ngbunuh fany???
    Knp tuh si yul kok pulang2 mabuk berat…?????
    Yul nyuruh miyoung pergi??
    Oh tidak kan pil dewa ny ad d yul…
    Lanjut thor….

  5. aulshi mengatakan:

    wow rekor baru nich,, baru beberapa hari lalu update part 3 ini udah part 4?? hahah kerenn,,,,
    hmm,, aku ngakak guling guling sumpah waktu scane sutradara minta acting yul hahah nggak bisa ngebayangin hahah
    hmm,, itu yul mabuk ???,,, ok aku tebak dia diterima drama, tapi dia sakit hati karena lihat sica,,,,
    hahah itu kenapa minta pergi? sakit hati daddy???

  6. tuYUL_SICk mengatakan:

    uwow taeny puna masa lalu trnytah.. tu yul knp thor doh uda lead kissing scene sica neh… badai badai~

  7. Airin mengatakan:

    Kira-kira taeng bakal jadi ngebunuh fany gak yach?
    Yul kenapa nyuruh fany pergi ditolak lagi kah audisinya

  8. Xiao Prince mengatakan:

    Aigoo, itu Taetaeyeon masa lalunya.. U,U ama ppany pula, sedihhh.. dan doa gue semoga kata-kata Yuri itu cuma ungkapan waktu mabuk.. sayang banget ppany-gue dicampakkan #plaak

  9. riyukarina mengatakan:

    yeeehhhh lanjut~
    miyoung prgi… ntr ktmu taeng deh.. hahahahah…
    besok lanjut~ lg yeahhh

  10. Beninsooyoungsters mengatakan:

    Aaaah dikitnyaaaa lagi seru bacanya niiiih :@
    Waaaah kayaknya gagal yah si Yul, kasiaaaan

  11. niakim mengatakan:

    yuri , knpa knpa kau tega nyuruh miyoung prgi ?? >.<
    jahat .. jahat .. jahat ..
    cpet update lgi ya thor😉

  12. defy86devampire mengatakan:

    tiffany cinta masa lalu taeyeon. tp masalah apa taeyeon mau bunuh miyoung setelah mengetahui tiffany……..
    yul mabuk krn pasti ditolak sutradara

  13. kwonratna mengatakan:

    ooooohhh jd taeyeon knl sm tiffany, trus itu knp tiffany ninggalin taeyeon?
    yuri knp kok smpe mabuk?jgn2 audisinya gagal lg
    miyoung psti sedih di suruh pergi sm yuri

  14. TaeKid mengatakan:

    oh jd fany masa lalu taeyeon? Smga taeyeon gak jd bunuh fany,, knp tu ama si yuri apa krna ditolak lgi?

  15. vana mengatakan:

    miyoung yg sabar y
    yul lg gak sadr.
    lanjut thor.makin seru

  16. kwonlovesica mengatakan:

    bodyguard ma honesty mn thor???

  17. jhulye_kwony mengatakan:

    Yach jgn sruh miyong pergi donk,,ntr spa yg bantu qmu…
    Yuri knp ya,, gra2 gk lolos lg audisinya mpe frustasi gti

  18. Chytiko mengatakan:

    Annyeong…

    Waaah, itu story nya TaeNy, knpa menarik gtu…
    Trz ntar ini jdi nya TaeNy or YulTi…
    Trz ntar Sicca baby gmna…
    Halah ntar spa pun pairing nya yg pnting happy end aja lah buat smua nya…

    Ah mian lngsung comment d sni…

  19. rizanuzula mengatakan:

    nah loh knpe tu si yul..huuffff
    kok suruh gumiho pergi…
    aduuhhhhh kasian miyoung
    ouhhh jd tiffany mati to n dia masa lalu taeng..huwahh complicated ntr endingnya pasti ada pertempuran antara taeny…huwaaahhh moga aja iya pasti seru kyk perang marabahaja uppsss salah mahabarata ding wkwkwkekekee

  20. byun913 mengatakan:

    taeng dan msa lalu nya..
    yuri kejam ny engkau pdhal miyoung itu imut yuri tega ny engkau usir dia

  21. D@rkness mengatakan:

    yul jangan suruh Miyoung enyah gitu donk n jangan kasar gitu kasian Miyoungnya ^-^ ditunggu kelanjutannya ^-^

  22. che mengatakan:

    trnyata fany msa lalu taeng. .
    kya’y taeng gk bkl bnuh miyoung,,

Comment Please ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s