GuMiyoung (YulTi/Part 3)

Posted: Agustus 11, 2014 in ff snsd, taeny, yulsic, yulti
Tag:, , ,

Tittle : GuMiyoung
Author : RoyalSoosunatic
Genre : Yuri (girl x girl), Fantasy, Comedy Romance
Lenght : Chapter
Cast : Kwon Yuri, Hwang Miyoung and Other Cast

Disclaimer : FF ini merupakan YulTi Version dari Drama
My Girlfriend is a Gumiho.

.
.
.
.
.

~GuMiyoung 3~

Taeyeon berlutut di kedua kakinya sementara tangannya sibuk mengelus bulu Hansu -anjing penjaga kuil- yang kini sudah bersuara kembali. Awalnya anjing berbulu putih lebat itu tidak bisa bersuara dan menolak makan selama berhari-hari. Hal itu tentu saja membuat biksu tua botak -pemiliknya- merasa khawatir.

“Syukurlah dokter Kim datang, awalnya aku sudah bingung sekali..” ungkap pria paruh baya tersebut. Sementara itu Hansu menggonggong karena merasa nyaman dengan usapan yang Taeyeon berikan, hal itu lantas membuat dokter muda itu tersenyum.

“Dia baik-baik saja sekarang..” ujar Taeyeon sambil membereskan peralatan medisnya. Biksu Sung menganggukkan kepalanya tanda mengerti. Taeyeon mengamati keadaan sekeliling saat rasa penasaran mengusik rasa ingin tahunya.

“Paman, apa baru-baru ini ada sesuatu yang membuat Hansu stres?”

Biksu Sung tak lantas menjawab pertanyaan Taeyeon. Pria paruh bata itu berpikir sejenak hingga akhirnya dia ingat. “Itu, mungkin karena rubah yang ada di kuil lepas..”

“Rubah?” Taeyeon tidak mengerti.

“Maksudku rubah ekor sembilan, Gumiho. Dokter Kim pernah mendengarnya?”

“Iya, aku pernah.”

“Dokter Kim ayo ikut, akan kutunjukkan.” Biksu Sung menjadi bersemangat. Jika sudah membahas soal Gumiho, lelaki itu selalu merasa 10 tahun lebih muda. Dia bahkan bisa tidak berhenti bicara. Saat Biksu Sung masih anak-anak, Miyoung menganggap sifat itu menggemaskan tapi seiring waktu berlalu Miyoung berubah pikiran dan menganggap Biksu Sung sebagai pak tua yang cerewet.

Hansu sedang menikmati makanan di mangkuknya kita Taeyeon berjalan mengikuti Biksu Sung ke atas bukit, tepatnya ke tempat kuil Gumiho. Seperti yang bisa di duga, tempat itu sangat berantakan, seperti sudah terkena topan.

“Lihat lukisan ini. Dulu Gumiho ada di dalamnya, tepat di sebelah nenek Shan Sen tapi sekarang hilang.. entahlah, aku tidak tau bagaimana cara mengembalikannya.” ujar Biksu Shen sambil menghela nafas. Taeyeon memandang lukisan itu lekat-lekat. Gumiho sudah terkurung dalam lukisan itu selama berabad-abad. Rasanya tidak mungkin jika makhluk itu bisa lepas begitu saja kecuali….. ya, kecuali ada orang yang membantunya. Tapi, siapa orang itu?

“Paman, sebelum Gumiho lepas siapa orang yang terakhir kali datang kemari?”

“Aku tidak tau, saat itu hari sudah malam dan hujan sangat deras.. tapi kami menemukan tas dan ponsel. Tapi benda itu bisa juga milik pengunjung yang tertinggal, jadi aku menyimpannya di rumah.”

“Boleh aku melihat benda-benda itu? Siapa tau aku bisa menemukan pemiliknya…”

“Tentu saja boleh..”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Yuri dan Miyoung sedang menikmakti makan malam mereka saat lampu di ruangan itu tiba-tiba mati. Yuri mengacak rambutnya frustasi dan membuat Miyoung tertawa. Kalau dipikir-pikir sebenarnya mereka seperti pengantin baru saja, tinggal berdua, makan berdua, melakukan apapun berdua.. ah~ roamantisnya.

Kwon Yuri bodoh! Apa yang kau pikirkan? Bisa-bisanya kau berpikiran seperti itu? Sicababy ampuni seobangmu ini.

“Yuri!” Gadis tanned itu tersadar saat Miyoung memanggil namanya. Yuri mengangkat wajahnya untuk menatap Miyoung tapi sedetik kemudian Yuri membeku di tempatnya.

“Wae?” Miyoung bertanya saat melihat wajah Yuri yang mendadak pucat.

“M-Miyoung ma-matamu-”

Brukkkkk!!!!! Dan setelahnya Yuri jatuh. Gadis hitam penakut itu pingsan setelah melihat mata Miyoung yang bersinar di kegelapan. Oke, hal yang satu itu memang agak sedikit menyeramkan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Pagi-pagi sekali kediaman keluarga Kwon yang biasanya ribut kini terdengar sangat damai, dan hal itu sungguh tidak biasa. Tentu saja hal itu karena satu-satunya pembuat onar di tempat itu sedang tidak ada di rumah. Mrs. Kwon yang masih marah karena insiden pengusiran Yuri bersikeras tidak mau bicara pada suaminya sampai Yuri pulang. Hal itulah yang menyebakan keduanya sarapan dengan jarak berjauhan, Mr. Kwon mengambil tempat di ujung meja sementara Mrs. Kwon juga duduk di ujung meja, tepat bersebrangan dengan suaminya.

“Haruskah kau duduk sejauh itu?” protes Mr. Kwon, pria itu merasa tingkah istrinya sedikit keterlaluan. Disisi lain, Mrs. Kwon dibanding menjawab pertanyaan suaminya, wanita itu lebih memilih memalingkan wajahnya.

“Dasar wanita..” gerutu Mr. Kwon. Jurus wanita itu ya hanya dua, kalau tidak menangis ya marah. Menyusahkan saja, batinnya.

“Terus saja seperti itu, aku juga tetap tidaka akan menyuruh Yuri pulang sebelum anak itu berubah.” putus Mr. Kwon masih keras kepala. “Kau tau? Yuri jadi bersikap seperti itu karena kau terus memanjakannya!”

Mrs. Kwon tersentak karena kata-kata suaminya. “Mwoya? Dasar pria tua! Apa kau tidak sadar jika semua sifat Yuri itu turunan darimu?” balas Mrs. Kwon dengan suara keras. Ha! Memangnya kau saja yang bisa marah?

“A-aku..” Mr. Kwon kehabisan kata-kata. Semua yang dikatakan istrinya memang benar.

“Sampai Yuri kembali jangan harap bisa tidur denganku!” ucap Mrs. Kwon sambil berlalu.

“Yeobeo.. jangan seperti itu! Yeobeo! Tunggu!”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Ngghhh..” Yuri membuka matanya perlahan dan hal pertama yang dilihatnya adalah senyuman Miyoung. Tunggu! Miyoung? Yuri kembali memejamkan matanya dengan begitu rapat, sosok menyeramkan Miyoung tadi malam kembali berputar di kepalanya.

“Yuri takut padaku ya?” Miyoung menundukkan kepalanya sedih. Mendengar nada bicara Miyoung yang memelas membuat Yuri merasa beralah. Sekarang dia terlihat seperti orang jahat.

“Bu-bukan begitu maksudku..” ucap Yuri sambil membuka matanya. Miyoung masih menundukkan kepalanya, Yuri bangun sambil menggaruk bagian belakang kepalanya.

“Mianhe..” ucap Miyoung sekali lagi.

“Tidak perlu minta maaf, lagipula semalam aku tidak takut..” Miyoung mengangkat kepalanya dan Yuri langsung tersenyum padanya.

“Jinja?”

“N-ne.. aku hanya terkejut, lain kali kalau kau ingin berubah atau apapun itu harus bilang dulu, jadi aku bisa siap-siap sebelumnya.. arrasseo?” Yuri mengelus kepalanya dan membuat Miyoung mengangguk polos. Entah apa yang telah merasuki dirinya, tapi Yuri sadar jika dia tidak mau membuat Miyoung sedih.

“Yuri-ya..”

“Ne?”

Sebelum Yuri sempat menyadari semuanya Miyoung sudah mengecup pipinya. “U-untuk apa itu?” tanya Yuri gugup. Miyoung menjawab dengan eyes smilenya. “Aku melihatnya di televisi..”

Catatan untukmu Yuri, jangan terlalu sering membiarkan Miyoung nonton drama.

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Mr. Kwon termenung di ruangannya sambil memikirkan kejadian tadi pagi. Kenapa pula sang istri harus menghukumnya dengan cara sekejam itu. Membuat dirinya tak punya pilihan saja. Akhirnya Mr. Kwon berencana mengalah dan akan meminta Yuri pulang. Sambil memegang ponselnya pria itu tak berhenti berpikir, apa ini yang dirasakan kedua orangtuanya saat dirinya muda dulu?

“Sunny bilang benda itu ada disini..” Yuri berkata sambil membuka pintu gudang penyimpanan. Miyoung mengikutinya di belakang, keduanya berencana mencari bola lampu baru untuk mengganti lampu di kamar mereka yang rusak. Yuri tentu tak mau kejadian konyol malam tadi kembali terulang.

“Sepertinya disana..” Yuri menunjuk kumpulan kardus yang diletakkan di lemari paling atas. Yuri menaikki tangga sementara Miyoung menunggunya di bawah. Saat naik Yuri tidak sadar kalau ponselnya terjatuh, untung saja Miyoung dengan sigap menangkap benda itu.

“Yuri ini-”

“Miyoung-ah jangan ganggu aku, dan pegangi tangga itu aku tidak mau sampai jatuh.”

Miyoung kembali memandangi benda persegi di tangannya, sedetik kemudian layarnya berkedip-kedip. Miyoung ingat Yuri pernah memberitahunya, yang seperti ini namanya panggilan masuk dan jika ada panggilan masuk kita harus menggeser tombol warna hijau ke kanan. Maka Miyoung pun melakukannya.

“Kwon Yuri…” kata suara di seberang sana. Miyoung menatap benda dalam gengamannya takjub. Di jaman Joseon tidak ada yang seperti ini. Tapi benda ini bodoh, bagaimana bisa dia salah mengenalinya.

“Ini Miyoung..”

Mr. Kwon menjauhkan ponselnya untuk melihat nama kontak dan ternyata dia tidak salah, dirinya memang menghubungi Yuri tapi kenapa yang menjawab orang lain?

“Ini benar ponsel Kwon Yuri kan?” tanyanya sekali lagi.

“Ne..” jawab wanita di seberang sana.

“Dimana dia sekarang?”

Miyoung melirik Yuri yang masih mencari bola lampu sekilas sebelum kembali menjawab, “Dia diatasku..”

Mr. Kwon hampir terkena serangan jantung begitu mendengar jawaban Miyoung. Bahkan sampai pagi? Kwon Yuri! Anak itu, tunggu sampai aku mengahajarnya!

Yuri yang fokus mencari bola lampu sampai tidak menyadari Miyoung bicara di telepon. Tapi satu hal yang pasti…

“Kenapa tiba-tiba perasaanku tidak enak ya?”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Jadi kau bersama Kwon Yuri?” Taeyeon meletakkan ponsel Yuri di meja. Gadis itu lantas mengeluarkan sebuah belati dari laci mejanya, benda yang sudah lama tak dipakainya. Belati itu tentu saja bukan belati biasa, benda itu adalah belati yang biasa digunakannya untuk memburu siluman, Gumiho misalnya.

“Kalau begitu, kurasa membunuhmu takkan sulit, nona…. Gumiho.”

Yuri yang hari ini berencana mengikuti audisi -lagi- tengah bercermin. Gadis tanned itu beberapa kali membalikkan tubuhnya sambil, pasti gara-gara Miyoung yang mengajaknya makan daging tiap hari berat badannya jadi bertambah. Lihat saja pipinya yang semakin chubby.

Perhatian Yuri beralih pada kemeja-kemeja yang sudah dia letakkan diatas tempat tidur. Hal itu Yuri lakukan karena dia bingung, untuk audisi kali ini sebaiknya Yuri memakai baju apa?

“Miyoung-ah mana yang lebih bagus?” Yuri bertanya sambil mengangkat kemeja berwarna pink di tangan kirinya serta kemeja cokelat di tangan kanannya. Miyoung tersenyum sambil menunjuk kemeja di tangan kiri Yuri.

Yuri tersenyum puas. Ternyata pilihannya tidak salah, bahkan Miyoung saja berpendapat sama dengannya. “Kau benar, warna gelap akan membuatku terlihat lebih kurus.”

Yuri lantas masuk ke kamar mandi untuk berganti. Begitu keluar dari kamar mandi Miyoung langsung menghambur kepelukannya. Untung saja Yuri memiliki keseimbangan yang bagus hingga mereka tak sampai terjerembab ke belakang.

“Ada apa?” kesal Yuri. Miyoung mengendus kemeja Yuri dengan hidungnya.

“Sapi..” Miyoung mendongakkan kepalanya dan tersenyum pada Yuri. Yuri bergidik ngeri, gadis itu tau betul arti senyuman Miyoung barusan. Sapi? Jangan-jangan..

Miyoung melepaskan pelukannya lantas beralih mengendus kemeja Yuri yang lain.

“Ini babi..” ucapnya sambil memeluk kemeja Yuri yang berwarna pink. “Dan ini ayam…” lanjutnya sambil melakukan hal sama pada kemeja Yuri yang berwarna kuning.

“Aku lapar~”

Yuri menepuk jidatnya, seharusnya Yuri bisa menduganya. Miyoung tidak benar-benar mengerti fashion. Gadis itu hanya memilih berdasarkan daging kesukaannya. Yuri dan rasa percaya dirinya saat mengenakan kemeja cokelat menguap tak bersisa. Yuri segera mengganti bajunya dengan warna netral -putih-. Setidaknya hal ini bisa mencegah Miyoung salah mengenalinya sebagai sapi gemuk.

“Miyoung-ah doakan aku ne?”

“Ne..”

Yuri tidak tega untuk melangkah pergi saat Miyoung masih menatapnya dengan pandangan memelas. Yuri mengerti lantas merentangkan kedua tangannya. Tanpa ragu Miyoung langsung menenggelamkan dirinya dalam pelukan Yuri. Yuri tau jika Miyoung tidak bisa jauh lama-lama dari pil dewanya, tapi mau bagaimana lagi, tidak mungkin juga Yuri membawa Miyoung ke tempat audisi.

“Aku janji akan kembali sebelum makan malam..”

“Arraseo..”

“Jangan sedih seperti itu, kau tau kan aku melakukannya untuk kita berdua?”

“Iya..”

“Kalau aku berhasil mendapatkan pekerjaan aku bisa membelikanmu makanan dari uang hasil keringatku sendiri..”

“Kwon Yuri.. fighting ^^” Miyoung tersenyum sambil mengangkat tangannya, persis seperti yang pernah dilihatnya di televisi -seperti biasanya.

“Fighting!!” balas Yuri berapi-api.

Miyoung terus melambaikan tangannya pada Yuri sampai gadis tanned itu tak terlihat lagi di pandangannya.

“Kwon Yuri akhirnya kau dewasa juga.” Mr. Kwon yang sengaja memata-matai putrinya bergumam. Mr. Kwon yang awalnya mendatangi Yuri untuk memarahinya berubah pikiran begitu menyaksikan adegan tadi. Siapa sangka sekarang anaknya jadi lebih bertanggung jawab. Pria itu berbalik pergi sambil tersenyum lebar, sekarang dia tak ragu lagi menyuruh Yuri kembali. Sementara itu Miyoung yang mempunyai pendengaran super tanpa sengaja mendengar ada yang menyebut-nyebut nama Yuri tapi saat dia mencari di tempat itu tidak ada siapapun.

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jessica masih terduduk sambil memutar-mutar ponselnya. Tak lama kemudian Sunhwa -sang asisten- datang sambil membawa kopi pesanannya.

“Unnie ikko..”

“Ah! Gomawo..”

“Apa ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu?” Sunhwa bertanya begitu menyadari Jessica yang akhir-akhir ini banyak melamun.

“Aniyo.. aku hanya sedikit lelah.” Jessica memaksakan senyumannya. Sunhwa balas tersenyum lantas memijat pundak Jessica pelan.

“Semangatlah unnie! Tinggal beberapa scene lagi dan setelah kissing scene kita selesai..”

Perkataan Sunhawa sukses menhingatkan Jesaica pada rasa bersalahnya. Jessica sengaja merahasiakan adegan itu dari kekasihnya karena tidak mau membuat Yuri terluka. Namun, Jessica tak sadar jika hal ini akan lebih melukai Yuri nantinya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Shin ahjumma -seorang pemilik restoran- sedang berdiri di depan pintu dengan was-was. Wanita itu sedang berusaha memecahkan kasus berantakannya-tempat-sampah-di-depan-restorannya akhir-akhir ini sering terjadi. Wanita itu penasaran siapakah gerangan oraang yang bertanggung jawab atas semua itu. Demi mengetahui hal itu, Shin ahjumma sampi rela berdiri berjam-jam di depan tokonya sambil memasang tampang garang.

Dari kejauhan Miyoung berlari kecil menghampiri restoran yang sering didatanginya sambil tersenyum. Shin ahjumma balas tersenyum dan bermaksud mempersilahkan wanita muda itu masuk. Namun, Shin ahjumma di buat kebingungan saat Miyoung malah berlari kearah tempat sampah. Hal yang dilakukan Miyoung selanjutnya membuat Shin ahjumma tambah terkejut. Miyoung  menghamburkan isi tempat sampah hingga tempat yang baru beberapa saat lalu dibersihkan tersebut berantakkan. Hal itu tentu saja membuat Shin ahjumma marah, ternyata Miyoung lah orang yang selama ini dicarinya.

“Nona apa yang kau lakukan?” tanya Shin ahjumma kesal. Miyoung tak memperdulikannya. Gadis beryes smile itu masih sibuk mencari sesuatu. Mata Miyoung berbinar begitu menemukan apa yang dicarinya. Sebuah kupon dari restoran ayam. Waktu itu tanpa sengaja Miyoung melihat seseorang membawa beberapa kupon ke restoran ayam dan menukarnya dengan daging, sejak saat itu setiap pagi setelah Yuri pergi Miyoung pun berjalan  mencari kupon tersebut dari satu tempat sampah ke tempat sampah lainnya.

Kesal tidak mendapat tanggapan, Shin ahjumma lantas merebut kupon itu dari tangan Miyoung. “Ini tempat sampahku, semua yang ada disini adalah milikku. Pergi dari sini!!” bentaknya.

Miyoung balas menatap wanita itu tajam, “Kembalikan..”

“A-apa?” Shin ahjumma tiba-tiba menjadi gugup. Miyoung balas merebut kupon itu dari tangan Shin ahjumma tapi karena Shin ahjumma tidak mau melepaskannya mereka berdua berebut dengan sengit. Namum karena kekuatan Miyoung yang lebih besar kupon itu berhasil direbutnya. Shin ahjumma bahkan sampai heran bagaimana bisa seorang gadis muda bisa sekuat itu, dan tatapannya, jenis tatapan apa itu? Benar-benar gadis aneh.

Taeyeon sedari tadi menyaksikan kejadian itu dari kejauhan, dan saat Miyoung berjalan ke arahnya Taeyeon segera bersembunyi di balik pohon.

“Tiffany…”
.
.
.
.
.
.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>TBC

Komentar
  1. zorakwon mengatakan:

    Akhiiiiirnya ssi gumiyoung di lanjutiiin jugaa …
    Penantiian panjang gw kaga sia” kalo beginii . Hahahaaaa

  2. Freesoshione mengatakan:

    Ehh ada taeyeon psti ceritanya bkalan lbih seru .
    . .
    Lanjuttt

  3. haruna mengatakan:

    Woahh..udh lama bgt nih
    thnks udh mau update
    Jarang2 ktmu serial yulti hiks..
    Penantianku terbayarkan juga >.<
    Jgn lama2 ya thor updatenya..hhehe fighting..

  4. Beninsooyoungsters mengatakan:

    Sempet stuck dan akhirnya di lanjutiiin kyaaaak
    Di atasku itu emang kalimat yang ambigu, dasar Miyoung -_-

  5. saifeixiu mengatakan:

    Mr kwon salah paham haha .
    Kalau yul tau sica scene kaya gitu pasti kesal .
    Yul keterima audi beli daging terus kali ya

  6. SicaBaby mengatakan:

    Huaagahahahah kangen ama ini ff ^.^
    wkwkwkwkwk masa yul yg ganteng di blang sapi gra2 pke kemeja itu kocak bngett si miyoung nihh

  7. tuYUL_SICk mengatakan:

    wkwkwk miyoung jwaban mu nak..bkin om kwon ampir kena serangan jantung n bkin gw keselek melon :v
    ijin bca part 1 n 2 ye thor

  8. newbie86 mengatakan:

    Akhirnya ni ff d lanjutin jg….
    Yul msh aj suka brkhayal ria…
    Miyoung jwbn mu bnr2 bikin mr.kwon kesamber petir tuch…
    Taeng mo ngapain k miyoung???
    Wah sica tr klo yul tau ad adegan kiss scene bkal ad badai tu…lanjut thor…
    D tunggu bodyguard n honesty ny…

  9. Airin mengatakan:

    Miyoung ma yuri makin sweet ja nich

  10. Xiao Prince mengatakan:

    Baru baca part ini -3-
    Mau baca dari awal dulu gue.. next ya thor! Gue suka..

  11. aulshi mengatakan:

    sialannn….. aku udah koment tapi ilangg,,,,
    mrs. mr kwon adegan seperti yulsic hahah jika sedang marah sica nggak ngebolehin yul tidur bersama hahah
    taeng seperti guru dongjo ya?? pemburu hantu?
    sica hati hati ntar ketahuan seobangmu kabur,,, baru dech nangis nangis
    miyoung hahahha dia kok tumben nggak telmi??

    • RoyalSoosunatic mengatakan:

      hahaha.. pukpukpuk sabar ye?
      yups.. makanya kalo sica jd menantu mrs.kwon kan cocok #apaini
      yes, gimana peran taeyeon kali ini keren kan? pemburu hantu, kan jarang2 wkwkwk
      gpp kalo si yul kabur, aku siap gantiin kok, dengan rela hati..
      lg ga kumat aja kali..

  12. YulJee mengatakan:

    Gw ga salah liat kan? KYAAAAA….. Akhirnya GoMiyoung update jg ^o^

    part berikutnya sangat ditunggu ya thor ^^. CHAYOOOoo…..!!

  13. Little Kim dee mengatakan:

    nahh lho dsni sii taeng jdi musuhnya ppany..wahhh seruu nii kyknya..

  14. defy86devampire mengatakan:

    gumiyoung comeback!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! oooops kata seru banyak ya. taeyeon ada tp dikasi peran jahat sesuai drama korea -,-

  15. niakim mengatakan:

    waahh , akhir’a di lanjut juga gumiyoung nyaa ^^
    makasih thor , udah di lanjut😀
    miyoung lucu bnget pas nerima tlpon dari mr. kwon😀
    polos’a gak ketulungan Hahahahahaaaa😀

  16. Rz mengatakan:

    aduuuh gue yang galau… pengen yulti atau ttp yulsic ya?? tapi scene nya lebih banyak yulti.. eh tapi tiba2 muncul taengpa. aaahhhh ini bagaimana ini? apapun endingnya kelak, yg pntng smuanya happy ending🙂 hehheheh.
    tapi suka bgt sama moment2nya yulti, soalnya miyoung polos bgt dsini. >,< makasih udah lanjut thor ceritanya🙂

  17. riyukarina mengatakan:

    wihhh gumiyoung comeback ^^
    hahahahaha… miyoung gemesin bgd klo udh ddkt yuri…

  18. liataegangster mengatakan:

    Annyeong….
    Duuh… akhirnya nih ff dilanjut lagi.
    Udah lama ciing gk di post.
    Walopun alurnya kecepetan ( kalo kata gue ) tapi asli gue suka bgt sama semua karakter nya YulTi….

  19. cho hyehyuk mengatakan:

    lanjut

  20. TaeKid mengatakan:

    akhrnya nongol jg ni ff,, nunggunya sampe jamuran hehe,,
    mkin sweet aja ne critanya,
    haha

  21. kwonratna mengatakan:

    akhirnyaaaaa nongol jg yg ditunggu2
    wkwkwk si miyoung bikn mr. kwon salah paham tuh
    itu taeyeon kenal sm miyoung ya
    yuri fighting moga lolos audisinya, biar bs beliin miyoung daging sapi:-D:-D
    ditunggu bodyguardnya ya

  22. kwonlovesica mengatakan:

    bodyguard ma honesty mn thor??????

  23. D@rkNess mengatakan:

    YulTi….so sweet
    GuMiyoung ma Bodyguard dilanjut ya thor

  24. rizanuzula mengatakan:

    lohh kok tiffany???? siapa taeyeon???

  25. byun913 mengatakan:

    miyoung jd pemulung skrang…
    untung aja appa yuri gk pny penyakit jantung klau gk bsa mati brdiri dia dngar jwban miyoung
    taeng udh nongol..

  26. D@rkness mengatakan:

    wah ngakak lagi waktu bca percakapan appanya yul ma Miyoung di telpon appanya salah sangka hahaha…… hah taeng gc bakal tega deh law mau bunuh gumiho alis Miyoung alias Tiffany #pletak….. sama aja
    lanjut^-^

  27. yulsic mengatakan:

    Sumpa gua baca sampe ngakak abis g bisa bayangin aja tippany ngacak ngacak sampah cuma buat cari kupon hahajah gollkil lajut thor

  28. che mengatakan:

    wah kya’y yulsic bkln brntem nih. .

Comment Please ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s