Tittle : Love
Author : RoyalSoosunatic
Genre : Gender Bender, Romance
Lenght : Oneshot
Cast : Kwon Yuri, Jessica Jung, Kim Taeyeon, Tiffany Hwang, Kim Hyoyeon, Nicole Jung, Choi Sooyoung, Sunny Lee, Seo Juhyun and Im Yoona.

Song lyric by Justin Bieber – Be Alright

Love
.
.
.
.
.

“Taetae.. appo!” Tiffany bergelung di bawah selimut sambil berkata ‘sakit’ dengan suaranya yang terdengar lebih husky dari biasannya. Siapa yang mau terbaring sakit saat tahun baru? Siapapun pasti tak mau begitupula dengan Tiffany tapi apa mau dikata. Schedule yang menggunung memaksa Tiffany untuk bekerja lebih keras, memforsir tenaganya dan hasilnya sekarang tubuhnya protes. Sejak pagi kepalanya terasa pening dan perutnya terus terasa mual. Hal itu pula yang menyebabkan yeoja beryesmile itu belum makan apapun.

“Taetae.. pulang.” Tiffany terisak pelan. Disaat seperti ini yang paling dibutuhkan Tiffany adalah suaminya, namun pekerjaan Taeyeon membuat keduanya terpisah ribuan mil jauhnya. Mengingatnya saja membuat tangisan Tiffany semakin keras.

“Pulang.. aku merindukanmu..”

“Sssstt.. ppany-ah uljima.” balas Taeyeon di seberang sana. Disela-sela kesibukannya jadi relawan di Afrika Taeyeon menyempatkan untuk menghubungi istrinya. Terhitung sudah dua bulan sejak mereka menikah dan sudah satu bulan sejak Taeyeon berangkat tugas. Tak dapat dipungkiri namja berwajah imut itu sangat merindukan istrinya.

“Apa yang bisa kulakukan untuk membuatmu lebih baik?” Namja itu berkata dengan peluh yang membajiri tubuhnya. Berbeda jauh dengan Tiffany yang sedang merayakan tahun baru dengan cuaca yang sangat dingin, disini Taeyeon harus berjibaku dengan siang hari yang begitu terik. Teriknya panas matahari membuat beberapa rekan Taeyeon sesama prajurit memilih untuk menanggalkan bajunya dan bertelanjang dada begitu pula dengan Taeyeon.

“Aku juga merindukanmu..” lanjut Taeyeon penuh kejujuran. Tiffany tak mengatakan apapun dan memeluk bantal yang biasa Taeyeon gunakan seerat mungkin, alangkah bahagianya Tiffany jika itu benar-benar suaminya.

“Aku pasti akan segera pulang, jadi tunggu saja ne? Sekarang kau harus makan dan cepat sembuh Ppany-ah.. karena aku akan sangat sedih jika kau sakit.” Taeyeon berkata dengan suara lembut. Tiffany memejamkan matanya, karena dengan begitu akan terasa jika Taeyeon membisikkan langsung kata-kata itu untuknya.

“Ne..” jawab Tiffany dengan suara paraunya. Taeyeon tersenyum diujung sana saat membayangkan wajah istrinya, hal itu membuat teman-temannya menggodanya. Wajah Taeyeon memerah dan membuat tawa teman-temannya semakin keras. Tiffany juga bisa mendengar suara itu dan ikut tersenyum.

“Yaksok?” lanjut Taeyeon saat teman-temannya sudah pergi.

“Ne.. yaksok..”

“Good girl.. i love you mushroom..”

“I love you too hubby.. i love you so much..”

“Cheesy..”

“Ya! Kau yang mulai duluan..” kesal Tiffany dan membuat Taeyeon tertawa dork.

“Sepertinya Miyoung-ku yang galak sudah kembali.” godanya lagi.

“Taetae awas saja kau.. saat kembali nanti..” ancam Tiffany.

“Aku takut.. kalau begitu aku tidak usah pulang saja.”

“Yaaa!!!” Tiffany semakin kesal dan Taeyeon tertawa semakin keras.

Tiffany merencanakan sesuatu di otaknya yang harus membuat Taeyeon waspada. Saat pulang nanti yeoja bereyes smile itu berencana memeluk suaminya dengan sangat erat dan takkan melepaskannya.

“Aku akan menunggumu Tae.. 5 bulan lagi dan kita akan bertemu..”

“Maaf tidak bisa merawatmu Ppany.. sebagai gantinya aku akan menyanyikan lagu untukmu. Bagaimana?”

Tiffany menganggukkan kepalanya walau dia tau Taeyeon tak melihatnya tapi bukan masalah. Taeyeon bisa memahami Tiffany lebih dari Tiffany memahami dirinya sendiri. Mereka bisa saling mengerti tanpa harus banyak bicara, karena begitulah cinta.

Across the ocean, across the sea
Startin’ to forget the way you look at me now
Over the mountains, across the sky
Need to see your face, I need to look in your
eyes
Through the storms and through the clouds
Bumps in the road and upside down

I know it’s hard, babe, to sleep at night
But don’t you worry,
Cause everythings gonna be alright,
Be alright
Through the sorrow and the fights,
Don’t you worry,
Cause everythings gonna be alright,
Be alright

All alone in my room
Waiting for your phone call to come soon
And for you, oh, I would walk a thousand miles
To be in your arms
Holdin’ my heart

Oh, I
Oh, I
I love you
And everythings gonna be alright
Be alright,
Through the long nights, and the bright lights
Don’t you worry,
Cause everythings gonna be alright
Be alright

You know that I care for you
I’ll always be there for you
I promise I will stay right here, yeah
I know that you want me to
Baby we can make it through anything

Cause everythings gonna be alright, Be alright
Through the sorrow and the fights
Don’t you worry
Cause everythings gonna be alright
Be alright
Through the sorrow and the fights
Don’t you worry
Everythings gonna be alright

“Yang benar saja!” Taecyeon berdiri dari kursinya dengan kasar. Beberapa mata yang ada disana tak pelak memperhatikan kearahnya. Ke arah meja mereka tepatnya, dimana ada dua orang pria yang saling menatap penuh kebencian dan seorang wanita yang menangis dengan suara tertahan.

Taecyeon beralih ke arah Jessica dan mencengkram pundaknya. Hal yang  baru disampaikan gadis berambut pirang itu sukses membuat Taecyeon hampir gila. Bagaimana bisa wanita itu hamil? Mereka hanya melakukannya sekali, bagimana bisa? Taecyeon semakin frustasi tatkala isakan Jessica terdengar semakin keras.

“Arrrgghhhh!” Taecyeon melempar gelas yang masih berisi wine itu ke lantai dan membuatnya hancur berkeping-keping.

“Apa kau yakin itu anakku?” Taecyeon bertanya tanpa rasa bersalah, Jessica mendongakkan kepala saat mendengarnya.

“Kau pikir aku wanita seperti apa? Aku pertama kali melakukannya dan itu DENGANMU!!” Matanya sembab dan merah karena menangis semalaman. Tidakkah Taecyeon tau hal ini juga menghancurkan dirinya dan perkataan Taecyeon barusan sukses membuat semuanya lebih buruk.

Tidak ingatkah Taecyeon kalau dia sendiri yang meminta Jessica. Dia sendiri yang bilang akan bertanggung jawab.

“Jeongmal? Kau yakin itu anakku dan bukan anak Yuri? Ayolah, kalian tinggal bersama bukan? Pasti kalian juga pernah melakukannya. Aku tidak bisa bertanggung jawab.. kalau aku tidak yakin bayi itu benar-benar anakku.” Taecyeon menggelengkan kepalanya dan pergi. Di samping Jessica, Yuri duduk tanpa mengeluarkan sepatah katapun. Tangannya terkepal erat dan hatinya terasa sangat sakit apalagi saat melihat orang yang dicintainya menangis dan mengejar Taecyeon.

Mereka sudah bertunangan, walau hanya perjodohan untuk kepentingan bisnis Yuri tak menolak. Pria tanned itu memang sudah terlanjur jatuh hati pada calon istrinya, sebut saja ‘love at first sight’ karena itu memang kenyataannya. Sayangnya Jessica tak merasakan hal yang sama.

Jessica membenci Yuri, membenci semua yang berhubungan dengannya. Jessica membenci pertunangannya dan selama satu bulan tinggal bersama tak pernah sekalipun Jessica mau menatap atau bicara pada namja berkulit kecoklatan tersebut. Walau Yuri selalu bersikap baik padanya Jessica tak pernah peduli. Cintanya pada Taecyeon membutakannya.

“Oppa!” Jessica memegang kedua tangan Taecyeon namun namja itu menghempaskan tubuhnya kasar. Yuri segera menangkap tubuh Jessica sebelum membentur lantai. Rahangnya mengeras, kalau bukan demi Jessica Yuri pasti sudah mendaratkan tinjunya di wajah Taecyeon sejak lama.

“Jessica ayo kita lakukan.”

“T-tapi oppa, bagaimana kalau aku h-hamil?”

“Jangan khawatir aku akan bertanggung jawab. Lagipula kalau aku hamil mereka pasti akan membatalkan pertunanganmu dengan Yuri dan merestui kita.”

Kata-kata yang diucapkan Taecyeon kala itu terdengar manis dan meyakinkan. Namun sekarang, semuanya berubah.. Taecyeon yang berdiri di hadapan Jessica saat ini benar-benar bukan Taecyeon yang Jessica kenal. Pria itu berlalu dengan mobil sportsnya, meninggalkan Jessica yang masih terduduk di pinggir jalan dengan penampilan yang begitu berantakan.

Yuri menghela nafasnya kemudian namja itu membuka blazernya dan meletakkannya di pundak Jessica. Jessica mengambil blazer itu dan melemparkannya kembali pada sang pemilik. Sambil berdiri Jessica mengusap airmata dengan punggung tangannya kasar.

“Jangan pura-pura baik padaku. Kau pasti senang kan? Hidupku benar-benar hancur.. dan itu karenamu! Kwon Yuri, kau luar biasa!” Jessica berkata sinis sambil menatap Yuri penuh kebencian. Namja itu balas menatapnya dengan mata yang berkaca-kaca. Tak hanya Jessica, Yuri pun terluka. Bukan karena kata-kata Jessica padanya.. tapi karena melihat Jessica yang begitu hancur. Bagaimana bisa Yuri mengaku sebagai orang yang mencintai gadis itu tapi dia tak bisa membuat Jessica merasa lebih baik.

“Mianhe..” kata Yuri lirih.

Jessica kembali terisak sambil menutupi wajah dengan kedua tangannya. Hancur sudah.. kedua orangtuanya pasti membunuhnya. Jika mereka tau Jessica hamil bukan tak mungkin mereka akan mengusir Jessica dari rumah dan mengeluarkannya dari silsilah keluarga. Jessica merasa bodoh karena mempercayai kata-kata si brengsek Taecyeon dan merasa lebih bodoh lagi karena pernah mencintainya.

“Jessica-ssi..” Yuri bermaksud mengikuti Jessica saat gadis itu berjalan menjauh.

“JANGAN IKUTI AKU!!” Jessica berteriak kesal dan membuat Yuri berhenti di tempatnya.

“Kapan kau akan mengerti Kwon Yuri?! Aku membencimu… sangat membencimu.” Jessica mengepalkan tangannya erat tanpa sadar kalau kata-katanya sudah melukai Yuri untuk kesekian kalinya.

“Jessica!!” Yuri berusaha mengejar namun bus yang ditumpangi Jessica sudah melaju.

“…. tapi aku mencintaimu..” gumam Yuri.

~~~~~~~~~~~

“Youngie?!” Sooyoung mendongakkan kepalanya saat Sunny memanggilnya. Gadis bertubuh pendek itu duduk di depan Sooyoung sambil menyilangkan kedua tangannya di dada, protes. Sunny kesal padahal sekarang kencan mereka tapi Sooyoung mengabaikannya. Percuma saja Sunny menghabiskan berjam-jam berhias dan memilih baju jika pada akhirnya Sooyoung tetap mengabaikannya. Mata Sunny berkaca-kaca, akhir-akhir ini perasaannya memang sedang sensitif.

“Ini enak sekali.. kau harus mencobanya.” Sooyoung menyodorkan potongan steak miliknya di depan mulut Sunny namun gadis bertubuh pendek itu tak bergeming. Sooyoung mengangkat bahunya dan lanjut menghabiskan makan malamnya.

Setelah kenyang Sooyoung mengusap-usap perutnya dan memesan makanan penutup. Es krim.

“Bunny-ah kenapa kau tidak makan es krimnya. Bukankah kau sangat suka?” tanya Sooyoung bingung saat Sunny tak menyentuh es krimnya sedikitpun.

“Aniyo. Aku pergi!” Sunny hendak beranjak tapi Sooyoung menahan tangannya lebih dulu.

“Nikmati saja ‘kencanmu’..” Sunny mendelik kearah makanan di atas meja saat mengatakannya. Sooyoung tertawa kecil, bagaimana bisa kekasih imutnya ini cemburu pada makanan. Kekanakan.

“Aigoo bunny kau cemburu pada ‘mereka’..” Sooyoung bertanya sambil menahan tawanya.

“Aku tidak.” Sunny berkata serius, Sooyoung memilih mengalah dan tak melanjutkan perdebatan mereka. Namja itu tak ingin merusak malam yang indah ini.

“Baiklah baiklah. Anggap saja aku percaya kalau kau tidak cemburu pada ‘mereka’. Sekarang ayo duduk lagi dan habiskan es krimnya, oke?”

“Aku tidak punya selera. Habiskan saja sendiri…” Sunny pergi tanpa mendengar jawaban Sooyoung dan membuat namja bertubuh tinggi itu mengacak rambutnya frustasi.

Pelayan yang ada di restoran itu menatap Sooyoung heran sebelum kembali melanjutkan pekerjaannya saat Sooyoung mengisyaratkan semuanya akan baik-baik saja dengan isyarat tangannya.

Sambil terus mencuri pandang ke arah Sunny yang sudah menghilang di balik pintu restoran Sooyoung menggali es krim Sunny dengan sendok untuk mencari sesuatu di dalamnya. Cincin. Ya, Sooyoung berencana melamar kekasihnya malam ini tapi entah bagaimana semuanya bisa berantakan seperti ini.

“Ketemu!” girang Sooyoung saat sendoknya menyentuh sesuatu yang keras dan berbentuk bulat. Dengan segera Sooyoung memasukan cincin berserta sesendok penuh es krim ke dalam mulutnya lalu mulai berlari mengejar Sunny.

Setelah keluar dari restoran Sooyoung mengedarkan pandangannya dan berhenti pada satu sosok yang tengah menunggu lampu penyebrangan berubah warna bersama beberapa orang lainnya. Itu Sunny, Sunny-nya. Untung saja gadis itu belum jauh.

Lampu penyebrangan berubah hijau. Saat berada di tengah-tengah Sunny merasa ada seseorang yang menarik pergelangan tangannya dan setelahnya Sunny merasakan sesuatu yang lembut di bibirnya. Sesuatu yang lembut, basah dan terasa begitu familiar. Sesuatu yang selalu mampu membuat darahnya berdesir dan membuat jantungnya berdebar kencang.

Sooyoung melingkarkan tangannya di pinggang mungil Sunny sambil mengulum bibir bawah Sunny dengan lembut. Gadis itu mendesah dan membuka sedikit mulutnya. Sooyoung mendorong cincin itu dengan lidahnya ke dalam mulut Sunny kemudian melepaskan ciumannya. Untuk beberapa saat mereka saling terengah untuk menormalkan nafasnya.

“Ige mwoya?” heran Sunny sambil mengeluarkan benda asing dalam mulutnya. Sebuah cincin. Sunny menatap wajah Sooyoung penuh tanya tapi namja itu malah tersenyum ke arahnya.

“Sunny Lee jadilah istriku?”

“N-ne?”

“Sebut aku picisan atau apapun aku tak peduli. Mungkin aku terlalu banyak menonton drama. Kau tau, seharusnya makan malam kita tidak berakhir seperti ini. Harusnya kau memakan es krimmu dan menemukan benda itu disana dan aku melamarmu di dalam restoran itu sambil berlutut dihadapanmu diiringi musik romantis tapi kita berakhir disini..” Sooyoung mengusap belakang kepalanya malu-malu. Bagaimana tidak jika kini semua orang disana menjadikan mereka pusat perhatian.

“Maaf aku sedang sensitif..” Sunny merasa bersalah. Sooyoung menggelengkan kepalanya cepat. Bukan kata maaf yang ingin didengarnya saat ini.

Sooyoung mendekat kearah Sunny dan membisikan sesuatu di telinganya. “Tolong segera katakan ‘iya’.. lututku mulai gemetar.” Jujurnya. Perkataan Sooyoung tentu saja membuat Sunny tertawa kecil dan memukul pundaknya.

Sooyoung berdehem lalu bertanya sekali lagi. Kali ini namja tinggi itu berlutut diatas zebra cross dengan satu tangan di dada kirinya dan satu lagi memegang tangan Sunny.

“Sunny Lee menikahlah denganku..” katanya sungguh-sungguh. Orang-orang yang mengelilingi mereka mulai kompak menyuruh Sunny mengatakan ‘Yes’.

Sunny meletakkan cincin itu di telapak tangan Sooyoung. “Ne, aku mau. Sekarang letakkan benda itu dijariku.”

“Dengan senang hati.”

Orang-orang disana mulai bersorak dan tentunya malam itu Sooyoung sukses melamar kekasihnya sekaligus sukses membuat jalanan macet.

~~~~~~~~~~

Yoona berjalan dengan terburu, walau sudah menutupi wajahnya dengan masker dan kacamata hitam tapi itu belum cukup. Dari jarak yang tak begitu jauh papparazi yang selalu mengikutinya kemanapun dia pergi mulai memotret Yoona dan membuat gadis dengan tawa alligator itu kesal. Sebagai seorang selebritis Yoona paham betul kalau kehidupan pribadinya akan menjadi santapan nikmat pencari berita tapi demi Tuhan, Yoona juga manusia. Tidak bisakah gadis itu menjalani kehidupan yang tenang walau cuma sehari?

“Yoona-ssi..” Reporter Kim berteriak dari kejauhan. Karena tak ingin tertangkap Yoona melepaskan high heelsnya dan berlari bertelanjang kaki. Reporter Kim yang bermaksud mengkonfirmasi tentang rumor Yoona dan seorang aktor pun kewalahan. Gadis rusa itu benar-benar memiliki banyak energi.

“Yoona-ssi tunggu!” Reporter Kim kembali berteriak. Yoona tak memperdulikannya. Percuma saja Yoona menyangkal habis-habisnya toh pada akhirnya reporter tua menyebalkan itu akan memutar balikkan fakta dan menulis berita sesukanya. Seperti yang sebelumnya dia lakukan.

Yoona menghela nafas lega setelah melihat vannya yang terparkir di depan gedung KBS. Tanpa basa-basi Yoona segera masuk ke dalam van itu dan membanting pintunya. Gadis itu duduk di samping kursi kemudi dan mulai mengumpat saat melihat sang manajer yang belum siap di tempat. Bukankah tadi dia sendiri yang bilang sudah menunggunya di dalam van?

Berbicara soal reporter Kim tak terhitung sudah berapa kali reporter itu menyebarkan rumor tentang Yoona. Sebagai seorang aktris Yoona memang tidak memiliki image yang begitu baik. Dibalik jumlah fansnya yang banyak Yoona juga mempunyai haters yang tak kalah banyaknya. Mereka sering menyebut Yoona sebagai aktris yang hanya mengandalkan tampang semata.

“Dasar Kim tua bangka.. tidak bisakah dia berhenti menggangguku.” Yoona kembali mengumpat sambil mengambil beberapa lembar tissue dari dalam tasnya kemudian membuang ingusnya. Gara-gara adegan renang kemarin sekarang Yoona terkena flu.

“Dasar sutradara tak punya perasaan..” gumamnya. Yoona kemudian membuang tissue bekasnya ke sembarang tempat.

“Apa kau benar-benar seorang yeoja?” tiba-tiba sebuah suara yang berat bertanya padanya dan hampir membuat Yoona menjerit kaget. Jelas sekali itu bukan suara manajernya.

Yoona berbalik kebelakang dan melihat seorang namja duduk di kursi belakang sambil membaca kertas di tangannya.

“Juhyun-ssi?” heran Yoona, namja ini Seo Juhyun. Member GG Band. Pertanyaannya adalah kenapa Juhyun ada di dalam vannya?

“Apa yang kau lakukan disini?” tanya Yoona lagi. Juhyun mengangkat kepalanya dari kertas yang dibacanya, namja itu menatap Yoona dengan ekspressi blanknya. Juhyun memang dikenal sebagai member GG yang paling tanpa ekspressi, Yoona bahkan sampai heran bagaimana bisa seseorang hidup dengan cara seperti itu. Tapi walau bagaimanapun Yoona mengangumi namja ini, dia tampan.. Yoona sering melihatnya di televisi tapi ini pertama kalinya mereka bertemu langsung. Dan kalau dilihat secara langsung seperti ini Juhyun terlihat lebih tampan.

“Bukankah seharusnya aku yang bertanya padamu?” Juhyun balik bertanya dan membuat Yoona mengerutkan alisnya. Sesaat kemudian Yoona melihat sekeliling dan baru menyadari kalau ini memang bukan vannya.

Yoona tersenyum canggung ke arah Juhyun, gadis itu merasa malu. Juhyun pasti sudah mendengar semuanya.

“Juhyun-ssi apa kau mendengar semuanya?”

“Semuanya? … yang mana? tentang Kim tua bangka atau sutradara menyebalkan?” Juhyun bertanya tetap dengan wajah blanknya. Yoona mengigit bibir bawahnya. Tidak ada gunanya lagi berpura-pura toh Juhyun sudah mendengar semuanya.

“Apa itu cara bicara ‘National Princess’?” Juhyun kembali bertanya atau mengejek lebih tepatnya.

“Kalau iya, kenapa?” tantang Yoona. Hari ini gadis itu sudah banyak mengalami hal buruk dan bertemu dengan Juhyun terasa memperparah segalanya. Yoona berencana menarik semua kata-katanya. Juhyun tidak tampan sama sekali, namja itu menyebalkan.

“Kenapa kau harus marah padaku?”

“Hari ini aku mengalami hal-hal buruk. Sutradara terus marah-marah padaku karena aku harus terus mengulang adegan sialan itu, dia bilang kalau kemampuan aktingku sangat payah. Bagaimana dia bisa berkata seperti itu? Tidakkah dia tau kalau aku sudah berusaha semaksimal mungkin? Tidak bisakah dia berhenti berteriak dan mengahargai sedikit usahaku? Lalu haters bodoh itu terus membashku di media sosial. Apa mereka pikir mereka lebih hebat dariku, huh? Dan reporter Kim.. seharusnya dia berhenti menyebarkan rumor tentangku. Dan- ah sudahlah! Kenapa juga aku harus mengatakannya padamu.” Yoona mengacak rambutnya sendiri frustasi. Tidak seharusnya kau mengatakan hal-hal seperti itu pada orang yang tidak kau kenal! Im Yoona babo.

“Maaf sudah menganggu waktumu Juhyun-ssi. Aku permisi.” Yoona baru saja akan pergi saat Juhyun kembali memanggilnya.

“Yoona-ssi tunggu.” katanya. Entah kenapa Yoona menyukai hal ini.

“Ne?” tanyanya dengan suara manis yang dibuat-buat.

“Kau melupakan sesuatu.” Juhyun menunjuk tissue bekas Yoona dengan jarinya. Yoona mendengus kesal sambil mengambil benda itu.

“Gadis aneh.”

Setelah Yoona pergi ponsel Juhyun berdering. Manajer hyung.

“Hyun-ah apa kau sudah memutuskan?” tanya pria bertubuh tambun di seberang sana. Juhyun kembali melihat kertas kontrak di tangannya. We Got Married. Seo JuHyun dan Im Yoona couple.

“Ne hyung.. aku akan ikut acara itu.” jawaban Juhyun sukses membuat manajernya bersorak gembira. Butuh waktu lama baginya untuk membujuk Juhyun agar mau berpartisipasi dan usahanya terbayar sudah.

“Pilihan bagus boy, aku jamin kau tidak akan menyesal.”

“Ne.” Juhyun menjawab singkat lalu mengakhiri sambungannya. Sambil menandatangani kontrak di tangannya Juhyun tersenyum.

“Gadis aneh. Kita akan bertemu lagi.”

~~~~~~~~~~~

Jessica berdiri di pagar pembatas jembatan sambil merentangkan kedua tangannya. Gadis blonde itu memejamkan matanya saat angin dingin berhembus menerpa pori-pori kulitnya. Dibawahnya ada sungai yang yang airnya beriak-riak. Sudah pasti suhu di bawah lebih dingin dari apa yang Jessica rasakan saat ini. Bagaimana rasanya saat Jessica terjatuh kesana?

“Agassi.. apa yang akan kau lakukan?” Seorang gadis berambut sebahu bertanya padanya. Gadis itu membawa koper di tangannya? Apa dia kabur dari rumah? Jessica menoleh sebentar sebelum kembali bersiap untuk melompat. Tidak ada gunanya dia tetap hidup.

“Kalau mau bunuh diri cari tempat lain karena tempat ini milikku.” jawab Jessica sambil bersiap-siap kembali melompat. Wanita berambut pendek itu tertawa renyah.

“Aku datang kesini untuk menenangkan pikiran bukan untuk menghentikan orang bodoh mengakhiri hidupnya.” katanya enteng.

“B-bodoh? Ya!! Siapa yang kau sebut bodoh!” kesal Jessica. “Jaga ucapanmu..”

Wanita berambut pendek itu mengangkat bahunya dan mengacuhkan kemarahan Jessica. Kalau boleh jujur dia juga punya masalah yang membuatnya ingin berlari, tapi percayalah mengakhiri hidup bukan berarti mengakhiri masalah. Justru hal itu bisa menimbulkan masalah lainnya. Jadi gadis itu masih bisa berpikir lurus.

“Kau tidak akan melompat.” Dia kembali berucap.

“Huh? Jangan sok tahu!”

“Kalau kau memang berniat melakukannya sudah tentu kau akan melompat bahkan sebelum aku datang. Bukankah sejak tadi tempat ini sepi? Apa yang membuatmu berpikir lama? Mulai ragu agassi?”

“Shut up!”

“.. dan sebagai informasi untukmu. Melompat dari ketinggian seperti ini takkan membuatmu meninggal. Paling parah kau hanya akan mengalami patah tulang. Karena itu ulurkan tanganmu…”

“……………….” Jessica masih berpegangan pada pagar pembatas sambil berpikir lama sebelum akhirnya memutuskan untuk menerima uluran tangan wanita berambut pendek tersebut. Gadis itu tersenyum saat Jessica membatalkan niat bunuh dirinya.

“Aku Nicole..”

“Aku Jessica..”

“Jessica-ssi.. mau menemaniku minum kopi?”

~~~~~~~~~~~

Hyoyeon menyusuri setiap sudut kota Seoul dengan motor sportsnya. Semua itu dia lakukan untuk menemukan istrinya yang kabur dari rumah. Awalnya Hyoyeon kira Nicole hanya main-main saat dia bilang akan meninggalkan Hyoyeon jika Hyoyeon tak berhenti berkelahi tapi semuanya berubah menjadi mimpi buruk saat Nicole benar-benar pergi. Gadis itu hanya meninggalkan sepucuk surat di apartment mereka dan meminta Hyoyeon untuk tidak mencarinya. Namun Hyoyeon tak peduli, bagaimanapun dia harus menemukan gadisnya. Bagaimana Hyoyeon bisa hidup tanpa separuh jiwanya?

Selama ini Hyoyeon dikenal sebagai bad boy dan trouble maker, namun siapa sangka jika dia memiliki kelemahan. Dan kelemahannya adalah Nicole.

“Sudah merasa lebih baik?” Nicole bertanya, Jessica menganggukkan kepalanya dan tersenyum.

“Ne..”

“Nicole-ssi.”

“Panggil saja Nicole.” Mata gadis itu membentuk bulan sabit saat dia tersenyum. Jessica menundukkan kepalanya, bagaimana bisa seseorang bisa bersikap begitu positif walau sedang di dera masalah seperti ini? Nicole sudah bercerita padanya. Gadis itu kabur dari rumah untuk memberi pelajaran pada suaminya. Nicole ingin suaminya berhenti berkelahi dan menjadi orang yang lebih baik.

“Nicole-ah gomawo..”

“Hmmm.. untuk apa?”

“Semuanya, kalau bukan karenamu mungkin aku sudah benar-benar melompat tadi. Kau benar.. aku memang bodoh..”

“Aniyo, kau tidak bodoh. Aku hanya asal bicara saja tadi. Ingat apapun yang terjadi anak itu tidak berdosa.. Tuhan sudah menitipkan sebuah kehidupan padamu. Kau harus menjaganya apapun yang terjadi.” Nicole berdiri dari kursinya. “Kurasa aku harus pulang. Orang itu pasti sudah kewalahan mencariku. Hukumannya sudah selesai…”

Seseorang?

Yang menunggumu pulang?

Yuri… orang itu? Apa dia masih menunggu Jessica pulang?

Hyoyeon yang sudah putus asa mencari keberadaan istrinya terududuk di depan pintu dan memeluk kedua lututnya. Bagaimana kalau Nicole kembali ke Amerika? Kim Hyoyeon bodoh, sekarang kau kehilangannya.

“Nicole.. kembalilah. Aku janji akan berubah..” Hyoyeon bergumam.

“Aku janji.”

“Jinja? Kau mau berubah untukku oppa?” Hyoyeon mendongakkan kepalanya saat mendengar suara Nicole. Dia tidak mimpi, istrinya benar-benat berdiri disana. Tanpa basa-basi Hyoyeon segera menenggelamkan tubuh Nicole dalam pelukannya. Nicole merasakan punggungnya basah, Hyoyeon menangis. Nicole mengusap-usap punggungnya.

“Oppa kau janji akan berubah kan?” Nicole kembali memastikan. Hyoyeon mengangguk tanpa berpikir lagi, namja itu sadar tidak ada yang lebih penting baginya selain Nicole.

“Aku janji akan berubah.. karena itu jangan tinggalkan aku. Kumohon.”

~~~~~~~~~~~

Jessica kembali ke apartmen yang ditinggalinya bersama Yuri. Setelah menekan password yang sudah Jessica hapal di luar kepala pintu di depannya terbuka. Ruang tamunya terlihat gelap. Mungkin Yuri sudah pergi, tentu saja dia pergi untuk apa dia bertahan dengan tunangan yang hamil oleh namja lain?

“Jessica itu kau?” tapi sepertinya dugaan Jessica salah karena Yuri baru saja muncul dari dapur.

“Syukurlah kau pulang. Aku sangat khawatir..” namja itu tersenyum kemudian merangkul pundak Jessica dan menuntunnya ke dapur.

“Kau pasti belum makan malam. Aku sudah memasakkan makanan kesukaanmu. Makanlah..” Jessica menatap namja itu lama.

“Aku tau kau tidak suka melihatku. Aku akan tidur lebih dulu jadi silahkan nikmati makan malammu.” Yuri menundukkan kepalanya dan berjalan menjauh. Setelah beberapa langkah Yuri berbalik dan mengatakan sesuatu diluar dugaan Jessica.

“Aku akan meminta appa mempercepat pernikahan kita. Aku tau kau membenciku tapi untuk kali ini saja tolong jangan menolak. Ini demi kebaikan anak itu. Aku janji akan menjaga kalian berdua.. setidaknya biarkan aku menjaga kalian sampai anak itu lahir. Jika saat itu sudah tiba, kau boleh melakukan apapun yang kau inginkan…”

Jessica yang duduk membelakangi Yuri menggigit bibir bawahnya saat matanya mulai berkabut.

Namja ini…

“W-wae?” Jessica bertanya dengan suara gemetar.

Yuri menjawab sambil tersenyum melankolis. “Bukankah aku sudah mengatakannya?…karena aku mencintaimu.” Walau kau takkan pernah membalas perasaanku. Lanjut Yuri dalam hatinya sambil melangkah pergi.

Jessica menangis dan meremas dadanya.

…… karena aku mencintaimu.

“Mianhe Yuri-ah.. mianhe..”

.
.
.
.
.
>>>>>>>>>>>>>END

Udah banyak sarang laba-labanya nih wepe.. aku belum sempet bersih-bersih wkwkwk..
Thanks yg udah baca FF membosankan diatas. Y&I ama Miyoung belum kepikiran.. walah.. kerjaan bikin galau #malahCurhat
Udah segitu aja.. yg mau komen dipersilahkan apalagi kalau mau ngasih makanan buat authornya..😀

Komentar
  1. opie eyek mengatakan:

    huaaaa yg yulsicnya ngenes bangetttt

  2. Wink(s) mengatakan:

    Annyeong🙂
    Waduh tuh TaeNy belum ketemu?

  3. aulshi mengatakan:

    my bias kokyesekanget sich??
    buat sequel domk,,yulsic yesek banget😦 buat sica cembburu setelah menikah,dan uat dia meyesal

  4. badgirl mengatakan:

    Royal family,suka banget gw..

  5. oeba yoonyul mengatakan:

    ngenes! nyesek apalah ..taeny swetttt bener eh ke bawah kok gini amat.. ada sequel ne. ampun deh my bias YULSIC sad. udah moment gx ada ff sad pula

  6. iycdvia mengatakan:

    jdx sica trma yuri or gmn? bkin squel kykx bgus dch. biar jelas

  7. syall mengatakan:

    ngenes banged sih YulSic
    •﹏•
    yg lain so cheesy
    Hihihihi

  8. NW mengatakan:

    Moment – moment nya sweet banget ,, apa lagi pas YoonHyun ,,
    Suka banget …

  9. jinyeonnie mengatakan:

    annyeong… kq berasa ngegantung y??? ad sequelnya gk thor???

  10. hana mutia mengatakan:

    ahhhh taeny sma yulsic msh gntung thor…
    sequel plisssss~

  11. Gaega93 mengatakan:

    Yang lain pada sweet semua , Yulsic T_T

  12. NewReader mengatakan:

    Eh…itu yg cerita yoonhyun ternyata seo jadi namja , tumben ?🙂
    Yulsic nyesek kisah cintanya…

  13. coel mengatakan:

    Squeeel thoor pleasee.. Taeny blm jg ktmu tu.. Yulsic masih abu2.. Thor gue suka bngt lagu JB yg itu.. Memang cocok buat suasana Taeny

  14. byun913 mengatakan:

    yulsic nih yg pling nyesek or lbh tepat ny yuri…
    hyo kalang kabut nic prgi dr rmah
    gagal sdah rencana soo lamar sunny dtmpat romantis…
    fany dtnggal taeng merantau…
    cie…juhyun jd namja
    ttp nunngu y&i…gumiyoung ny thor

  15. ienyoonaddict89 mengatakan:

    annyeong..

    yulsic masih ngegantung..
    harusnya ada sequel nya..

    seohyun jadi namja..
    sepertinya boleh juga..hehehehee

  16. riyukarina mengatakan:

    aiiishhh
    pastikan sql bsk

  17. puy mengatakan:

    Itu mn klnjutan miyoung sma yoona,,,
    Pasti ada sequel nya doong thoorrrr,,,

  18. Airin mengatakan:

    Itu gimana tuch sama akhir yulsic sica kenapa nyia-nyiain cowok sebaik yul sich kan kasian

  19. Pita mengatakan:

    kenapa yuri baik bnget………
    tinggalin aja sica…..
    hehehehe……..

  20. newbie86 mengatakan:

    Thorrrrrr……kok yulsic ny bgtu sich….oooohhhh….sakit bngt jd yul….
    Sica sich mo aja d kadalin m tu orang…..
    Sequel thor pleaseeeeeee……

  21. holmesrand0505 mengatakan:

    Yaaaahh taeny nya ko ngga diterusin? Knp thor? T.T

  22. ItemLuphJenong mengatakan:

    annyeong🙂
    eh tumben seo jadi namja hehe
    aduuu wae..wae.??! yulsic paling ngenes nasibnye… gue tu ye paling ga bisa lo yul na menderita..sakiiitt gtu *alah
    ini emg kudu butuh sequel deh thor

  23. gorjes spazer mengatakan:

    lnjutin thor….lnjutin….nggantung endingx….hehe..

  24. Kapten Kaoru mengatakan:

    aaaaaak… macam film love, kisah cinta beberapa orang, romantis banget ini yurinya, jadi makin suka, tapi kasihan ppany.. hahahah sabar sabar sabar. penasaran si ffany mau kasih kejutan apa ke taeyeon kalo dia pulang. hahaha banyak yang minta sequel tuh? ehm.. boleh loh kalau di buat sequel. hahahahaha~

  25. prillyties mengatakan:

    kok yulsicnya begitu kasihan😦 , fany lagi menahan rindu aaak ff mu bikin aku senyam senyum dan mewek

  26. ArChan mengatakan:

    kenapa yulsic yang paling nyesek banget T.T #pooryul lagi lagi sica hamil sama om kotak kotak *

  27. emiristantika2306 mengatakan:

    yul kasian banget ya , bukan anaknya tapi dia mau tanggung jawab. si seo jadi namja nih , wah menarik-menarik

  28. defy86devampire mengatakan:

    poor taeny blm bs ketemu dan harus tunggu 5 bulan lagi.
    poor yulsic …….. jessie blm bs menanamkan cintanya di hati yul jelas2 mencintainya.
    happy for soosun akan menikah
    happy for yoonhyun akan bertemu di we got marriee

  29. pipit mengatakan:

    uh dr smw crita disni cm yulsic yg pling mnyntuh hati

  30. kwonliuchan mengatakan:

    MWOOOO END ????????????????
    Siapapun tolong tampar gw *d tampar author .. Apa bner nih FF END ??? Thor sequellllllll gax pduli pkoknya sequell thor .. Udah lama gax update eh author malah bw FF yg gantung *omelin author
    Msa author tega
    blom liat YulSic bersatu
    Blom liat Soosun married
    blom liat Taeny bersama
    blom liat WGMnya YoonHyun ..trus blom liat perubahannya Hyoyeon

  31. LiaTaegangster mengatakan:

    Thoorr… ko yulsicnya sad end siihh ?? Dasar tuh si kotak2, mao enaknya doang die.

  32. Jeje mengatakan:

    Yulsicnya kesian amatt :((

  33. *sherin mengatakan:

    Yahh taeny nya dkit hahaha

  34. Yuljee mengatakan:

    Omaygotnes!! Part yulsic mnyentuh ht gw BANGET..!! Jjang deh!!

  35. Song Won Bin mengatakan:

    thor kapan lanjut ?

  36. RZ mengatakan:

    taeny: wkwkwkwk taenpa jadi tentara ya yg bertugas di afrika. Ngebayangin taengpa jadi tentara?? hemmmm baiklah.😀

    soosun: cara ngelamar syoo awalnya klasik tp jadi lebih keren ditengah jalan smpe macet gara2 ulahnya.

    yoonhyun: aigoo~ hyun jadi namja. ciee mau ikut wgm yoonhyun.

    hyonic: hahahha si hyo baru deh mau tobat, lucu hg nicole kabur cm buat kasih hukuman ke suaminya.

    and the last YulSic: gue nangis dipojokan bareng yulpaa.. bisa2nya sica menyia2kan yul dan malah membenci yul😦 tapi cinta yulpaa akan mengubah kebencian sica.. T^T sabar y yulpa.

  37. AyanaS1Queen's mengatakan:

    Annyeong…

    Sequel dong saeng,, aplgi yg part nya YoonHyun.ih jrng bnget tuh juhyun jdi namja #kayaknyabelumadadeh. Ya~ya sequel ya saeng *kedipkedipmataunyu.

  38. Q-SONE mengatakan:

    annyeong……

    duh thor …. yulSic bkin nyeseeekkk ….. ya ampun …
    gak tega aku,……
    kmprt lah tuh namja….wkwkwk#apaSi
    eeh YoonHyun nya tu loh ….seob jadi namja kereen jga …kkkee
    kek d your beautiful …kkee
    keren thor …
    manis ,pahit dan nyesekkk ada…
    oke …dtunggu next chap nyaaah……
    SEMANGAAAAAAAAAT

  39. Yoongkumaseororo mengatakan:

    Taeny sweet deh, cinta yg gak mengenal jarak, apalgi lagu yg dinyanyiin Tae tu sy suka bngt… Eh? Yulsic bnr2 mengundang penasaran, karna pernyataan Jessica agak ambigu… Bwt pasangan SooSun, selalu deh makanan yg jd “pihak ke 3” yg jd penggangu hubungan mereka, tp untungnya brakhr sweet… Waaahh,. Hyunnie jd namja, trobosan (?) baru ni, ato mungkn sy ja yg pengetahuan ffnya minim baru pertama kali baca Hyunnie jd namja, tp ttp suka sih… Buat Hyonic….. Hmmm… apa ya? Udah kehabisan kata2 ni, pokoknya mreka so sweet deh sy suka… Tiap pairing punya kisah trsendiri n smuanya keren…

  40. SicaBaby mengatakan:

    fany kasian di tinggal tae afrika T_T nnty tae balik2 jadi item lho😄
    gw jedotin jga luh yul baik gtu malah di tolak*tunjuksica #esmosi

  41. zorakwon mengatakan:

    sepeti bagaimana mestinya yuri baik bagaikan malikat #ngomong apa si gue
    mesti ada sequel neeeh

  42. RoyalSoosunatic mengatakan:

    jangan kebut2an dong.. ntar di tilang loh. Ngga ada🙂

  43. Song Ji Won mengatakan:

    hai author salam kenal aku reader baru*liriklirikauthor* boleh gak aku tau fb ato twitter nya autor*malumalu*
    aku ada permintaan dehh.. kan author baik manis*kalee* cantik*mungkin* dan rendah hati dan tidak sombong*wahthorawasidunglepas* ayolah bikin sequel tentang ff yg satu ini nanti aku doa’in masuk surga rezeki nya banyak*amien* yaa pokok nya d tunggu*maksa*

  44. Park MinnieSicaJung mengatakan:

    kwon yul kau sllu mnjdi phlwn untk seorang ice princess,,, #prok..prookkk

  45. kentut mengatakan:

    tanggung-_-… ini ibaratnya abis poop kagak cebok thor
    next part ok😉

  46. Wangjanim mengatakan:

    Bagus T-T aku jarang baca fanfic indo, tapi yang ini keren banget \o/

  47. -KY- mengatakan:

    dari kemaren baca yang yulsic, yul nya di sakitin jessica mulu -_-

  48. prisca mengatakan:

    ​Ɣªª ampun kok gitu doank sih…
    Nggantung bgt #plakkk#
    ƗƚɑƗƚɑƗƚɑƗƚɑ°=D•=))°
    Kirain bakal diceritain endingnya yulsic n kawan”nya..
    Eh ternyata dugaanku salah!??

  49. prisca mengatakan:

    ​Ɣªª ampun kok gitu doank sih…
    Nggantung bgt #plakkk#
    ƗƚɑƗƚɑƗƚɑƗƚɑ°=D•=))°
    Kirain bakal diceritain endingnya yulsic n kawan”nya..
    Eh ternyata dugaanku salah!??
    Yuri gentle bgt ​Ɣªª mau ngakuin anaknya Taecyeon jd anaknya sndr^^

  50. Al mengatakan:

    Apa yang terjadi sama couple kesukaan gue?? Yulsic.. T-T

  51. sanitastic18 mengatakan:

    Chingu, jangan lupa tolong visit blog baruku ya. http://www.kwonahra.wordpress.com blogger baru nih. Mohon bimbingan hehe

  52. imyoongiie mengatakan:

    I’m new readers ^^
    salam kenal buat author yg kece!❤ , penggemar yoonhyun lewat~🙂
    baru kali ini aku baca ff hyunnie jd namja hahaha bikin ngakak wkwk😀 #kagakkebayang kan biasanya yoong yg jd namja!, thor please buat sequel we got married yoonhyun ya ya😦 ,ceritanya masih ngegantung cuma sampe juhyun tandatangan masa g sampe mereka pacaran selesain dong, harus tanggung jawab ni titik g pake koma😉 #lgkecanduanbacaffyoonhyun. kan jarang2 hyunnie jd namja malah ff ini kali yg pertama bikin hyunnie jd namja!, dan lg aku senang ada lagu JB disini yaay!

  53. jetiinlove mengatakan:

    Dan alhasil bagian yulsic bwt gua mewek.
    Aduh si sunny cemburu ama makanan. Sabar ya..
    Author yg baik. Kalo blm dtg ke wp ku. Mohon   (˘ʃƪ˘) mampir sekali2 Yah ╮(╯_╰”)╭. Kalo gak sibuk

  54. Vana mengatakan:

    Yulsic’nya kok gak di satuin??😦
    ending’nya bikin galau.

  55. Kimrahmahwang mengatakan:

    Taeyeon kerja apaan dah sampe miyoung mesti nunggu 5 bulan lagi/?
    Aduhh sica kalo elu nikah sama Yuri juga gaakan nyesel dia udah ganteng baik bertanggung jawab pulaa

  56. rizanuzula mengatakan:

    accchhhh so swiit ada juga yang miris tp endingnya tetep manis hehehee..yulsic emang sesuatu..bener2 royal family time hahaaa

  57. anirecamp mengatakan:

    Ceritanya yg happy end cuma soosun dong
    Yg lainnya gantung malah ada yg ngenes

  58. anirecamp mengatakan:

    Ceritanya yg happy end cuma soosun sma hyonic doang
    Yg lainnya gantung malah ada yg ngenes
    Yoonhyun tumbel kebalik genrenya

  59. maomao mengatakan:

    ini sepertiny bagusan jd ff seris thor. .
    ditambah cerita.y menarik.
    klo one shoot masih ngegantung, .
    lanjut
    keep writing
    fighting(Y)

  60. kwonchatiz mengatakan:

    So….
    jessica masih blm sadarkah seberapa besar dan dalamny cinta seorang kwon soebang untukmu?!!!!

  61. seororo mengatakan:

    ff yang ini jadiin chaptered dong thor..
    jebal.

  62. jung sooin mengatakan:

    Aishhhh thor.. tega sekali yul oppa dikasih bekas…..

  63. chiap2122 mengatakan:

    ahhhh kenapa yulsicnya ngegantung???
    lanjutin napa thor hehe
    semua happy ending cuman yulsic yg ga, sedih haha
    ditunggu ff yg lain hehe

  64. YulSicc Jung mengatakan:

    thoor, yulsicnya bntr kali…sad ending lg…huft…
    lanjutkan dung ceritanya….hiks,,hiks,,

  65. YoungieYoongie mengatakan:

    aisshh yulsic nya sedih..
    sweet soosun sama hyonic.. ^^

  66. vankaka mengatakan:

    Hai hai, i’m your new reader^^
    Aaarrgghh.. Manis banget, melting dah. Daebak banget!!!
    Aku mau baca”, tapi ternyata di sini GxG-,-

  67. Davi mengatakan:

    Mesti baca ff ini pasti nangis. Sedih bgt sih yul. Sabar ya yul. Aq tau km pasti kuat. Hehe

  68. Davi mengatakan:

    Sequel dong..

Comment Please ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s