You and I (Chapter 1)

Posted: Oktober 22, 2013 in ff snsd, taeny, yulsic
Tag:, , , , , , , , ,

Tittle : You and I
Author : RoyalSoosunatic
Genre : Gender Bender, Drama
Length : Chapter
Cast : Kwon Yuri, Jessica Jung and Other cast

Chapter 1
.
.
.
.

-Kiss and Stranger-

Derap langkah kaki di belakangnya terdengar semakin dekat, Yuri terus berlari menghindari kejaran orang-orang bertubuh kekar yang membawa tongkat baseball dan beberapa senjata lainnya. Tubuhnya sudah basah bermandikan keringat.  Jantungnya berdebar cepat, bisa gawat kalau sampai tertangkap batinnya. Mungkin malam ini seorang Kwon Yuri hanya akan tinggal sejarah.

Disebuah perempatan jalan, otaknya berpikir cepat. Yuri masuk ke sebuah klub malam, seketika dentuman musik mulai menyambutnya diiringi bau alkohol yang menusuk hidung. Yuri berlari ke lantai dansa, berutungnya banyaknya orang disana bisa mengaburkan keberadaannya.

Dibalik punggung seseorang Yuri bisa melihat orang-orang itu masih mengikutinya sampai kesini. Yuri mulai panik dan saat terdesak seperti itu munculah sebuah ide di kepalanya.

Yuri menarik tangan salah seorang yeoja yang ada disana lalu mencium bibirnya. Si yeoja hanya terpaku karena syok atas perbuatan Yuri. Orang-orang yang mengejar Yuri mulai meninggalkan tempat tersebut begitu mereka tidak menemukan Yuri. Disana memang tidak ada tanda-tanda keberadaan Yuri, tempat itu hanya dipenuhi orang-orang yang sedang bermesraan bersama pasangan mereka, tidak mungkin Yuri disini.

Seorang pria botak mengisyaratkan anak buahnya untuk pergi dan mencari tempat lain. Yuri melepaskan ciumannya begitu mereka sudah pergi. Namja itu tersenyum sambil mengelap keringat yang mengucur deras di wajahnya.

Yuri memang selamat dari orang-orang itu tapi ada sesuatu lain yang masih menunggunya.

*slap*

Yeoja yang tadi diciumnya mendaratkan tangannya di pipi Yuri. Semuanya berlalu dengan sangat cepat, belum sempat Yuri berkata apa-apa yeoja itu sudah pergi meninggalkan Yuri dan pipinya yang serasa terbakar.

~~~~~~~~~~~

South Korea Palace

“Tuan..” Jinsu mengetuk pintu bercat putih itu sehalus mungkin.

“Tuan muda..” tak kunjung mendapat jawaban Jinsu mengetuknya sekali lagi.

“……………”

“Putra mahkota?!” Pria 40-an itu mengeryitkan alisnya. Biasanya majikannya akan menyahut dalam sekali panggil tapi sekarang…

Ragu-ragu Jinsu menempelkan telinganya di daun pintu dan tak terdengar suara apapun disana. Seketika Jinsu membulatkan matanya, jangan-jangan..

Dibukannya pintu kamar itu dengan paksa dan benar saja sang Pangeran tidak ada di ruangannya. Lagi-lagi dia melarikan diri.

Jinsu mendesah frustasi, pasti setelah ini dia akan mendapat hukuman lagi.

~~~~~~~~~~

“Yul!” Panggil Taeyeon. Yuri berlari lalu memeluk kakaknya. Taeyeon melepaskan pelukan Yuri, setelahnya dia memeriksa setiap jengkal tubuh namja tanned itu.

“Wae?”

“Gwenchana?” Tanya Taeyeon khawatir.

“Seperti yang hyung lihat, aku baik-baik saja..” Yuri tersenyum dorky setelah mengatakannya. Namja tanned itu berkata dengan enteng seolah apa yang baru dialaminya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Taeyeon mengepalkan tangannya lalu mendaratkannya di kepala Yuri.

“Appo!” Protes Yuri sambil mengelus kepalanya, untung saja pukulan Taeyeon tidak membuatnya sampai benjol.

“Kenapa mereka bisa mengejarmu huh?” Taeyeon kembali membuka pembicaraan.

“Mereka kesal karena kemarin aku menghajar temannya..” Yuri menggosok-gosokkan telapak tangannya. Hari ini memang sangat dingin, bahkan jaket tebal yang dipakainya tak cukup menghangatkannya.

Taeyeon kembali mengepalkan tangannya dan mendaratkannya di kepala Yuri.

“Ya! Kenapa kau suka sekali memukul kepalaku?”

Kali ini giliran Taeyeon yang tertawa saat mendengar Yuri potes. Ekspressi Yuri sangat menggelikan, kepulan asap putih keluar dari mulutnya saat dia marah-marah.

“Kapan kau bisa dewasa dan berhenti berkelahi?”

“Aku tidak berkelahi, orang itu mencopet dompet seorang ahjumma.. tentu saja aku menghajarnya..”

“Dasar bodoh!” Taeyeon mengacak rambut adiknya, lalu melepaskan syal yang melilit lehernya lalu memakaikannya pada Yuri.

“Tetap saja kau tidak boleh cari gara-gara.. memangnya kau ini jagoan?”

“Mianhe..” Yuri menundukkan kepalanya. Merasa bersalah.

Mereka kembali berjalan dengan keheningan yang mulai mendominasi. Tiba-tiba saja atmosfir di sekitar mereka terasa berat.

“Hyung, seharusnya kau tak perlu menemuiku..” Mereka sampai di sebuah taman bermain. Yuri duduk di salah satu ayunan dan Taeyeon duduk di ayunan sebelahnya.

Yuri menggerakan ayunan itu perlahan sambil menedang-nendang kerikil yang ada di dekat kakinya. Tempat ini mengingatkannya pada taman bermain yang ada di istana. Dulu dia dan Taeyeon sering bermain di tempat itu bahkan mereka memiliki rumah pohon sebagai tempat rahasia mereka.

“Pasti sekarang Jinsu sedang kelelahan mencarimu..” Yuri tertawa kecil begitu teringat wajah Jinsu. Asisten pribadi putra mahkota.

Pria pendek itu seringkali harus mendapat hukuman karena kenakalan Yuri dan sang Kakak tapi dibalik semua itu Jinsu patut dijadikan teladan. Pria itu begitu murah hati dan bijaksana walaupun kadang-kadang dia terlalu cerewet untuk ukuran laki-laki.

“Hyung tidak seharusnya kabur hanya untuk menemuiku..”

“Kalau begitu seharusnya kau kembali ke istana Yul.. ke rumah kita..” Taeyeon memandangi Yuri dengan seksama. Yuri hanya diam dengan ekspressi yang tak dapat diartikan.

“Disinilah tempatku.. aku tidak cocok kalau harus tinggal disana..” kali ini Yuri memandang Taeyeon sambil tersenyum. Senyuman yang bermakna sesuatu, sayangnya namja berkulit putih itu tak mampu mengartikannya.

“Lebih baik hyung pulang..” Yuri berdiri dan menepuk-nepuk noda di celananya.

“Setidaknya kau harus kesana untuk menemui abeoji.. walaupun dia tidak berkata apa-apa aku tau kalau dia merindukanmu..” Yuri menghentikan langkahnya begitu mendengar perkataan Taeyeon. Bagaimanapun Taeyeon tau Yuri sensitif sekali kalau sudah membicarakan ayah mereka. Sejak dulu hubungan Yuri dan ayahnya memang tak terlalu baik.

Yuri berbalik dan berjalan kerah Taeyeon yang masih duduk di ayunan.

“Itulah kenapa hyung tidak boleh terlalu keseringan bergaul dengan Jinsu.. lama-lama kau cerewet seperti dia…” Namja tanned itu tersenyum jahil sambil memamerkan deretan gigi putihnya.

“Ya! Anak nakal kemari kau!” Taeyeon bangkit lalu berlari mengejar Yuri yang sudah kabur duluan.

~~~~~~~~~~

“Tuan Jo…” Seseorang mengetuk pintu ruangan kerja Kwangmin.

“Silahkan masuk…” Seorang pria muda dan seorang yeoja masuk ke ruangan itu.

“Tuan Jo, ini Ms. Hwang yang akan menjadi pengawal baru Pangeran Taeyeon…”

“Annyeonghaseyo.. saya Tiffany Hwang siap melaksanakan perintah..”

Kwangmin tersenyum dan mempersilahkan si pria untuk keluar sementara Tiffany masih berdiri dengan tegap disana. Jinsu mengulurkan tangannya kearah Tiffany.

“Selamat bertugas Ms. Hwang…”

“Terimakasih..”

~~~~~~~~~~

“Permisi apa anda pernah melihat orang ini?” Seorang pria yang memakai baju formal bertanya pada salah seorang pejalan kaki sambil menunjukkan foto seseorang.

“Aniyo…”

“Ah, kamsahamnida…”

“Permisi tuan, apa anda pernah melihat orang ini?” Gagal dari satu orang pria itu mulai bertanya pada orang lainnya dan jawabannya sama. Kalau bukan jawaban ‘tidak tau’ berarti gelengan kepala lah yang akan di dapatnya.

“Yeobuseyo tuan..” pria berbicara melalui earphone yang terpasang di telinganya.

“Saya tidak bisa menemukan nona Jessica dimanapun..” lapornya.

“Bodoh! Kalau begitu cari di tempat lain..” marah orang di seberang sana.

“Ne tuan..” patuh si pria sambil berjalan menuju tempat lain.

Jessica menyembulkan kepalanya dari balik tong sampah tempatnya bersembunyi. Setelah memastikan semuanya aman, yeoja blonde itu keluar dari tempat persembunyiannya lalu berjalan kearah yang berlawanan dengan si pria ber jas.

“Sialan!” Runtuknya kesal sambil menendang kaleng bekas minuman yang tergeletak di pinggir jalan.

Jessica pikir jika dia kabur ke Korea maka ayahnya takkan mencarinya lagi tapi ternyata dugaannya salah. Pengawal-pengawal ayahnya benar-benar mengejarnya sampai kesini. Benar-benar hari yang tidak beruntung, ditambah namja gila yang menciumnya sembarangan di klub malam tadi lengkaplah sudah penderitannya.

Sekarang Jessica berjongkok di pinggir jalan, tidak tau harus pergi kemana lagi. Dia tidak mungkin menginap di Hotel karena pasti ketauan ayahnya. Setelahnya lama berpikir akhirnya dia teringat sepupunya Nicole, yeoja itu tinggal di asrama sekolah… mungkin Nicole bisa membantu pikirnya.

~~~~~~~~~~

“Itu orangnya?” Tanya si pria botak memastikan sementara teman yang duduk di sebelahnya hanya mengangguk. Senyuman evil tersirat di balik wajahnya yang berbalut perban.

Yuri berjalan dengan dua cup kopi panas di tangannya. Namja itu tersenyum saat Taeyeon melambaikan tangannya di sebrang jalan. Yuri tidak tau kalau ada seseorang yang tengah mengincar nyawanya. Namja itu berjalan diatas zebra cross saat lampu penyebrangan berubah hijau tanpa tau kalau sebuah mobil melaju kencang ke arahnya.

“YUL AWAS!!”

Bbbbrrraaakkkkk!!!!

“HYUNG!!”

~~~~~~~~~~

*slap*

Tangan pria paruh baya itu mendarat mulus di pipinya. Membuat sudut bibir Yuri berdarah saking kerasnya. Namja tanned itu hanya diam sambil membalas tatap sang ayah yang menusuk matanya. Tanpa berkata apa-apa, tapi tatapan itu mampu membuat Yuri merasa sakit. Tatapan yang cukup untuk membuat jiwa serasa meninggalkan raganya.

“Maafkan aku..” kata-kata lirih Yuri terdengar begitu jelas di depan Emergency Room yang memang sangat sepi. Selain mereka khawatir dengan keadaan Taeyeon, tamparan di pipi Yuri barusan membuat siapapun tak berani bicara. Raja pasti benar-benar marah hingga sanggup melakukan hal yang demikian.

Yuri membungkuk untuk menunjukkan rasa hormatnya setelahnya namja itu pergi dengan tangan yang terkepal erat.

Raja duduk di kursi yang ada disana tanpa berniat mencegah kepergian Yuri. Pria bermarga Kim itu hanya memandangi telapak tangannya dengan tatapan nanar.

“Yang mulia… dokter susah keluar..” kata Jinsu.

Raja Kim berdiri lalu menanyakan keadaan Taeyeon. Pria paruh baya itu bernafas lega setelah mengatakan putranya sudah melewati masa kritis dan akan segera dipindahkan ke ruang perawatannya.

Beberapa suster keluar sambil mendorong ranjang Taeyeon, Raja Kim menoleh kearah Jeongmin Asisten pribadinya dan mengatakan sesuatu sebelum mengikuti para suster yang membawa Taeyeon.

~~~~~~~~~~

“Ah~ mashita..” Jessica tersenyum puas setelah menghabiskan mangkuk ramennya yang ketiga. Seketika perasaannya merasa lebih baik setelah perutnya terisi penuh.

Nicole duduk di depannya sambil meletakkan kedua tangannya di atas meja.

“Bicaralah..” Jessica mempersilahkan sepupunya tersebut untuk bicara.

“Sooyeonie.. kau tau aku tidak bisa menampungmu di asramaku. Bisa gawat kalau sampai ketauan..” Nicole mulai menyuarakan hal yang mengganggu pikirannya.

“Aku tidak mau ikut campur masalahmu.. uncle bisa membunuhku..” Yeoja berambut pendek itu bergidik ngeri. Jessica mengerucutkan bibirnya sambil menggenggam kedua tangan Nicole.

“Ayolah Colie aku tidak tau harus minta bantuan pada siapa lagi…”

“Aniya.. asrama itu hanya untuk siswa SHS. Ibu asrama pasti takkan mengijinkanmu tinggal disana..”

“Kalau begitu jangan beritahu dia..” ngotot Jessica.

“Itu bukan ide bagus, lebih baik kau pulang saja ke Amerika..” saran Nicole. Kali ini Jessica melepaskan pegangan tangannya.

“Aku tidak mau pulang.. Shireo!!”

“Wae?”

“Aku tidak mau dijidohkan dengan orang yang tidak kukenal.. memangnya aku tidak laku sampai-sampai Daddy harus menjodohkanku. Bagaimana kalau orang itu jelek?” Wajah Jessica terlihat begitu memelas saat mengatakannya.

“Ayolah Colie ijinkan aku tinggal ditempatmu… hanya 3 haru ah- Aniya hanya malam ini saja. Otte?”

Nicole menggelengkan kepalanya membuat Jessica emosi.

“Kalau kau tidak mau membantuku ya sudah, malam ini aku akan tidur dijalanan..” Jessica berdiri sambil menyelempangkan tasnya di pundak.

Nicole mendesah frustasi sambil mengacak rambutnya.

“Baiklah-baiklah.. malam ini kau boleh tinggal di asramaku. Setelahnya kita cari solusi untuk masalahmu itu..” Nicole akhirnya menyerah. Bagaimanapun dia tidak bisa membiarkan sepupunya yang seorang ‘Princess’ untuk tinggal di jalanan.

“Kyaaaaa.. Gomawo..” Jessica melompat gembira sambil memeluk Nicole.
.
.
.
.
.
>>>>>>>>>>>TBC

Komentar
  1. Yulsicbaby mengatakan:

    Waahhhh keren kerennn…
    Lanjut thor~ penasaran😀

  2. Q-SONE mengatakan:

    annyeong ………
    akhirnyah YulSic …,,,, kkyaaa
    aku suka,, aku suka….

    wah Yul ksian amat hdupnya…..
    yesss ,,, YulSic udah kissing scene .
    >_< …
    dtunggu next chap nyah…..
    SEMANGAAAAAAT

  3. satriani mengatakan:

    annyeong…

    wahh jadi Yuri juga pangeran sama kaya Taeng?😮
    Yg nyium Jessica itu Yuri kan?😉
    Apa jadi nya taeyeon kalo Tiffany jadi pengawal nya😀

  4. byun913 mengatakan:

    kerajaan…
    taeng putra mahkota trus yul sapa putra buangan…

  5. Trisna andriani mengatakan:

    annyeong..
    wah critaya bgus nee
    yul prince sica princess cocok..

  6. newbie86 mengatakan:

    hooooooooooo…………..sepertinya menarik….lanjut thor

  7. Airin mengatakan:

    Wah ada apa nich ma yul lenapa mesti kabur dari rumah

  8. zorakwon mengatakan:

    Acungin jempol buat author ..
    Masih belum kbaca cerita’a ..

  9. riyukarina mengatakan:

    yuri dibedakan ya…. pada dia anak selir raja….hohohoho….
    bagus nice story ^_^
    waahhh udah mpe part 3 j nih

  10. priska mengatakan:

    ini cerita ttg kerajaan yah..
    bagus thor..
    lanjutkan..

  11. NewReader mengatakan:

    penasaran sama kelanjutannya…

  12. kwon jess mengatakan:

    wah yulsic neh
    lanjut thor

  13. defy86 mengatakan:

    wow keren..
    next…

  14. rea.sone mengatakan:

    oh my yul langsung cipok..cipok sica .. greget >.<

  15. Aya S1 Queen's mengatakan:

    Annyeong…

    Wah dah nympe part 3 aja nih.
    Kren ah.
    Mau lnjut lgi.

  16. wenny mengatakan:

    semoqa taeyeon oppa qx apa2

  17. YT~ mengatakan:

    Kereen~
    aduhh yul maen kisseu2 hoho

    taeng yg dtabrak..huaaa #lanjut part2

  18. ArChan mengatakan:

    auh pasti sakit banget itu pipinya yul,,,

    cieee udah kissu aja

  19. hana mutia mengatakan:

    nahhhh
    yulsicnya udh main kiss aj bru prtma ktmu😀
    critany bgus thor, lnjut ya🙂

  20. rizky zudha (@RZudha) mengatakan:

    Annyeong🙂
    lama gk mampir🙂
    wah bru bca part 1 seru jga😀🙂
    Teng itu putra mahkota..,
    lalu Yul???
    oke lah next part jja lah🙂

  21. Syall mengatakan:

    w(°o°)w
    yuwreee maen civhok aja ank orang
    and Tifanny jd bodyguard nya Taeyeon
    (⊙o⊙)

    ok
    ╭(′▽‵)╭(′▽‵)╭(′▽‵)╯ GO!

  22. Kim eveel mengatakan:

    Eoohh???ahahhaa..ya ampunn ttg kerajaankah ini? Kasiaan banget dah yulsicc…

  23. SicaBaby mengatakan:

    itu yg di kiss sama yul sica kan thor..???huaahahah YulSic udh Kissed
    jadi disini TaeRi adik kakak trus anggota kerajaan….!! keren thor lanjut😉

  24. aulshi mengatakan:

    aish,,, YUWREEE,,,, MAIN CIPOK ANAK ORANG AJA HAHAHAHAHAH
    ck,,,itu yul jadi anak buangan ya??
    apa karena dia anak selir? jadi dia diperlakukan sedemikian rupa?
    kasihan yul,, pasti sakit rasanya menjadi anak yg dibedakan

  25. kim_taeny mengatakan:

    Wah yulsic bru pmbuka udah dkasih kiss2an sma authornya😀
    Taeng jd putra mahkota and ppaneh jd bodyguardnya ntar taeng betah tuh dkerajaan asal jgn kmbuh aja tuh byunya si putra mahkota kkk
    Yul ksian amat srba salah jd yul kan g spenuhnya kslhan yul😦 tu ahjussi main tampar aja yg sbar ya yul #elus2rmbut yul :3

  26. ggab_yul mengatakan:

    kasihan yuri diperlakukan kyk gitu sama ayahnya. jangan2 yul anak yg tidak diinginkan

  27. pipit mengatakan:

    maaf thor sy bru bc nh ff hehe

  28. rizanuzula mengatakan:

    huwaaahhh yul agak brandal ya heheee..suka2.. abujinya kelewat banget ma yul huufff
    dijodohin ma sp tu si sica krkekeeee…lanjut

  29. anirecamp mengatakan:

    Aigo…ternyata w blum bca dri awal toh, pantesan w bingung bgt ma jln ceritanya

  30. D@rkness mengatakan:

    wah Yuri ma Taeng jadi pangeran^^ eh knapa yul kabur? n sica seorang princess nah tu YulSic cocok apalagi udah ciuman hehehe….. fanny jdi pengawal taeng wah berarti fanny kuat donk

  31. D@rkness mengatakan:

    wah Yuri ma Taeng jadi pangeran^^ eh knapa yul kabur? n sica seorang princess nah tu YulSic cocok apalagi udah ciuman hehehe….. fanny jdi pengawal taeng wah berarti fanny kuat donk ^-^

  32. seororo mengatakan:

    wahh daebakk thor.
    jadi taeng sama yul anak raja ya.. kereeen
    tapi itu kenapa yuri gag akur gitu sama appa nya..

    pasti jessica mau dijodohin sama taeng karna taeng kan yang putra mahkota..

  33. royalfamilyshippersoneforever mengatakan:

    Critanya kren author,
    Yuri blom ja knlan asik kiss jessica aja kn sica jdi slah pham,

  34. jung soo in mengatakan:

    Anyeong thor.
    Bagus ceritanya thor..
    Meskipun baru baca tapi langsung suka aja sama alur ceritanya..

  35. myjjung mengatakan:

    Cap cium” aja aisshhh

  36. romasimarmata mengatakan:

    entah kenapa setiap ff yulsic si yuri selalu kena slap hahahha dasar violent couple 😏

Comment Please ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s