Rain ( TaeNy version )

Posted: Juni 3, 2013 in ff snsd, taeny, Uncategorized
Tag:, , ,

Tittle : Rain ( TaeNy version)
Author : RoyalSoosunatic
Genre : Yuri ( girl x girl ), Romance, Angst
Lenght : Oneshot
Cast : Tiffany Hwang, Kim Taeyeon, Kim Hyoyeon, and Other cast

Inspired by:
*B.A.P – Raind Sound
*SNSD – Honey (Perfect for you)

Is this sound of the rain, your voice?
Is this a sound that calls to me? Am I the
only one thinking of you?
Will this rain comfort me?
Do you know how I feel? I keep thinking of you…
.
.
.
.
.
.

Tiffany duduk disofa ruang tengah apartmennya. Didepannya televisi flat 60 inchnya tengah menyala menayangkan acara variety show, walaupun begitu perhatian yeoja bereyes smile tersebut tak sepenuhnya tertuju pada benda kotak tersebut.

“Mommy..” rengekan kecil terdengar dari gadis cilik yang sekarang berdiri di depan pintu kamarnya. Dengan pinyama pink kebesaran anak itu mengucek matanya dengan gaya yang sangat imut. Tiffany tersenyum memperhatikan apa yang dilakukan gadis ciliknya.

-Flashback-

“Kim hyoyeon..”
“Ne?”
“Aku ingin menamakan anak kita.. kim hyoyeon..”
“Itu indah, apa artinya..”
“Selalu tumbuh dengan indah… aku harap setelah lahir nanti anak kita bisa tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik seperti ibunya…”
“Dan tidak dork seperti ayahnya…”
“Walaupun dork aku kan cute..”
“So full of yourself…”
“But you love that…”
“Yes, i love my taetae…”
“And i love you more miyoung..”

“…. and i love our child too…”

-Flashback end-

“Hyonnie kemari…” sambil menyeret selimutnya yang lagi-lagi berwarna pink hyoyeon berjalan menghampiri sang ibu lalu duduk dipangkuannya.
“Kenapa hyonnie belum tidur?”
“Petir… aku takut petir mommy..” adu hyoyeon. Tiffany kemudian memeluk anaknya lalu menyelimuti tubuh mungil itu dengan selimut kesayangannya.

Tiffany baru sadar kalau diluar hujan deras. Memang tadi pagi Lee Sunny, pembaca ramalan cuaca di stasiun tv KBS mengabarkan kalau malam ini seoul akan diguyur hujan yang cukup deras.

Tiffany mempererat pelukannya pada hyoyen yang mulai terlelap kembali. Tiffany tersenyum, dilihat dari manapun anak ini benar-benar mirip dengan taeyeon. Hidungnya, bibirnya, matanya, kulitnya yang seputih susu bahkan sifat dorknya sangat kental. Gen taeyeon terlalu kuat padanya. Tiffany mengecup puncak kepala hyoyeon. Taeyeon, yeoja itu juga takut pada suara petir.

-Flashback-

“Hei jamur…” tiffany mendelik kesal mendapati taeyeon yang tengah berdiri disampingnya. Taeyeon merupakan kakak kelasnya, sudah bukan rahasia lagi kalau taeyeon menyukai tiffany hanya saja dia tidak pernah menunjukkan perasaannya dengan cara yang seharusnya. Kakak kelas berwajah imut itu lebih suka membuat tiffany kesal dan terganggu akan sifatnya.

“Ehmmmm…” taeyeon berusaha membuat tiffany melihat benda apa yang sedang di pegangnya. Sebuah payung. Benda yang seharusnya tiffany bawa pagi tadi. Karena tidak membawa benda itu pula tiffany jadi terjebak disekolah saat ini. Taeyeon menenteng benda berwarna merah menyala itu dengan bangga. Dengan senyum dork-nya taeyeon melihat kearah tiffany sambil menggerakan alisnya naik turun. Tiffany mendesah pelan, meratapi nasibnya yang memilukan. Tiffany harus memilih diantara dua pilihan yang sebenarnya tidak ada yang lebih baik.

Terjebak di sekolah sampai hujan reda, malam hari, dimana semua sudah pulang kecuali dirinya atau….

Pulang bersama, dalam satu payung bersama kakak kelasnya yang terkenal sebagai penjahat butt.

“Rumahku lewat sini..” ya, pada akhirnya tiffany memilih pilihan kedua. Walaupun sepanjang perjalanan tiffany harus terus mengcover bagian belakangnya agar tangan taeyeon tidak nyasar kesana. Siapa tau kan kalau yeoja pendek itu cari-cari kesempatan.
“Aku tau” jawab taeyeon santai, tiffany memandang taeyeon heran. Seingatnya yang tau dimana letak rumahnya hanya jessica dan yuri.
“Waktu itu aku mengikutimu…” jawab taeyeon seperti bisa membaca apa yang tengah tiffany pikirkan saat ini. Yeoja yang lebih pendek itu berkata santai, seolah-olah apa yang dilakukannya sesuatu yang biasa saja.

Stalker. Satu kata itu yang sekarang tiffany pikirkan.

Membuntuti seseorang bukanlah hal yang baik, terlebih saat seseorang itu tidak menyukaimu tapi bagi taeyeon cinta itu butuh perjuangan. Cinta dan benci mempunyai perbedaan yang sangat tipis, dan taeyeon yakin suatu hari tiffany bisa menerima ketulusan hatinya. Mengubah bencinya menjadi cinta.

*Thunder sound*

Taeyeon meloncat kearah tiffany seketika. Tiffany berusaha melepaskan tangan taeyeon yang melingkar erat dilehernya, membuatnya merasa tercekik. Setelah taeyeon tidak lagi bergelantungan di tubuhnya tiffany membungkuk untuk mengambil payung merah yang tergeletak di bawah kakinya. Tanpa sadar taeyeon melepaskan payung itu saat mendengar suara petir tadi. Tiffany menepuk-nepuk seragamnya yang sudah terlanjur basah.

“Ada apa denganmu huh?” Bentak tiffany. Taeyeon menunduk sambil memainkan sepatunya.
“A-aku takut petir.. mianhe” mendadak tiffany merasa bersalah karena telah membentaknya.
“Mianhe.. ” tiffany mengenggam tangan taeyeon yang masih gemetaran.
“….aku tidak tau..”

Alih-alih taeyeon yang mengantarnya justru tiffany yang mengantar kakak kelasnya tersebut. Sepanjang jalan tiffany terus mengenggam tangan taeyeon dan sesekali memeluknya jika suara petir terdengar. Malam itu merupakan awal yang baru baginya, bagi taeyeon, bagi mereka berdua.

-Flashback end-

Tiffany tersenyum mengingat betapa dorknya taeyeon saat itu.
“Hyonnie tau tidak, daddy juga takut suara petir sepertimu…”
“Jinjaeyo??” Tanya hyoyeon dengan suara cadelnya, gadis cilik itu kembali terbangun saat tiffany mengajaknya bicara.
“Mommy..”
“Ne?”
“Nyanyikan lagu untukku… aku suka suara mommy..”
“Oke…”

Honey, I am loving you
This greedy and prideful person I am is slowly changing
Suddenly, my heart becomes more open
You make me happy
I’m perfect for you

~~~~~~~~~~

-Flashback-

Seoul sing festival, 2007

Taeyeon berdiri dengan gitar ditangannya. Tiffany kaget, tidak sangka taeyeon juga ikut festival ini. Awalnya tiffany kira jessica yang ikut karena dari kemarin yeoja jenong itu terus memaksanya melihat festival, pasti taeyeon yang memintanya melakukannya. Taeyeon tersenyum pada tiffany yang duduk dideretan kursi penonton paling depan. Taeyeon memulai lagunya setelah memberikan kedipan kearah yeoja berambut jamur tersebut.

Tell me your wish, I will make it come true
Don’t just pray every night at home by yourself
Your heart that loves me, your wish that wants to be with me

Stupid baby, I prayed for this too
That you would come to love me

Honey, I cannot believe it
Whenever you’re sad, if you just look upon my face
You will suddenly smile joyfully
I can make you happy
I’m perfect for you

I thought many times of the things we could do
When that day comes that we would love each other
When I look now at us walking together holding hands
Nothing else comes to my mind

My sweet baby, just leave it like this
It’s so wonderful with this reason of love

Honey, I am loving you
This greedy and prideful person I am is slowly changing
Suddenly, my heart becomes more open
You make me happy
I’m perfect for you

I have a wish
That you would forever be my love
I will become more caring for you

Honey, I cannot believe it
Whenever you’re sad, if you just look upon my face
You will suddenly smile joyfully
I can make you happy
I’m perfect for you

Honey, I am loving you
This greedy and prideful person I am is slowly changing
Suddenly, my heart becomes more open
You make me happy
I’m perfect for

Tiffany tertegun di tempatnya, satu hal lagi yang menjadi daya tarik taeyeon dimatanya. Suaranya. Tiffany tanpa sadar ikut tersenyum saat taeyeon tersenyum kearahnya.

“Lagu ini untukmu… ppany-ah..” seperti biasa taeyeon mengucapkan nama tiffany dengan pelafalan yang unik dan tiffany mulai menyukai namanya disebut seperti itu.

-Flashback end-

Nafas hyoyeon terdengar lembut dan teratur, anak ini memang sangat suka tertidur dipelukan tiffany apalagi kalau tiffany sambil bernyanyi untuknya. Dengan hati-hati tiffany mengangkat tubuh mungil itu ke kamarnya lalu membaringkannya diatas kasur. Dengan hati-hati tiffany menyelimutinya dan menyibakan poni yang menutupi wajah hyoyeon.

Tiffany tidak tau apa yang akan dilakukannya tanpa malaikat kecilnya ini. Sampai saat ini hyoyeon-lah yang membuatnya mampu bertahan.

‘Mommy love you so much hyonie..’

“Fany-ah sampai kapan kau akan seperti ini?”

“Tidakkah kau berpikir kalau hyoyeon butuh seorang ayah?”

Tiffany menyentuh kalung berbandul gembok yang ada dilehernya.

-Flashback-

“Mushroom lihat ini!!”
“Bagus…”
“Kau suka?” Tiffany mengangguk cepat pada pertanyaan kekasihnya. Siapa sangka taeyeon adalah kekasihnya sekarang. Dan mereka saling menyayangi.
“Untukmu…”
“Jinja?”
“Iya, dan aku juga punya pasangannya..” taeyeon memperlihatkan kalung berbandul kunci yang tergantung dilehernya.
“Berjanjilah kau akan selalu memakainya… setidaknya selama aku hidup..”
“Itu tidak lucu!!”

-Flashback end-

Cinta.
Satu kata berjuta makna.
Apa yang akan ada dalam benakmu ketika mendengar kata cinta?
Keindahan?
Kebahagiaan?
Kasih sayang?
Dua insan?
Tangis? Tawa? Harapan… atau bahkan airmata dan kesedihan?

Akan ada banyak argument mengenai cinta. Tapi pada dasarnya cinta itu ada pada setiap manusia. Cinta itu seperti hak asasi. Tertanam pada setiap manusia yang lahir kebumi. Hakiki.

Manusia bahkan mungkin sudah mengenal cinta sebelum tulisan ditemukan. Sebelum manusia bisa berkomunikasi dengan kata-kata.

Pernah dengar istilah love at first sight?… karena cinta itu mengalir ke hati lewat tatapan mata. Cinta itu suci dan orang-orang ber-hati-lah yang bisa merasakan kemurnian cinta yang sesungguhnya.

Dan bagi tiffany cinta itu… Taeyeon.

A girl like you is such a confusing set of questions and answers
So I shut my mouth
I bury love inside the farewell
Outside the window, the forgotten rain and wind blows
In the wee hours of the night, I hear familiar songs from the radio
It’s perfect for thinking about you
There are two empty cups of coffee
In this place without you, I fight with loneliness

I think I lied when I said I could live without you
I throw away my feelings but I still miss you as I fall asleep
But on this a rainy night, I cannot fall asleep

Sejak tiffany memutuskan untuk memakai kalung berbandul gembok itu sejak saat itu juga tiffany memutuskan untuk memberikan seluruh hatinya pada pemegang kuncinya. Begitupun ketika taeyeon pergi, separuh hatinya ikut terbawa.

“Maaf jessie tapi aku tak bisa mengganti taeyeon dengan siapapun…”

.
.
.
.
.
.
.
~END~

Hahaha…😀
jangan pada ketawa ya pas baca deskripsi tentang cinta diatas. Pasti aneh deh.. aku juga ga tau tuh kata2 muncul darimana…

So, tell me what do you think about this FF??

Oh iya, buat yang nunggu GHOST!!! Sabar… hehe ^^

Salam sayang dari author yang hobi bikin readernya galau… hahahaha😀

Komentar
  1. Kuma mengatakan:

    Aihh bysa ea yg jdi anak TaeNy si seo ?
    Xeexeexee ..
    Krain fany nggu taeng blik kerja ekh tryta taeng dah END …
    Bagus thor ..
    Lanjut

  2. Orang misterius mengatakan:

    Yakk..Tae u dah mati,kjam amat kau thor,biasamya seo yg jdi anaknya,skarang hyo!

  3. Lisa mengatakan:

    itu taeng nya udah and -_-

    padahal itu udah sweet ternyata… aslinya hais~ >,<

  4. satriani mengatakan:

    annyeong…

    hiiiyyyaaa!! lagi-lagi ng galau u,u…
    Rain versi Yulsic nyesekh,dan sekarang?? Rain versi Taeny sama nyesekh nya😦
    Daebak!! bgt ceritanya,feel na ngena bgt buat diriku yg lagi ….. hahaha😉

  5. vina mengatakan:

    Kasian fany dtinggl taeng.. Bagus thor

  6. NewReader mengatakan:

    sehenarnya kim taeyeon nya kemana thor ???
    biasanya seo yg jd anaknya taeny,mungkin bosen yah…jd hyo aja.
    haha

    lanjuttt🙂

  7. Taeng kmn?? Meninggal?? Knp ank TaeNy Hyo? Bkan seobaby?

    Brhrpny Tae plng bsah2 dri kntor.. trnyata….

  8. defy86 mengatakan:

    eh taeyeon ke mana. jgn2 taeyeon udah di atas awan.
    tp moment ini terasa sedih dan menghayati.

  9. MiDhe mengatakan:

    Uuuuhh sedih ach. . . .tapiii ntu ff nya kereeenn. . . .hahahaha. . .tpi msa iya tae djlki ‘pnjhat butt’?. . .aachh. . .hehehehhe. . .fany smpe hrus ‘mngcover’ ntu blkngx. . .ckckckck. . .tenng aj fany unnie, tae unnie gk bklan ngeraba-raba kok, paling cma nepok2 sm ngeraba-raba doang. . .*plaaaaaaaakk. . .hahahaha. . .

    Ttp smngt thor. . .lanjuuut. . .

    Mksh

  10. Kwon Eya mengatakan:

    Huaaa, tae uda mninggal yak! Hyonie yatim dunk, ga pnya daddy. Dan fany, single parent? Kaciaaan! Hikz!

  11. byun913 mengatakan:

    hyo ank taeny biasa jg ank by taeny seobebbeb….
    ternyata tae udh mati y…

  12. iloveyoonatiffany mengatakan:

    Annyeong reader baru disini! Untuk ff nya gue suka beuts nih thor. Keceh suer deh! Tapi ada satu kekurangannya,kurang panjangggggg

  13. joe mengatakan:

    taeng k mana? Uda mati?

  14. gaega93 mengatakan:

    halo new reader here ,salam kenal yah *^_^* , ehm awal2nya sih sweet eh akhirnya … nyesekkkk , tp gpp deh yang penting jangan soosun yg mewek(?) .

  15. taenyjjang *fatmi95 mengatakan:

    Jeleeb dah..
    Taeyeon udah end gitu cerita ny..hiks
    Kesiaan hyonie ama Ppany ny,

  16. taenygee mengatakan:

    sama” Kim, jdi Hyo yg jdi anaknya Tae🙂 Huhuhu😥 Taetae nya udah meninggal, padahal Hyo’a msih kecil😦

  17. Lee Yeosin mengatakan:

    Hyo jadi anak nya Taeny?
    Dah mnta izin blum sama Soosun, hehehe..
    Kirain Taeng nya msih idup tau2 nya..

  18. yoonaddict mengatakan:

    cinta fany memang hanya untuk aku😀 *taeyeon maksudnya -_-

  19. ari039 mengatakan:

    ini ceritanya si tae udah meninggal toh? ….

  20. kim kim mengatakan:

    Daebak.. aku suka ceritanya.. dari awal baca udah mengira kalau taeyeon sudah end.. dan kalimat paling akhir disaat tiffany mengatakan tidak bisa menggantikan taeyeon itu rasanya bagian yang terindah, klimaks dari cerita ini..

  21. novita_alfiah mengatakan:

    taetae emang gak tergantikan😀

  22. tiwihn mengatakan:

    Keren.. si pany sampe segitunya . lindungin buttnya biar ga dipegang sama penjahat butt.. wkwkwk

  23. YoungiYoongie mengatakan:

    sedih. tp msh lebih sedih yulsic vers.

  24. murie mengatakan:

    Taeny mah slalu sweet tp kenapa berakhir seperti ini thor??

Comment Please ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s