Regret ( Oneshoot/YulSic )

Posted: Juni 11, 2012 in ff snsd, gender bender, one shot, Uncategorized, yulsic

Tittle : Regret
Author : RoyalSoosunatic
Genre : Gender Bender, Romance, Fantasy
Lenght : Oneshot
Cast : Kwon Yuri (Namja), Jessica Jung, Victoria Song, and Other Cast

Inspired by SNSD – Time Machine

Right now, if I could ride a time machine and go to meet you
I wouldn’t wish for anything else
Before the memories become distant and fleeting…
I need a time machine
.
.
.
.
.

“jessie kajja!!!” teriak tiffany yang sudah bosan menunggu.

“sebentar” balas jessica yang masih sibuk bersiap-siap di dalam kamarnya.

“dasar jessie lelet!!” kesal tiffany yang duduk di sofa ruang tengah sambil mengganti chanel televisi dengan asal-asalan. Hari ini tiffany meminta jessica menemaninya ke toko buku. Tiffany sengaja meminta jessica menemani karena taeyeon tidak bisa menemaninya.

“fanny-ah ayo!” panggil jessica yang sudah selesai bersiap-siap. Jessica tampil sederhana. Blue jins dipadu dengan T-shirt oversize putih miliknya. Sebenarnya jessica malas menemani tiffany mengingat suasana hatinya yang sedang kalut saat ini. Jessica malas melakukan apapun tapi tiffany terus memaksanya dan akhirnya jessica terpaksa menemani sahabatnya tu.

Senyuman tiffany merekah secerah mentari pagi, dengan semangat dia menarik tangan jessica keluar rumah.

~~~~~~~~~~~

“fanny-ah kamu bilang kita kan pergi ke toko buku…kenapa kita kesini?” Jessica kesal begitu mendapati dirinya dipaksa tiffany memasuki sebuah kafe. Dulu jessica dan mantan pacarnya -yuri- sering menghabiskan waktu bersama disini, tapi itu dulu sebelum mereka putus beberapa minggu yang lalu.

Tiffany terus memegangi tangan jessica yang berusaha melepaskan diri. Tiffany mengedarkan pandangannya ke berbagai penjuru kafe sambil mencari seseorang. Jessica mulai mencium sesuatu yang tidak beres saat ini.

“nah..itu dia” tiffany mendapati yuri tengah melambaikan tangan padanya.

“fanny-ah,kau berbohong padaku” kesal jessica. Sebenarnya alasan tiffany meminta jessica menemaninya ke toko buku hanyalah akal-akalannya dan teman-temannya yang lain. Melihat hubungan yulsic yang semakin hari semakin memburuk membuat mereka semua prihatin. Setidaknya hal inilah yang bisa mereka lakukan untuk membantu yuri dan jessica.

“Mianhe jessie,, kurasa kalian perlu bicara” tanpa memperdulikan kekesalan jessica, tiffany menarik tangan gadis blonde itu hingga mereka berdua sampai di depan meja yuri.

“gomawo fanny-ah..” ucap yuri tulus. Tiffany hanya memamerkan eyes smile andalannya menanggapi ucapan yuri.

“bicaralah baik-baik jessie..dan segera selesaikan maslaah kalian” tiffany menepuk pundak jessica lalu bergegas pergi sebelum jessica membekukan dirinya dengan tatapan mematikannya.

~~~~~~~~~~

Suasana menjadi hening. Jessica dan yuri duduk berhadapan. Sampai saat ini jessica masih kesal pada yuri. Dia menatap yuri dengan tatapan mematikan seolah ingin menelan yuri hidup-hidup.

Sementara itu yuri menelan ludahnya dengan susah payah. Menghadapi gunung es yang sedang emosi tingkat tinggi bukanlah hal yang mudah. Yuri mencoba berpikir tentang apa yang akan dikatakannya. Yuri sedang berusaha mencari kata-kata yang bisa membuat jessica percaya padanya sekaligus bisa membuat jessica memaafkannya. Jujur saja yuri sangat mencintai yeoja yang ada di hadapannya saat ini dan yuri tak mau sampai kehilangannya.

“si..sica”

“…………………….”

“sicca mianhe”

“………………………”

“sicca kumohon bicaralah padaku.. maaf membuatmu kesal tapi sumpah sicca baby aku dan victoria tidak ada hubungan apa-apa. saat itu vic mabuk dan-”

“cukup yul..aku tidak mau mendengar alasanmu lagi” jessica berdiri dari kursinya dan beranjak pergi meninggalkan yuri yang masih memohon-mohon berharap mendapatkan kata maaf darinya. Jessica tetap melangkah keluar dari kafe tanpa memperdulikan yuri. Sebenarnya jessica masih sangat mencintai yuri tapi mengingat apa yang dilakukan yuri beberapa minggu lalu membuatnya sakit hati.

apa yuri tidak memikirkan perasaannya?

-Flashback-

“younggie…younggie….younggie….” hyoyeon terus menyemangati sooyoung yang sedang berlatih memecahkan rekor dunia memakan burger terbanyak dalam satu menit. Mengingat sooyoung seorang shiksin, hyo yakin kalau sooyoung bisa memecahkan rekor itu.

“ayo hyung..hyung pasti bisa!” yoona a.k.a second shiksin juga ikutan heboh. Yoona pikir jika sooyoung bisa memecahkan rekor itu maka derajat-derajat shiksin di korea akan terangkat #apadeh –‘. Taeyeon hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah teman-temannya itu. Apartment kesayangannya jadi berantakan akibat ulah sooyoung, yoona, dan hyoyeon.

“yoong..dimana yuri??”

“itu..” yoona menunjuk yuri yang baru keluar dari toilet. Yuri langsung menyambar jaketnya yang tergeletak di atas sofa lalu memakainya.

“mau pergi kemana??” heran taeyeon.

“mian taeng sepertinya aku harus pergi sekarang. victoria membuat masalah lagi..”

Victoria adalah mantan kekasih yuri. Mereka putus karena victoria berselingkuh dengan seorang namja yang bernama Nickhun. Saat ini vic dan nickhun sudah berpisah dan victoria terus saja mengejar-ngejar yuri. Berkali-kali victoria mengajak yuri kembali padanya tapi yuri menolak karena dia sudah memliki jessica.

“masalah apa??”

“dia mabuk dan sekarang mengacau di bar..barusan aku mendapat telepon dari salah seorang pegawai disana. Aku harus menemuinya sekarang!”

“baiklah,hati-hati!” ucap taeyeon. Yuri pun pergi.

~~~~~~~~~~~

“vic!!” panggil yuri.

“hey bodoh cepat tambah lagi minumannya!” kesal victoria pada seorang bartender yang menolak untuk memberikannya minuman lagi.

“kau pikir aku tidak bisa membayar minuman ini hah??!!dengar ya kalau aku mau aku bisa membeli bar ini termasuk semua pegawainya..”

“vic..” yuri menarik tangan victoria membuat gadis itu melihat ke arahnya.

“yul sayang kau datang?ayo kita minum bersama” victoria memeluk yuri, refleks yuri melepaskan tangan victoria yang melingkar di pinggangnya.

“vic kau mabuk!”

“anhi,aku tidak mabuk! aku merindukanmu yul…”

“maaf apa anda tuan kwon yuri??” tanya seorang pelayan pada Yuri.

“saya yang menghubungi anda tadi..” tambahnya.

“ne,maaf dia sudah membuat keributan disini..saya akan membayar semua kerugiannya” yuri membungkuk sambil minta maaf.

~~~~~~~~~~~

Sekarang yuri sedang dalam perjalanan pulang. Sesekali dia melihat victoria yang tengah tertidur lelap di sampingnya. Efek alkohol yang membuatnya seperti itu.

Walaupun victoria pernah menyakitinya tapi tetap saja yuri tidak bisa melihatnya menderita. Yuri menyayangi victoria dan sudah menganggapnya sebagai kakak sendiri.

Victoria masih tertidur lelap dengan hati-hati yuri menggendong victoria ke apartmentnya. Sebenarnya bisa saja yuri mengantar victoria ke aprtmentnya sendiri tapi mengingat victoria sedang mabuk berat hal ini tidak mungkin dilakukan. Yuri tidak bisa membiarkan victoria yang seperti ini tidur di apatmentnya sendiri. Yuri takut terjadi sesuatu yang buruk padanya, jadi yuri memutuskan membawa victoria ke apartment miliknya.

~~~~~~~~~~

Victoria terbangun dari tidurnya, kepalanya masih tersa pusing dan berat. Victoria memegangi kepalanya sambil mencoba mengingat apa yang telah terjadi semalam. Ruangan tempatnya berada sekarang terasa sangat asing baginya. Jelas sekali kalau ini bukan kamar miliknya.

“dimana ini?”

Victoria melangkah keluar kamar dengan langkah yang sedikit gontai akibat pengaruh alkohol yang diminumnya tadi malam. Dia membuka pintu kamar perlahan. Langkahnya terhenti di ruang tamu. Disana dia melihat seseorang yang sangat dikenalnya tengah tertidur lelap di sofa.. seseorang yang sangat disayanginya sekaligus orang yang pernah disakitinya.

“yuri..” gumamnya seraya mendekati yuri yang tengah teridur lelap. Wajah yuri terlihat sangat damai.

‘jadi yuri yang sudah membawaku kesini tadi malam’

“gomawo yul..” bisik victoria di telinga yuri lalu mencium pipi singkat.

“ennggghhh..”

“pagi yul.”

“victoria,,bagaimana keadaanmu??”

“gwenchana. Maaf sudah merepotkanmu semalam dan terimaksih..” senyum tulus victoria. Yuri hanya mengangguk.

“itu sudah kewajibanku sebagai seorang teman” katanya.

Teman? Ada gelegar nyeri di hati vic saat mendengar yuri hanya menganggapnya seorang teman. Yuri yang dulu sangat mencintainya kini hanya menganggapnya sebagai seorang teman. Andai saja saat itu vic tidak melakukan kesalahan bodoh mungkin saat ini mereka masih bersama. Vic baru sadar kalau ternyata dia sangat mencintai yuri.

Yuri beranjak dari sofa namun baru beberapa langkah dia terhenti karena vic tiba-tiba memeluknya dari belakang. Yuri melepaskan tangan vic yang melingkar di pinggangnya lalu berbalik menghadap gadis itu. Tanpa diduga vic langsung mencium bibir yuri, yuri berusaha melepaskan diri namun sia-sia karena tengan victoria terlalu kuat.

Klontang!!!!!!

Suara barang terjatuh membuat vic melepaskan ciumannya.

“jessica!!!” yuri terkejut melihat jessica sudah berdiri di depan pintu apartmentnya dengan wajah pucat dan syok.

“ma-maf menganggu kalian..permisi” Jessica segera pergi.

“sicca tunggu!!” yuri berusaha mengejar Jessica namun vic menahan tangannya, dengan kasar yuri melepaskan tangan vic lalu kembali mengejar Jessica.

‘dasar yuri bodoh. Percuma aku datang ke apartmentnya pagi-pagi untuk mengantarkan sarapan untuknya aku bahkan rela belajar memasak untuknya tapi apa yang kulihat?? Ternyata dia bermesraan dengan yeoja lain..yuri pabbo!! Aku benci’

Tanpa terasa air mata Jessica mulai mengalir. Perasaan kesal,benci, dan marah bercampur menjadi satu. Jessica benar-benar kesal pada kwon yuri.

~~~~~~~~~

Sejak kejadian itu yuri terus berusaha menjelaskan kejadian yang sebenarnya kepada Jessica namun Jessica tidak menghiraukan penjelasan yuri. Bagi Jessica, yuri hanya mencari-cari alasan untuk menutupi kesalahannya. Semua penjelasan yuri hanya Jessica anggap sebagai angin lalu, masuk telinga kiri lalu keluar telinga kanan. Penjelasan yuri tidak berarti sama sekali bagi Jessica.

Walaupun tidak pernah ditanggapi tapi yuri tidak pernah menyerah. Yuri bahkan rela berdiri berhari-hari di depan rumah Jessica hanya agar Jessica mau menemuinya walaupun pada akhirnya semua usahanya berakhir dengan kegagalan.

~~~~~~~~~~

Karena terlalu lama berdiri di depan rumah Jessica di bawah udara yg dingin, tanpa makan dan minum akhirnya yuri jatuh sakit. Tubuhnya demam tinggi. Semalaman yuri terus saja mengigaukan nama Jessica.

Victoria yang saat itu merawat yuri pun jadi merasa bersalah. Kalau saja saat itu dia tidak mencium yuri secara paksa mungkin hubungan yulsic sampai saat ini akan baik-baik saja.

“yul mianhe..lagi-lagi aku membuatmu menderita”

“yul aku punya rencana” celetuk taeyeon tiba-tiba saat dia, hyo, syoo, yoong dan tiffany berkumpul di rumah yuri suatu sore.

“dan aku yakin kali ini Jessica akan langsung memaafkanmu..” yakinnya.

“rencana apa??” semuanya mulai tertarik.

“mendekatlah! Aku akan menceritakannya pada kalian..” semuanya mengikuti instruksi taeyeon. Taeyeon mulai mengungkapkan apa yang ada di pikirannya.

“bagaimana??” tanyanya.

“lumayan,, aku harap bisa berhasil”

“tenang yul.. kami semua akan membantumu” hibur hyoyeon dan disambut anggukan yang lainnya.

“gomawo..”

“ne yuri-ah..” tiffany membelai pipi yuri.

“ehmmm..ehmmm…” taeyeon pura-pura batuk.

“taetae kau cemburu ya??” goda tiffany.

“anhi..” jawab taeyeon ketus.

“hahaha kau lucu sekali taetae..” kini tiffany mendekati taeyeon dan memeluk namja cute itu.

“oh iya..dimana vic noona??” tanya yoona.

“vic pindah ke cina 3 hari yang lalu..” jawab yuri.

“mwo??” kaget yg lainnya.

“benar-benar tidak bertanggung jawab orang itu.. sudah menghancurkan hubungan orang lain bukannya minta maaf tapi malah kabur ke luar negeri..” komentar tiffany.

“bukan begitu fanny-ah,,justru vic pergi ke cina karena dia merasa bersalah padaku dan Jessica. Dia bilang dia akan melupakanku dan tidak akan mengganggu hubungan kami lagi jadi dia pergi.. selain itu vic juga sudah minta maaf”

3 hari yang lalu saat yuri terbangun dari tidurnya dia menemukan sepucuk surat di atas meja disamping tempat tidurnya. Surat itu berasal dari vic. Isi suratnya kurang lebih permintaan maaf dan harapan vic supaya yulsic bisa bersatu lagi.

“syukurlah kalu penyihir itu sudah sadar..” nada bicara tiffany masih saja terdengar kesal.

-Flashback End-

Jessica melangkah keluar kafe. Ternyata rencana taeyeon kali ini tak mampu membuat seorang ice princess meleleh. Dengan susah payah yuri dan kawan-kawan sudah merencanakan ini semua, makan malam yg romantis tapi rupanya Jessica tetap tak bergeming, Jessica masih saja keras kepala dan tak mau mendengar penjelasan yuri.

“sica jangan pergi! tolong dengarkan penjelasanku dulu…” yuri memegang tangan jessica namun dengan kasar Jessica menepisnya.

“tidak ada yg perlu dijelaskan yul.. jelas-jelas aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri” emosi jessica tak tertahankan lagi. Tanpa terasa airmatanya mengalir dengan deras. Baginya apa yang dilihatnya beberapa minggu lalu di apartment yuri sudah menjelaskan semuanya, jessica sudah bisa menduga apa yg terjadi. Yuri telah berselingkuh dengan victoria -mantannya- dan itu semua sudah jelas bagi jessica.

“tunggu sicca! Ini tidak seperti yang kau pikirkan” yuri terus berusaha meyakinkan sekaligus berharap jessica percaya padanya bahwa dia dan victoria tidak ada hubungan apa-apa.

“Memang apa yang kupikirkan??” jessica makin emosi.

“aku dan victoria hanya teman, kami tidak ada hubungan apapun”

“teman? jelas-jelas aku melihat kalian sedang berciuman apa itu bisa dibilang hanya seorg teman?!” jessica menaikkan nada bicaranya.

“sicca kumohon dengarkan penjelasanku dulu!”

“cukup yul aku tdk mau mendengarkan alasanmu lagi.. kita putus!”

“sicca kumohon maafkan aku.. aku tidak mau kita putus sicca,aku sangat mencintaimu” yuri memeluk jessica namun dengan kasar jessica mendorong tubuh yuri.

“aku benci padamu yul! mulai sekarang menjauhlah dariku…aku tdk mau melihatmu lagi” setelah mengatakan itu semua jessica berlari meninggalkan yuri yang mulai menangis. Jessica menyebrang jalan dengan terburu-buru, tanpa disadari ada bus yg melaju kencang ke arahnya dan……

Yuri yang menyadari hal itu segera berlari kearah Jessica dengan sekuat tenaga. Dia mendorong tubuh Jessica ke pinggir jalan dan BRRAKKKK….!!!

Bis itu akhirnya menghantam tubuh yuri dan membuatnya terpental beberapa meter.

“yyuurriiiiii!!!!” Jessica berteriak histeris. Segera dia menghampiri tubuh yuri yang sudah terbaring tak berdaya.

“yul.. *sobs” Jessica mulai terisak. Matanya terasa panas dan hatinya terasa sakit. Jessica memeluk yuri dan membaringkan kepala yuri di pangkuannya.

“yul…” orang-orang mulai mengerubuni mereka.

“tolong  panggil ambulan!!” Jessica mulai panik karena yuri tak merespon perkataannya sama sekali. Matanya hanya terpejam.

“yul…”

“si-sicca…” yuri membuka matanya perlahan,pandangannya kabur.

“dasar pabbo! Kenapa kau menyelamatkan aku?? *sobs…”

“mianhe sicca a-aku tidak bisa menjadi kekasih yg baik untukmu…mianhe sering membuatmu menangis..*cough…” yuri batuk darah, kesadarannya mulai menurun.

“Jangan bicara dulu..”

“Sakit…”

“bertahanlah ambulan akan segera datang..”

“Mianhe..” itulah kata terakhir yang yuri ucapkan sebelum menutup mata untuk selamanya.

“aniya,, yuri-ya bangun!! Kwon yuri kau dengar aku.. jangan pergi” Jessica memeluk yuri dan tangisannya semakin menjadi-jadi.

~~~~~~~~~~

Alone in the room that is more spacious than usual
It’s over, guess it’s over
The story created by the two of us was also in vain
I can’t believe it could crumble so easily

Mata Jessica terlihat sembab. Sudah 3 hari Jessica mengurung diri di kamarnya. Teman-temannya mulai merasa khawatir.

One mistake, got a one regret
Nobody is perfect
Even if I try to say and hear it
The pain won’t heal no matter what

Jessica memandang kosong keluar jendela,walaupun matanya sembab tapi Jessica tidak menangis sama sekali. Bukannya tidak mau tapi airmatanya sudah habis. Jessica menyesali semua yang telah terjadi dan terus menyalahkan dirinya sendiri.

Right now, if I could ride a time machine and go to meet you
I wouldn’t wish for anything else
Before the memories become distant and fleeting…
I need a time machine oh
I need a time machine oh

Andai saja saat itu Jessica mau mendengarkan penjelasan yuri, andai saja saat itu Jessica tidak menyebrang jalan sembarangan mungkin semua ini takkan terjadi. Mungkin saat ini  yuri masih bersamanya, mungkin saat ini mereka berdua masih bersama, mereka masih bisa tertawa bahagia, mungkin Jessica masih bisa merasakan pelukan yuri yang hangat, mungkin tangan yuri masih bisa menggengam tangan Jessica.

Time slows to a crawl when I’m by myself
The punishment for my mistake is severe
The last words that you left behind
Even now, I can’t stop
My heart still hurts

Jessica menyesali semuanya,dia merasa sebagai kekasih terburuk di dunia. Jessica terus menyesali semuanya walaupun Jessica tau penyesalan takkan membuat yuri kembali padanya.

Just one mistake, just one regret
Even now, I still love you selfishly

“yul..mianhe” Jessica semakin merasa bersalah tatkala mengingat penjelasan Victoria beberapa hari lalu saat di pemakaman yuri.

“saat itu aku mabuk dan yuri menolongku.. tapi percayalah Jessica kami tidak melakukan apapun. Dia namja yg baik bahkan saat itu yuri rela tidur di sofa karena aku menempati kamarnya”

“mengenai ciuman itu.. itu semua salahku, aku yang memaksanya.. mianhe”

“dia sangat mencintaimu Jessica..”

Right now, if I could ride a time machine and go to meet you
I wouldn’t wish for anything else
Before the memories become distant and fleeting…
I need a time machine

Jessica terus menatap keluar kamarnya tepatnya ke tempat dimana dulu yuri berdiri berhari-hari hanya untuk mendapatkan satu kata maaf dari Jessica. Sayangnya saat itu Jessica sangat keras kepala, dia membiarkan yuri berdiri berhari-hari disana sampai jatuh sakit.

‘aku rela melakukan apapun asalkan bisa kembali kemasa itu. Biarkan aku menebus semua kesalahanku padanya…’

If I’m able to meet you passing through time and space
Even if it’s heading to
The same conclusion, I’m sure
There won’t be any regrets remaining

Right now, if I could ride a time machine and go to meet you
I wouldn’t wish for anything else
Before the memories become distant and fleeting…
Yeah, before the memories of us are forgotten…
Gimme a time machine oh
Gimme a time machine oh
Gimme a time machine

Jessica memejamkan matanya dengan sejuta harapan di hatinya.

~~~~~~~~~~

“hahaha taetae hentikan..!! Geli..” Jessica merasa tidurnya terganggu karena teriakan lumba-lumba tiffany, dengan malas Jessica bangun lalu keluar kamarnya walupun sebenarnya matanya masih terasa berat. Jessica membuka pintu kamarnya perlahan, terlihat TaeNy sedang bercanda ria di ruang tamu. Tiffany tergeletak tak berdaya di atas sofa sedangkan taeyeon terus menggelitik pinggang yeoja itu dan membuat tiffany tertawa sampai mengeluarkan airmata.

“taetae hentikan…ahahahaha”

“aku tidak akan berhenti sebelum kau memberikan ciuman untukku panny-ah..”

“ba-baiklah tapi lepaskan aku dulu tae..” taeyeon pun melepaskan tiffany dan bersiap melumat (?) bibir yeoja itu.

“ehmm..ehm…” Jessica berdehem untuk menghentikan kemesuman yang akan terjadi di depan matanya. Taeny langsung berjauhan. Tiffany segera membenarkan posisi duduknya sementara taeyeon hanya senyum-senyum tidak jelas.

“eh pagi sicca..” Jessica memutar kedua bola matanya lalu melangkah ke dapur.

“sicca tunggu..” cegah tiffany.

“ada apa??” Jessica terus melangkah.

“apa kau tidak berencana memaafkan yuri?? Dia sudah berdiri semalaman diluar…” pertanyaan tiffany membuat Jessica menghentikan langkahnya seketika.

“a-apa maksudmu??yuri siapa??”

“dasar lemot…tentu saja yuri pacarmu..memangnya ada yuri yg lain” cibir tiffany.

“apa yang kau bicarakan tiffany hwang??” Jessica mengguncang bahu tiffany.

‘apa yg dia bicarakan?? Yuri?? Bukankah yuri sudah…’

“apa benar yuri ada diluar?!”

“Ne..tapi lepaskan aku dulu Jessica.”

Tanpa pikir panjang Jessica langsung berlari keluar rumah. Jesssica tidak tau apa yang sedang terjadi saat ini, yang Jessica tau adalah dia sangat ingin menemui yuri. Sampailah Jessica di halamn depan rumahnya dan benar saja ternyata yuri masih berdiri disana, sama seperti sebelum kecelakaan itu terjadi. Waktu kembali terulang. Sepertinya tuhan mengabulkan doa Jessica semalam…

“Jessica..”

“yul..”

“Jessica mian-“ belum sempat yuri menyelesaikan kalimatnya Jessica lebih dulu mengunci bibir yuri dgn bibirnya. Jessica tidak butuh penjelasan apapun lagi, yang dia inginkan hanya yuri disisinya.

“cukup yul.. aku percaya padamu..” walaupun terkejut dengan sikap Jessica yg berubah drastis  tapi akhirnya yuri tersenyum kearah gadis itu.

“saranghae Jessica jung,,,”

“nado seobang,,,”

…..END…..

AKHIRNYA SELESAI JUGA. BERARTI AKU UDAH GA PUNYA UTANG SAMA YULSIC HEHE..

Terimakasih buat yg udah komen plus mau nunggu kelanjutan FF gaje buatanku ini.. komen kalian sangat berati. Silers juga terimakasih udah mau berkunjung kesini. i love u all..

Komentar
  1. cherry mengatakan:

    bgus nih,,
    d tgu kelanjutannya

  2. Kimtaeyeoung mengatakan:

    Loch kirain oneshoot ternyata masih tbc toh..
    Wah q nunggu lanjutannya deh..

    • shikdanshinicefanfic mengatakan:

      kirain ga kan ada yg mampir kesini eh ternyata ada senangnya…sebenernya ini emang oneshoot tp kmren ada urusan jd terpaksa tbc.sabtu depan aku update lanjutannya.gomawo udah mampir plus tinggalin pesan..^^

  3. minnie mengatakan:

    hey salam kenal gw minnie gw suka jln ceritanya bgs so cepet di lanjutkan buat yg taeny juga donk thns

  4. KyuRiSic mengatakan:

    YulSic,,annyeong new reader ^^

    next chap thor,,jgn lama2

  5. taeny yulsic soosun yoonhyu hyon mengatakan:

    lanjut

  6. Q-SONE mengatakan:

    Annyeong,,, i’m Ne reader,,,
    Cari FF royal Family eh Ktemu,,,,,
    YulSic Jjang,,,,,,,,,,,,
    Hhee,aku Kira Bklan Sad Ending,,Ternyata Happy Ending,,,,,,
    Huuu Kren Thor,,,,,
    Next

  7. 9snsd mengatakan:

    new reader here. Salam knal. Nemu ff baru nih. Nice story thor. D tnggu crta lainnya.

  8. byun913 mengatakan:

    klau udh kehilangan baru trasa n menyesal…
    untung aja waktu brputar kmbali jd sica bsa maafin yuri…
    suka sma crita ny
    kren thor

  9. lee deyeon mengatakan:

    Agak ga ngerti crita yg ini, ini wktu nya dputer ulang apa Sica lg mimpi, masa iya Yuri bisa idup lg..
    Tpi tak apa yg pnting ttep bguuusss, Author Jjang..!!

  10. Tiara mengatakan:

    Misi nongol, lumayan bingung sih.. Tapi keren deh daebbak!

  11. Deer Choding mengatakan:

    hampir mewek masa .. huufftt untunglah yul appa balik dari kematian dan kembali ke pelukan sica eomma

  12. kim_taeny mengatakan:

    Critanya bagus thor…wlau awlnya aku bingung ma jlan critanya tp mkin dbca pham juga hee…🙂 oh ya ku riders bru dsni thor bungkuk 90 drjat slam kenal, ku izin bca ff yg lainya ya thor fighting!!!

  13. rizky zudha (@RZudha) mengatakan:

    tinggalin jejak.,,
    huh time machine.,,
    oke dah🙂

  14. asyikk,,,, yulsic,,, genben hahahahah
    ternyata ada ya,,, memutar waktu,,,,

  15. 'rusa' mengatakan:

    kirain bakal sad ending, ternyata malah happy hehe bagus deh!😀

  16. dirgaYul mengatakan:

    Oh oh oh.. Kirain bkal sad ending.. Utg hap.end.. Lnjut ahh..

  17. levi mengatakan:

    happy ending..
    sempet kaget klo yuri metong.. eh ternyata gk.. amin..

  18. maomao mengatakan:

    oh ternyata yul yg meninggal.
    sempet shok sih yul meninggal, trus gmn nasib.y sica. .
    finally happy ending ^^
    ternyata hanya mimpi. .
    lanjut
    keep writing
    fighting (Y)

  19. D@rkness mengatakan:

    lah sica mimpi atau emank waktunya kembali terulang? untung happy ending law gc galau lagi gue ^-^

  20. royalfamilyshippersoneforever mengatakan:

    Bgus author,q kra endingnya sad ending rpa nya happy ending,
    author faighting q akan nunggu ff bru mu. Klau bsa yoonhyun

  21. novilrs mengatakan:

    wah gara” sica gk mau dengerin yul dulu malah ditinggal yul selamanya. vic telat dateng, coba klo dia gk pergi ke cina, tp lgs njelasin ke sica jg, pasti gk kyk gini

  22. YoungieYoongie mengatakan:

    hai athor aku reader baru,, lagi cari2 ff royal family eh ketemu ff ini kayanya seru. izin baca ya thor..

  23. ... mengatakan:

    new reader,ijin baca ff nya
    ceritanya bagus

  24. suparkwon mengatakan:

    Gw fkir yul bner metong trnyta wkt bsa brputar kmbali dn yulsic bsa balikan yuhuuuu

  25. murie mengatakan:

    nie koment pertama di wp ini..
    hehe..
    kirain yul beneran meninggal..
    tp itu sica cuma mimpi apa emang kejadian saat yul meninggal??
    yang penting happy ending..

Comment Please ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s